rajabacklink
Sarapan Apa Ya di Bandung?

Sarapan Apa Ya di Bandung?

4 Jan 2020
221x
Ditulis oleh : IdeBlog

Sarapan! Ini bisa menjadi salah satu mood booster mu sebelum kamu memulai beraktivitas. Pada umumnya sih sarapan adalah menu makanan yang praktis alias mudah dimasak. Namun untuk kamu yang ingin makan makanan tertentu sebelum beraktivitas bisa juga kok kalau ingin sarapannya sedikit berbeda. Coba pergilah ke luar rumah, di sekitaran daerahmu mungkin bisa kamu temukan penjual sarapan yang beraneka ragam. Nah, kalau kamu berada di Kota Bandung, kamu akan menjumpai menu sarapan seprti berikut ini!

 

Kupat tahu

Ini adalah menu sarapan yang cukup populer, tampaknya bukan di Kota Bandung saja, tapi di daerah Jawa Barat. Kupat tahu ini adalah potongan lontong beserta tahu yang disajikan dengan sambal kacang. Nah sambal kacangnya ini ada 2 versi, ada versi menggunakan petis dan versi sambal kacang biasa. Untuk sambal kacang biasa ini disebut juga sebagai kupat tahu sayur. Sedangkan untuk sambal kacang dengan petis disebut juga sebagai kupat tahu petis. Oh iya sebagai pelengkap juga disajikan dengan kerupuk oranye.

 

Bubur ayam

Ini pilihan selanjutnya. Bubur ini seperti namanya adalah bubur yang disajikan dengan potongan cakue, ayam, kacang kedelai, seledri, dan dilengkapi dengan kerupuk oranya. Sebenarnya bisa ada banyak tambahan toping jika kalian membeli bubur ayam ini. Bubur ayam biasa ditambah dengan toping ati-ampela juga telur. Untuk menambah kenikmatannya, tambahkan kecap dan juga sambal sesuai dengan seleramu ya.

 

Lontong Kari

Ini adalah potongan lontong yang disajikan dengan kuah kari sapi atau ayam. Ini adalah pilihan sarapan untuk kamu yang ingin makanan sarapanmu sedikit berat.

 

Surabi

Surabi ini cukup populer juga menjadi salah satu menu sarapan di Kota Bandung. Duduk di depan tungku surabi sambil menunggu surabi matang akan memberi kenikmatan tersendiri lho ketika kamu menikmati surabi. Surabi sendiri terbuat dari tepung beras dengan berbagai campurannya. Ia dimasak di cetakan khusus dan biasanya dimasak dengan kayu bakar. Surabi asli hanya ada 2 jenis, yakni surabi oncom atau surabi kinca (manis). Namun sejalan dengan perkembangan zaman, kini berkembang bermacam-macam jenis surabi.

 

Bagaimana, sarapan apa yang kamu pilih pagi ini?

Berita Terkait
Baca Juga:
Bingung dengan Kemandirian Anak?

Bingung dengan Kemandirian Anak?

Pendidikan      

25 Jan 2020 | 207


Ada satu isu yang sering dibahas di kalangan para orangtua belakangan ini. “Waduh, kenapa anak saya ngga mau belajar padahal besok ulangan?” “Bingung deh, anak saya ...

Bikin Awet Muda! Ini 5 Manfaat Menggunakan Air Mawar Sebelum Tidur

Bikin Awet Muda! Ini 5 Manfaat Menggunakan Air Mawar Sebelum Tidur

Kecantikan      

5 Jun 2020 | 16


Tidak sedikit wanita yang ingin selalu tampil cantik dan muda supaya lebih menawan. Modern ini ada begitu banyak usaha yang dilakukan para wanita untuk merawat diri khususnya area wajah. ...

Media Komunikasi Kini dan Dulu

Media Komunikasi Kini dan Dulu

Majalah Dinding      

7 Jan 2020 | 189


Di era digital macam sekarang ini komunikasi tentu bukanlah sebuah hambatan bagi orang yang terpisah jarak satu sama lain bukan? Ada sungguh banyak cara bagaimana kita bisa berkomunikasi ...

Dzikir Pagi, Proteksi Diri Kita dalam Meminta Perlindungan Allah

Dzikir Pagi, Proteksi Diri Kita dalam Meminta Perlindungan Allah

Religi      

2 Apr 2020 | 139


Dzikir pagi, ini adalah salah satu perlindungan terhadap diri yang bisa kita lakukan, apalagi di masa-masa seperti sekarang ini. Ketika manusia berlomba-lomba melakukan proteksi diri ...

Apa Pilihan Minuman Pagimu?

Apa Pilihan Minuman Pagimu?

Majalah Dinding      

21 Jan 2020 | 194


Pagi hari, momen awal memulai hari. Mengantuk, enggan berangkat ke kantor, enggan meninggalkan kamar, adalah hal yang lumrah terjadi di pagi hari. Nah, salah satu yang bisa membangkitkan ...

Tidak Ada yang Kebetulan, Tidak Ada yang Tanpa Sengaja...

Tidak Ada yang Kebetulan, Tidak Ada yang Tanpa Sengaja...

Majalah Dinding      

20 Feb 2020 | 171


  Ayah-ibumu tidak hanya mampir saja menjadi orang tuamu Temanmu tidak tiba-tiba libur ketika engkau meneleponnya. Hujan tidak serta merta turun sesampainya engkau di ...