MU
Sarapan Apa Ya di Bandung?

Sarapan Apa Ya di Bandung?

4 Jan 2020
262x
Ditulis oleh : IdeBlog

Sarapan! Ini bisa menjadi salah satu mood booster mu sebelum kamu memulai beraktivitas. Pada umumnya sih sarapan adalah menu makanan yang praktis alias mudah dimasak. Namun untuk kamu yang ingin makan makanan tertentu sebelum beraktivitas bisa juga kok kalau ingin sarapannya sedikit berbeda. Coba pergilah ke luar rumah, di sekitaran daerahmu mungkin bisa kamu temukan penjual sarapan yang beraneka ragam. Nah, kalau kamu berada di Kota Bandung, kamu akan menjumpai menu sarapan seprti berikut ini!

 

Kupat tahu

Ini adalah menu sarapan yang cukup populer, tampaknya bukan di Kota Bandung saja, tapi di daerah Jawa Barat. Kupat tahu ini adalah potongan lontong beserta tahu yang disajikan dengan sambal kacang. Nah sambal kacangnya ini ada 2 versi, ada versi menggunakan petis dan versi sambal kacang biasa. Untuk sambal kacang biasa ini disebut juga sebagai kupat tahu sayur. Sedangkan untuk sambal kacang dengan petis disebut juga sebagai kupat tahu petis. Oh iya sebagai pelengkap juga disajikan dengan kerupuk oranye.

 

Bubur ayam

Ini pilihan selanjutnya. Bubur ini seperti namanya adalah bubur yang disajikan dengan potongan cakue, ayam, kacang kedelai, seledri, dan dilengkapi dengan kerupuk oranya. Sebenarnya bisa ada banyak tambahan toping jika kalian membeli bubur ayam ini. Bubur ayam biasa ditambah dengan toping ati-ampela juga telur. Untuk menambah kenikmatannya, tambahkan kecap dan juga sambal sesuai dengan seleramu ya.

 

Lontong Kari

Ini adalah potongan lontong yang disajikan dengan kuah kari sapi atau ayam. Ini adalah pilihan sarapan untuk kamu yang ingin makanan sarapanmu sedikit berat.

 

Surabi

Surabi ini cukup populer juga menjadi salah satu menu sarapan di Kota Bandung. Duduk di depan tungku surabi sambil menunggu surabi matang akan memberi kenikmatan tersendiri lho ketika kamu menikmati surabi. Surabi sendiri terbuat dari tepung beras dengan berbagai campurannya. Ia dimasak di cetakan khusus dan biasanya dimasak dengan kayu bakar. Surabi asli hanya ada 2 jenis, yakni surabi oncom atau surabi kinca (manis). Namun sejalan dengan perkembangan zaman, kini berkembang bermacam-macam jenis surabi.

 

Bagaimana, sarapan apa yang kamu pilih pagi ini?

Berita Terkait
Baca Juga:
Bolehkah Tidur Setelah Ashar?

Bolehkah Tidur Setelah Ashar?

Kesehatan      

2 Feb 2020 | 221


Mengantuk, ini ternyata bisa datang (terkadang) tanpa melihat waktu. Pernahkah kalian mengantuk di sore hari selepas ashar? Dan banyak orang yang berkata bahwa sore selepas ashar itu adalah ...

Miliki Rambut Tebal dan Indah dengan Perawatan Sederhana Ini

Miliki Rambut Tebal dan Indah dengan Perawatan Sederhana Ini

Tips      

2 Jul 2020 | 125


Rambut merupakan mahkota dan kecantikan seorang wanita, semua wanita menginginkan rambut sehat, tebal dan indah. Merupakan dambaan kaum hawa untuk bisa memiliki rambut yang tebal dan indah. ...

Mengapa Kita Perlu Berbaik Sangka?

Mengapa Kita Perlu Berbaik Sangka?

Religi      

19 Jan 2020 | 274


Psikologi positif, ini adalah hal yang sering digadang-gadangkan di berbagai dunia. Bukan hanya dunia psikologi, tapi di dunia pendidikan, kewirausahaan, politik, dan masih banyak lagi. ...

Di Pesta Perkawinan...

Di Pesta Perkawinan...

Tips      

29 Des 2019 | 316


  Pesta perkawinan, rasanya mungkin semua orang pernah pergi ke acara pesta perkawinan bukan? Acara di mana kita akan bertemu dengan keluarga besar, kolega, teman, atau tetangga. ...

Inilah 6 Game Android Yang Menghasilkan Uang

Inilah 6 Game Android Yang Menghasilkan Uang

Hobi      

22 Mei 2020 | 110


Selain digunakan untuk berkomunikasi dan bermain jejaring sosial media, smartphone juga digunakan untuk bermain game. Berbagai game menarik dan seru yang dibekali dengan grafis bagus selalu ...

Yuk, Syukuri Apa yang Kita Punya dengan Melakukan yang Terbaik Kita Bisa!

Yuk, Syukuri Apa yang Kita Punya dengan Melakukan yang Terbaik Kita Bisa!

Religi      

10 Apr 2020 | 94


Semua adalah karena kasih sayang-Nya. Sejak engkau membuka mata di pagi hari, hingga kau akhirnya beristirahat di malam hari, tak terlepas barang sedetikpun kasih sayang-Nya. Setiap ...