
Gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, dan silinder sudah menjadi masalah umum yang dihadapi oleh banyak orang. Seiring perkembangan teknologi di bidang kedokteran mata, kini tersedia berbagai solusi non-kacamata, dan salah satunya yaitu Lasik dan teknik lanjutan untuk mata tua, yaitu Presbyond.
Lasik adalah prosedur bedah mata yang menggunakan teknologi laser untuk memperbaiki kelainan refraksi seperti myopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), dan astigmatisme (silinder).
Tujuan dari Lasik adalah untuk mengurangi atau menghilangkan ketergantungan menggunakan kacamata atau lensa kontak.
Prosedur Lasik dilakukan dengan cara membentuk ulang kornea, lapisan bening di bagian depan mata, agar cahaya yang masuk dapat difokuskan secara tepat ke retina. Dengan koreksi ini, penglihatan menjadi lebih tajam dan jelas.
Merupakan prosedur dasar yang menggunakan laser untuk membuat flap (sayatan tipis) pada kornea, kemudian membentuk ulang jaringan kornea di bawahnya.
Menggunakan dua jenis laser: femtosecond laser untuk membuat flap dan excimer laser untuk reshaping kornea. Teknik ini lebih presisi dan minim risiko dibanding Lasik konvensional.
Disesuaikan dengan bentuk unik kornea setiap pasien, memberikan hasil yang lebih personal dan mengurangi risiko efek samping seperti silau atau halo di malam hari.
Meski sangat efektif, Lasik standar tidak mampu mengoreksi presbiopia atau mata tua, kondisi umum pada usia 40-an ke atas yang menyebabkan kesulitan melihat dekat. Untuk itu, hadir solusi baru bernama Presbyond.
Presbyond Laser Blended Vision adalah teknologi laser mutakhir yang dikembangkan khusus untuk mengatasi presbiopia. Presbyond merupakan pengembangan dari Lasik yang memanfaatkan prinsip blended vision (penglihatan campuran), yaitu dengan mengatur satu mata fokus untuk melihat jarak jauh, dan mata lainnya lagi untuk melihat jarak dekat, tetapi dengan area transisi yang lebih halus dibandingkan monovision konvensional.
Keunikan dari Presbyond adalah kemampuannya memperluas depth of field atau kedalaman fokus, sehingga pasien dapat melihat dengan nyaman di berbagai jarak, baik itu jarak jauh, sedang, hingga dekat, tanpa tergantung pada kacamata baca.
Prosedur dari presbyond hampir mirip dengan Lasik, tetapi menggunakan pendekatan yang lebih kompleks dan presisi tinggi.
Dilakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pengukuran ketebalan kornea, kondisi lensa, dan dominasi mata. Juga dilakukan pemetaan wavefront untuk menentukan profil optik unik setiap mata.
Seperti pada Lasik, digunakan femtosecond laser untuk membuat flap tipis di kornea.
Excimer laser digunakan untuk membentuk ulang kornea, namun dengan algoritma khusus Presbyond untuk menciptakan blended vision.
Setelah tindakan, otak akan beradaptasi dengan pola penglihatan baru yang memungkinkan melihat jauh dan dekat secara bersamaa. Adaptasi ini, memungkinkan melihat jauh dan dekat secara bersamaan. Adaptasi ini biasanya berlangsung beberapa minggu.
Pasien akan dijadwalkan untuk kontrol rutin pascaoperasi guna memastikan hasil stabil dan bebas komplikasi.
Baik Lasik maupun Presbyond menawarkan solusi modern bagi mereka yang ingin terbebas dari kacamata. Lasik biasanya digunakan untuk pasien dengan kelainan refraksi tanpa presbiopia, sedangkan Presbyond merupakan pilihan tepat bagi usia 40 tahun ke atas yang mengalami mata tua namun ingin tetap aktif tanpa tergantung kacamata baca.
Konsultasikan masalah penglihatan Anda bersama NEC (National Eye Center), dengan segala kelebihan dan keunggulan NEC akan memberikan harapan baru untuk Anda dan pasien lainnya untuk meraih kebebasan dari kacamata dan memperbaiki kualitas penglihatan mata Anda.
Asuransi Syariah Memberikan Manfaat Keamanan dan Jaminan Halal
26 Jun 2024 | 749
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa seorang muslim tentu harus berhati-hati dalam memilih produk asuransi. Apalagi masyarakat Indonesia yang sebagian besarnya adalah seorang muslim, dan ...
Mengelola Keuangan di Tengah Budaya Konsumerisme
23 Jul 2024 | 257
Mengelola keuangan di tengah budaya konsumerisme merupakan suatu tantangan yang semakin mendesak untuk diatasi. Budaya konsumerisme yang kian merajalela telah mempengaruhi kebiasaan ...
Tadarus Al-Qur'an: Kebiasaan Mulia di Bulan Ramadan yang Harus Diteruskan
10 Maret 2025 | 427
Bulan Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan keimanan dan kedekatan dengan Allah SWT. Salah satu kebiasaan mulia yang identik dengan bulan suci ini adalah ...
Strategi SEO Meningkatkan Penjualan Produk Digital: Cara Mengukur Keberhasilannya
28 Apr 2025 | 393
Dalam era digital ini, penting untuk memanfaatkan strategi marketing yang efektif guna meningkatkan visibilitas dan penjualan produk digital. Salah satu metode yang terbukti efektif dalam ...
30 Jun 2022 | 1445
Rasulullah memang tak mengetahui kapan hari kiamat tiba. Namun ia tahu tanda-tanda bahwa akhir zaman sudah dekat. Prediksinya ia ungkapkan ketika seorang asing datang ...
Audit Backlink: Cara Menemukan dan Menghapus Tautan Berbahaya
3 Maret 2025 | 221
Audit backlink merupakan proses penting dalam strategi optimisasi mesin pencari (SEO) yang sering diabaikan oleh banyak pemilik situs web. Backlink berkualitas tinggi dapat meningkatkan ...