rajabacklink
Proteksi Diri Secara Fisik (Ikhtiar) dan Psikis (Tawakal) di Era Pandemi Virus Korona

Proteksi Diri Secara Fisik (Ikhtiar) dan Psikis (Tawakal) di Era Pandemi Virus Korona

27 Maret 2020
390x
Ditulis oleh : Writer

Proteksi diri dari virus korona, ini hal yang dilakukan oleh orang-orang paling tidak dalam dua minggu belakangan ini. Ketika semua orang seperti kelabakan berburu masker dan handsanitizer. Orang-orang juga kini memproduksi handsanitizer ketika benda ini sudah menjadi barang langka. Kalau pun benda ini ada di pasaran, harga benda ini kini jauh lebih mahal dari pada harga pada waktu dulu ketika kita masih bisa tenang walaupun tidak memiliki handsanitizer.

Proteksi diri secara fisik menjadi salah satu edukasi yang digalakkan. Edukasi mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, langsung mengganti baju setelah keluar rumah, menyemprot berbagai benda dengan cairan disinfektan, makan dengan memperhatikan kandungan gizi, mengkonsumsi berbagai vitamin, berjemur di bawah sinar matahari, dan berbagai perlindungan fisik lainnya. Dan proteksi yang sangat disarankan adalah ‘diam di rumah saja’ untuk yang memang bisa bekerja dari rumah. Ini adalah bentuk kalian sayang diri dan keluarga. Ini adalah bentuk kontribusi kebaikan kalian untuk semuanya.

Selain proteksi diri secara fisik, hendaklah kita juga melakukan proteksi diri secara psikis. Inilah akar dari berbagai proteksi diri. Apakah kita juga sudah melakukan sesuai untuk ketenangan hati? Apakah kita sudah meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Allah Sang Maha Pencipta. Jika setiap hari, biasanya kita salat 5 waktu, tingkatkan kuantitasnya. Mulailah dengan melakukan berbagai salat sunnah. Selain kuantitas ibadah, tingkatkanlah juga kualitasnya. Persungguh bagaimana kita dalam berdoa, serahkan semua hasil daya upaya pada Allah, lakukan introspeksi diri, dan mensyukuri segala nikmat pemberian Allah. Perbanyaklah juga sedekah, disebutkan dalam Hadist Riwayat Imam Baihaqi, “ Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah.”

InsyaAllah dengan proteksi fisik atau dengan menyempurnakan ikhtiar dan proteksi psikis dengan bertawakal kepada Allah, kita dan keluarga ada dalam perlindungan Allah.

Selamat menjalani hari penuh keberkahan!

Lakukan proteksi diri psikis juga fisik untuk diri dan tentunya untuk keluarga!

Berita Terkait
Baca Juga:
Bolehkah Tidur Setelah Ashar?

Bolehkah Tidur Setelah Ashar?

Kesehatan      

2 Feb 2020 | 420


Mengantuk, ini ternyata bisa datang (terkadang) tanpa melihat waktu. Pernahkah kalian mengantuk di sore hari selepas ashar? Dan banyak orang yang berkata bahwa sore selepas ashar itu adalah ...

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Fashion      

2 Jan 2020 | 545


Sale....Ini adalah hal yang membahagiakan sekaligus hal yang menguji para wanita. Mengapa demikian? Bagaimana tidak, contohnya seperti sale akhir tahun kemarin (di beberapa pusat ...

Belajar dari Antrian...

Belajar dari Antrian...

Inspirasi      

26 Jan 2020 | 415


Groceries shopping alias belanja bulanan alias belanja ke supermarket atau sejenisnya, adalah hal yang sering dilakukan oleh khususnya para wanita bukan? Namun pagi tadi ada hal menarik ...

Semangat (Menjalani) Malam dan Siang!

Semangat (Menjalani) Malam dan Siang!

Religi      

13 Jan 2020 | 498


‘Semangat’, ini adalah satu hal yang dibutuhkan sebagai salah satu bahan bakar kita dalam menjalani aktivitas-aktivitas kita dalam keseharian. Adakala semangat ini bisa ...

Ternyata Keripik Kentang dan Kentang Goreng Itu...

Ternyata Keripik Kentang dan Kentang Goreng Itu...

Kesehatan      

5 Jan 2020 | 584


Keripik, ini adalah camilan yang populer dan banyak digemari. Tapi bagi kamu yang sedang ingin mengurangi berat badan, berikut adalah fakta mengenai keripik, khususnya keripik kentang! ...

Tak Perlu Bawa Barang Banyak-banyak Saat Liburan, Seperlunya Saja!

Tak Perlu Bawa Barang Banyak-banyak Saat Liburan, Seperlunya Saja!

Tips      

5 Des 2019 | 545


Bawalah barang seperlunya! Itu adalah salah satu pesan yang diberikan oleh saudaraku ketika aku hendak pergi berlibur. Awalnya aku berpikir, bawa saja semua barang yang sekiranya akan ...