
Jaga jarak! Biasanya ini kita dengar untuk orang-orang yang biasa mengemudi, jaga jarak agar berkendara tetaplah aman. Tapi di masa social distancing seperti sekarang, jaga jarak ini bukanlah berlaku hanya untuk orang-orang yang berkendara, tapi juga untuk semua orang entah sedang apa kegiatannya.
‘Jarak’ ini adalah salah satu hal penting yang perlu kita jaga antar satu dengan lainnya. Apakah kalian merasa, bahwa dengan berjarak ini, kita dituntut untuk bisa melakukan segala sesuatu dengan lebih mandiri? Sebagai contoh, ketika di kantor kita tidak paham dengan tugas kita, kita dapat dengan mudahnya mendatangi meja teman kerja dan bertanya mengenai hal tersebut. Contoh lainnya adalah ketika kita berbelanja bulanan lewat online, kini demi keamanan dari penyebaran virus, pengantar paket hanya akan meletakkannya di depan pintu rumah kita. Begitu pula ketika ada yang dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit tertentu bahkan kini tidak diizinkan lagi ada yang menengok pasien, hal ini berlaku tanpa melihat penyakitnya. Jaga jarak diberlakukan dalam berbagai hal di kehidupan di masa sekarang.
Berjarak membuat kita dituntut untuk dapat melakukan berbagai hal sendiri(an). Pada titik ini , terasa kita lebih ‘memaksa’ diri untuk bisa melakukan berbagai hal. Tapi dalam kenyataannya, ada hal yang memang bisa kita ‘paksa’ lakukan secara mandiri dan ada juga yang ternyata tidak bisa! Lantas apa yang bisa dilakukan ketika kita ‘tidak’ bisa. Ada kalanya kita tidak bisa meminta tolong kepada siapapun terkait jaga jarak ini bukan?
Di saat berjarak ini lah ada jarak yang justru kita perpendek dan perdekat. Hal ini sungguh berkebalikan dengan ‘jaga jarak’ kita terhadap manusia lainnya. Ya, ini adalah jarak kita dengan Allah Sang Penguasa Segala. Justru di saat kita melakukan berbagai jarak sosial, di saat yang sama ini lah kita perlu mendekatkan jarak kita dengan Allah Sang Penguasa Segala, termasuk penguasa jarak. Perbaiki kualitas dan kuantitas kita dalam berkomunikasi dengan Nya. Mintalah dengan lebih baik dan sering agar kita bisa segera berjarak (jauh, bahkan sangat jauh, sejauh-jauhnya) dengan virus yang meresahkan ini.
Semoga Dia Sang Penguasa Jarak mangabulkan doa ini, doa semua orang agar kita dijarakkan dengan penyakit.
Tryout Online Latihan Ahli Gizi: Persiapan Optimal untuk Calon Ahli Gizi
26 Jun 2025 | 196
Dalam dunia pendidikan, terutama di bidang kesehatan dan gizi, persiapan yang baik adalah kunci untuk mencapai sukses. Bagi para calon ahli gizi, tryout online latihan ahli gizi menjadi ...
Makna Qurban Pada Hari Raya Idul Adha Bagi Kalangan Muslim
27 Jun 2024 | 728
Idul Adha, salah satu hari raya penting bagi umat Islam, dirayakan sebagai momen untuk mengenang kisah Nabi Ibrahim yang siap untuk mengorbankan putranya, Ismail, karena perintah Allah. ...
Meningkatkan Visibilitas Aplikasi Trading Saham Melalui Promosi di Sosmed Bersama Rajakomen.com
3 Jun 2025 | 443
Dalam era digital saat ini, promosi di sosmed aplikasi trading saham menjadi salah satu strategi paling efektif untuk menarik perhatian calon investor. Dengan semakin banyaknya orang yang ...
22 Des 2019 | 2020
Wisata kuliner, ini adalah jenis wisata yang kini banyak menjadi pilihan, baik itu oleh para wisatawan maupun penduduk aslinya sendiri. Nah, di musim liburan ini, kita tengok yuk wisata ...
5 Kota Paling Direkomendasikan Untuk Ditinggali di Indonesia
19 Agu 2021 | 2422
Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia merupakan organisasi para perencana wilayah dan kota alias urban planner. Sebagai ahli perencana pembangunan serta perkotaan, tentu penelitian ...
31 Jan 2020 | 1859
Pernahkah engkau merasa sungguh sangat ingin berada di suatu tempat sedangkan engkau tertahan karena sakit? Ingin rasanya memaksakan diri untuk bisa berada di tempat tersebut, namun apa ...