rajabacklink
Yuk, Jaga Jarak di Era Pandemi Virus Korona!

Yuk, Jaga Jarak di Era Pandemi Virus Korona!

26 Maret 2020
67x
Ditulis oleh : Writer

Jaga jarak! Biasanya ini kita dengar untuk orang-orang yang biasa mengemudi, jaga jarak agar berkendara tetaplah aman. Tapi di masa social distancing seperti sekarang, jaga jarak ini bukanlah berlaku hanya untuk orang-orang yang berkendara, tapi juga untuk semua orang entah sedang apa kegiatannya.

‘Jarak’ ini adalah salah satu hal penting yang perlu kita jaga antar satu dengan lainnya. Apakah kalian merasa, bahwa dengan berjarak ini, kita dituntut untuk bisa melakukan segala sesuatu dengan lebih mandiri? Sebagai contoh, ketika di kantor kita tidak paham dengan tugas kita, kita dapat dengan mudahnya mendatangi meja teman kerja dan bertanya mengenai hal tersebut. Contoh lainnya adalah ketika kita berbelanja bulanan lewat online, kini demi keamanan dari penyebaran virus, pengantar paket hanya akan meletakkannya di depan pintu rumah kita. Begitu pula ketika ada yang dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit tertentu bahkan kini tidak diizinkan lagi ada yang menengok pasien, hal ini berlaku tanpa melihat penyakitnya. Jaga jarak diberlakukan dalam berbagai hal di kehidupan di masa sekarang.

Berjarak membuat kita dituntut untuk dapat melakukan berbagai hal sendiri(an). Pada titik ini , terasa kita lebih ‘memaksa’ diri untuk bisa melakukan berbagai hal. Tapi dalam kenyataannya, ada hal yang memang bisa kita ‘paksa’ lakukan secara mandiri dan ada juga yang ternyata tidak bisa! Lantas apa yang bisa dilakukan ketika kita ‘tidak’ bisa. Ada kalanya kita tidak bisa meminta tolong kepada siapapun terkait jaga jarak ini bukan?

Di saat berjarak ini lah ada jarak yang justru kita perpendek dan perdekat. Hal ini sungguh berkebalikan dengan ‘jaga jarak’ kita terhadap manusia lainnya.   Ya, ini adalah jarak kita dengan Allah Sang Penguasa Segala. Justru di saat kita melakukan berbagai jarak sosial, di saat yang sama ini lah kita perlu mendekatkan jarak kita dengan Allah Sang Penguasa Segala, termasuk penguasa jarak. Perbaiki kualitas dan kuantitas kita dalam berkomunikasi dengan Nya. Mintalah dengan lebih baik dan sering agar kita bisa segera berjarak (jauh, bahkan sangat jauh, sejauh-jauhnya) dengan virus yang meresahkan ini. 

Semoga Dia Sang Penguasa Jarak mangabulkan doa ini, doa semua orang agar kita dijarakkan dengan penyakit.

Berita Terkait
Baca Juga:
Berjalan-jalan ke Dunia Fiksi atau Non-Fiksi?

Berjalan-jalan ke Dunia Fiksi atau Non-Fiksi?

Hobi      

9 Des 2019 | 179


Menulis, tentu rasanya hal ini adalah hal yang pernah dilakukan oleh (hampir) semua orang. Mengapa hampir? Karena mungkin ada kelompok usia tertentu yang memang belum pernah melakukan ini ...

Terimakasih Tuhan Kirimkan Pagi

Terimakasih Tuhan Kirimkan Pagi

Majalah Dinding      

11 Maret 2020 | 77


Terimakasih Pagi, Engkau setia mendatangi Engkau ingatkan terang setelah gelap   Terimakasih Pagi, Engkau tak pernah lupa ingatkanku Berikan sejuk penyemangat memulai ...

Mengapa Ada Pagi?

Mengapa Ada Pagi?

Religi      

6 Jan 2020 | 184


Mengapa ada pagi? Kadang, tanpa sadar, kita mengeluhkan datangnya pagi. Seolah ketika kita terbangun di pagi hari, pagi seolah-olah mengganggu waktu kita. Mengganggu waktu kita untuk ...

Ini Tentang Penyelesaian Konflik (pada Anak)...

Ini Tentang Penyelesaian Konflik (pada Anak)...

Pendidikan      

3 Jan 2020 | 179


Konflik... Ini adalah hal yang rasanya pernah dialami oleh setiap orang. Dan konflik ini terjadi tanpa memandang usia, setidaknya sejak kau bayi kau pernah mengalaminya dalam bentuk yang ...

Mengapa Pelajar Bisa Stres?

Mengapa Pelajar Bisa Stres?

Pendidikan      

3 Des 2019 | 250


Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan cerita tentang salah satu topik yang dibahas di grup whats app sebuah sekolah menengah atas. Topik yang membuatku berpikir apa alasan di balik ...

Pernah Menyesal Ketika Ketiduran?

Pernah Menyesal Ketika Ketiduran?

Majalah Dinding      

28 Jan 2020 | 216


Pernahkah engkau ketiduran dan menyesal kemudian? Ketika kau tertidur sementara ada tumpukan tugas yang belum terkerjakan. Ketika kau tertidur dalam belajarmu di malam hari sedangkan ...