RajaKomen
Jaga Jarak, Bentuk Sayang kepada Keluarga di Era Pandemi Virus Korona

Jaga Jarak, Bentuk Sayang kepada Keluarga di Era Pandemi Virus Korona

27 Maret 2020
2311x
Ditulis oleh : Writer

“Jika sayang, maka jaga jaraklah!” Ini adalah salah satu ungkapan yang berlaku di masa era pandemi virus korona seperti sekarang ini. Bentuk sayang yang memang masih butuh waktu untuk bisa langsung dipahami. Ketika ‘tidak bertemu secara fisik’ justru adalah bentuk saling sayang. Mengapa? Karena setiap dari kita berusaha untuk tidak jadi ‘kendaraan’ yang membawa virus untuk yang lainnya.

Masa pandemi ini adalah masa yang penuh dengan tantangan. Tantangan untuk atasi kekhawatiran diri, tantangan untuk bisa mengedukasi lingkungan sosial terdekat yaitu keluarga, tantangan untuk bisa lakukan berbagai pencegahan, dan tentunya untuk bisa mengisi hari dengan hal-hal yang bermanfaat. Dan di masa-masa ini memang setiap orang tentu ingin berkumpul satu dengan lainnya. Ada seorang teman yang terpaksa ‘tertahan’ di kosannya di sebuah kawasan yang di kota tersebut angka penyebaran virus korona masih bertambah. Betapa sebenarnya ia tidak tahan untuk berkumpul dengan keluarganya di kota lain. Tapi ia paham ketika misalnya ia menempuh perjalanan pulang, bisa jadi justru ia menjadi ‘kendaraan’ virus. Tentunya ia tidak ingin keluarganya terkena virus karena dirinya. Menjaga jarak, itulah yang jadi bentuk sayangnya untuk keluarga.

‘Jaga jarak’ kini adalah salah satu bentuk sayang kita terhadap keluarga kita dan orang-orang lain di sekitar kita. Hal ini memang tidak mudah dan membuat tidak nyaman. Tapi ingatlah semakin kita bisa menjaga jarak, insyaAllah semakin lekas juga masa ini selesai. Karena ini berarti ‘kendaraan-kendaraan’ virus banyak yang terparkir hingga akhirnya virus musnah terkalahkan oleh antibodi pemilik kendaraannya masing-masing. Hingga semua virus di antara kita pun musnah lenyap.

Rindu, adalah perasaan yang juga bisa timbul akibat ‘jaga jarak’ ini. Jika ini terjadi hubungilah anggota keluargamu melalui telepon, video call, dan tentunya melalui doa. Saluran terakhir inilah yang insyaAllah menjadi penguat antar satu dengan lainnya. Semoga masa jaga jarak ini segera berlalu dan semoga semua dari kita selalu diberi kesehatan dan dilindungi oleh Allah.

Berita Terkait
Baca Juga:
Ada Berapa Jenis Strategi Pemasaran Online yang Menggunakan AI?

Ada Berapa Jenis Strategi Pemasaran Online yang Menggunakan AI?

Tips      

26 Maret 2025 | 186


Pemasaran online kini telah menjadi salah satu pilar utama dalam strategi bisnis modern. Dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), banyak perusahaan yang mulai ...

Hasil Seleksi UTUL UGM: Langkah-langkah Setelah Mendapatkan Hasil

Hasil Seleksi UTUL UGM: Langkah-langkah Setelah Mendapatkan Hasil

Pendidikan      

22 Apr 2025 | 591


Setiap tahun, Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada (UTUL UGM) menjadi salah satu jalur seleksi penting bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ternama ini. ...

Mau Website Muncul di Halaman Pertama Google? Simak Cara Kerja RajaSEO.com

Mau Website Muncul di Halaman Pertama Google? Simak Cara Kerja RajaSEO.com

Bisnis      

25 Maret 2025 | 387


Dalam era digital saat ini, memiliki website yang muncul di halaman pertama Google adalah keharusan bagi setiap pemilik usaha. Optimasi halaman pertama Google bukanlah hal yang mudah, namun ...

Waktu Terbaik untuk Hubungan Intim Di Usia 50 Tahun

Waktu Terbaik untuk Hubungan Intim Di Usia 50 Tahun

Tips      

21 Okt 2023 | 1624


Saat usia 50, banyak perempuan mengalami menopause yang mempengaruhi aktivitas seksual mereka. Selain itu, kondisi fisik yang tak lagi bugar seperti usia muda membuat hubungan intim ...

Kekuatan Storytelling dalam Promosi Produk Makanan Ringan di Era Digital

Kekuatan Storytelling dalam Promosi Produk Makanan Ringan di Era Digital

Kuliner      

25 Apr 2025 | 382


Dalam era digital yang semakin berkembang, persaingan di dunia bisnis, khususnya dalam promosi produk makanan ringan, menjadi semakin ketat. Makanan ringan telah menjadi bagian dari gaya ...

Semangat (Menjalani) Malam dan Siang!

Semangat (Menjalani) Malam dan Siang!

Religi      

13 Jan 2020 | 1754


‘Semangat’, ini adalah satu hal yang dibutuhkan sebagai salah satu bahan bakar kita dalam menjalani aktivitas-aktivitas kita dalam keseharian. Adakala semangat ini bisa ...