RajaKomen
Jaga Jarak, Bentuk Sayang kepada Keluarga di Era Pandemi Virus Korona

Jaga Jarak, Bentuk Sayang kepada Keluarga di Era Pandemi Virus Korona

27 Maret 2020
1288x
Ditulis oleh : Writer

“Jika sayang, maka jaga jaraklah!” Ini adalah salah satu ungkapan yang berlaku di masa era pandemi virus korona seperti sekarang ini. Bentuk sayang yang memang masih butuh waktu untuk bisa langsung dipahami. Ketika ‘tidak bertemu secara fisik’ justru adalah bentuk saling sayang. Mengapa? Karena setiap dari kita berusaha untuk tidak jadi ‘kendaraan’ yang membawa virus untuk yang lainnya.

Masa pandemi ini adalah masa yang penuh dengan tantangan. Tantangan untuk atasi kekhawatiran diri, tantangan untuk bisa mengedukasi lingkungan sosial terdekat yaitu keluarga, tantangan untuk bisa lakukan berbagai pencegahan, dan tentunya untuk bisa mengisi hari dengan hal-hal yang bermanfaat. Dan di masa-masa ini memang setiap orang tentu ingin berkumpul satu dengan lainnya. Ada seorang teman yang terpaksa ‘tertahan’ di kosannya di sebuah kawasan yang di kota tersebut angka penyebaran virus korona masih bertambah. Betapa sebenarnya ia tidak tahan untuk berkumpul dengan keluarganya di kota lain. Tapi ia paham ketika misalnya ia menempuh perjalanan pulang, bisa jadi justru ia menjadi ‘kendaraan’ virus. Tentunya ia tidak ingin keluarganya terkena virus karena dirinya. Menjaga jarak, itulah yang jadi bentuk sayangnya untuk keluarga.

‘Jaga jarak’ kini adalah salah satu bentuk sayang kita terhadap keluarga kita dan orang-orang lain di sekitar kita. Hal ini memang tidak mudah dan membuat tidak nyaman. Tapi ingatlah semakin kita bisa menjaga jarak, insyaAllah semakin lekas juga masa ini selesai. Karena ini berarti ‘kendaraan-kendaraan’ virus banyak yang terparkir hingga akhirnya virus musnah terkalahkan oleh antibodi pemilik kendaraannya masing-masing. Hingga semua virus di antara kita pun musnah lenyap.

Rindu, adalah perasaan yang juga bisa timbul akibat ‘jaga jarak’ ini. Jika ini terjadi hubungilah anggota keluargamu melalui telepon, video call, dan tentunya melalui doa. Saluran terakhir inilah yang insyaAllah menjadi penguat antar satu dengan lainnya. Semoga masa jaga jarak ini segera berlalu dan semoga semua dari kita selalu diberi kesehatan dan dilindungi oleh Allah.

Berita Terkait
Baca Juga:
Jangan Konsumsi Alpukat Berlebihan Ini Dampaknya

Jangan Konsumsi Alpukat Berlebihan Ini Dampaknya

Kesehatan      

30 Apr 2021 | 401


Buah alpukat memang salah satu buah yang digemari banyak orang diseluruh dunia ini, manfaat alpukat dari mulai menjaga kesehatan jantung, mengatur gula darah sampai dapat mencegah cacat ...

Ini Tentang Salah Satu Rasa Dalam Hidup Yaitu Rasa Takut

Ini Tentang Salah Satu Rasa Dalam Hidup Yaitu Rasa Takut

Religi      

30 Apr 2020 | 578


Takut, ini adalah salah satu rasa yang mungkin pernah dirasakan oleh setiap orang. Kalau kita ingat sejak kecil dulu, kita pernah merasakan takut yang bermacam-macam. Tampaknya rasa takut ...

2 Waktu yang Paling Berkah di Bulan Ramadhan

2 Waktu yang Paling Berkah di Bulan Ramadhan

Religi      

10 Apr 2022 | 337


Dalam Islam disebutkan ada waktu-waktu yang penuh dengan limpahan keberkahan , salah satunya adalah di waktu pagi hari. Di bulan Ramadhan , keberkahan waktu ini sangat dahsyat keutamaannya. ...

Mengapa Musik Bisa Membuat Kita Baper?

Mengapa Musik Bisa Membuat Kita Baper?

Majalah Dinding      

23 Feb 2020 | 785


Penginderaan, ini adalah saluran-saluran bagaimana informasi masuk untuk diproses oleh otak kita. Informasi bisa masuk lewat penglihatan, pendengaran, pencecap, peraba, atau pun penciuman. ...

Tipe-Tipe Makan Siang

Tipe-Tipe Makan Siang

Majalah Dinding      

6 Jan 2020 | 1047


Makanan, ini adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Rasanya kita semua tahu bahwa manusia butuh makan bukan? Nah, kali ini kita akan membahas tentang makanan. Dalam sehari, pada umumnya ...

Empat Langkah Pencegahan Pneumonia pada Lansia

Empat Langkah Pencegahan Pneumonia pada Lansia

Kesehatan      

29 Sep 2021 | 391


Pneumonia merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka kematian akibat pneumonia, terutama pada orang lanjut usia (lansia). Pada 2017, lebih dari ...