MU
Ikhtiar dan Tawakal di Masa Pandemi Covid-19

Ikhtiar dan Tawakal di Masa Pandemi Covid-19

4 Apr 2020
257x
Ditulis oleh : Writer

‘Di rumah saja’ kini sudah memasuki akhir minggu ke-3. Bagaimanakah perasaanmu di hari ini? Perasaan apa yang muncul? Takut, sedih, lelah, atau adakah perasaan lainnya? Di akhir minggu ke-3 era pandemi Covid -19 ini suasana hati menerima tugas dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Masa penuh tantangan! Ketika berbagai hal ‘mengancam’ banyak diberitakan, apa yang sebaiknya kita lakukan? Apakah terlarut dalam sedih? Apakah diam dalam takut? Apakah mengeluh karena lelah? Wajar jika ada suasana hati yang berubah-ubah dalam menyikapi keadaan seperti sekarang ini.  Namun ketika berbagai perasaan negatif muncul, tentunya kita harus mengelolanya dengan bijak. Akan di bawa ke mana sedih ini? Akan diapakan rasa takut ini? Atau apa yang kemudian kita lakukan ketika merasa lelah? Wajar ketika suasana hati jadi lebih mudah beubah-rubah. Suasana hati berusaha menentukan ke mana ia akan berpihak. Berpihak pada kepesimisan atau berpihak pada keoptimisan? Itu adalah pilihan yang ditentukan oleh masing-masing pemilik hati.

Dalam Al Quran Surat Al Imran ayat  139 disebutkan bahwa:

“Janganlah kamu bersikap lemah dan jangan pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang yang beriman.”

Allah sedang menggembleng kita untuk memiliki derajat iman yang lebih tinggi. Karenanya diharapkan kita kuat dan tidak larut dalam kesedihan. Tapi yakin akan kuasa-Nya dengan terus menjalankan ikhtiar terbaik di masa-masa ini. Teruslah tingkatkan imunitas diri, teruslah mengedukasi lingkunganmu, teruslah juga lakukan kebaikan untuk sekitarmu, juga tentunya teruslah tingkatkan komunikasi kita pada Allah dengan perbagus ibadah kita, dan kemudian bertawakallah mengenai hasil ikhtiar kita. Seperti yang disebutkan dalam Al Quran Surat  At Taubah ayat 129:

“Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.”

Yuk, terus berbaik sangka, berusaha sebaik mungkin, dan serahkan hasilnya kepada Allah!

  

Berita Terkait
Baca Juga:
Apa Itu Penyakit Ebola? Simak Definisi, Gejala dan 6 Cara Pengobatannya

Apa Itu Penyakit Ebola? Simak Definisi, Gejala dan 6 Cara Pengobatannya

Kesehatan      

19 Mei 2020 | 210


Ebola merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus mematikan dengan gejala timbulnya demam, diare serta pendarahan bagian dalam tubuh. Penyakit ini tergolong langka dan hanya 10% ...

Apakah Berat Badan Ideal Menjadi Resolusimu di 2020?

Apakah Berat Badan Ideal Menjadi Resolusimu di 2020?

Kesehatan      

5 Jan 2020 | 317


Berat badan ideal! Ini semacam salah satu tujuan hidup yang masuk dalam daftar resolusi di tahun 2020 ini bagi beberapa orang. Tak dipungkiri bahwa visual seseorang terkadang turut ...

Ketika Banyak Tugas Melanda...

Ketika Banyak Tugas Melanda...

Inspirasi      

12 Jan 2020 | 309


Bagaimana perasaanmu ketika melihat tumpukan tugas kantor yang menumpuk? Bagaimana perasaanmu ketika melihat juga kamar yang berantakan? Bagaimana perasaanmu ketika melihat di sudut ...

Bepergian Sendirian?

Bepergian Sendirian?

Tips      

13 Des 2019 | 365


Pernahkah kau melakukan perjalanan sendirian? Kita simak yuk apa saja yang bisa kita siapkan sebagai ‘teman’ perjalanan!   Buku, majalah, komik Ini benda ...

Mengapa Kita Perlu Berbaik Sangka?

Mengapa Kita Perlu Berbaik Sangka?

Religi      

19 Jan 2020 | 345


Psikologi positif, ini adalah hal yang sering digadang-gadangkan di berbagai dunia. Bukan hanya dunia psikologi, tapi di dunia pendidikan, kewirausahaan, politik, dan masih banyak lagi. ...

Fenomena Drama Korea Vagabond

Fenomena Drama Korea Vagabond

Hobi      

1 Des 2019 | 553


Vagabond, ini menjadi salah satu dari trending topic yang diperbincangkan warganet beberapa waktu belakangan ini, khususnya minggu lalu. Mengapa minggu lalu? Karena tepat minggu lalu lah ...