rajatv
Harta, Hati-hati apakah itu Nimat atau Petaka

Harta, Hati-hati apakah itu Nimat atau Petaka

6 Feb 2020
313x
Ditulis oleh : IdeBlog

Harta, Hati-hati apakah itu Nikmat atau Petaka – Semua manusia dibumi ini adalah makhluk yang paling mulia yang diciptakan oleh Allah SWT, betapa banyak orang yang memiliki ilmu agama tetapi mereka menjadi tersesat, bahkan ada juga yang menjadi pembela kesesatan dan juga kebatilan hanya karena harta.

Jangan ditanyakan lagi bagaimana keadaan orang-oarang yang masih awam. Betapa banyak yang saling membunuh hanya karena permasalahan harta. Betapa banyak yang meninggalkan kewajiban-kewajiban agama hanya karena mencari, memburu, dan menumpuk harta benda semata, tanpa memikirkan halal dan haram.

Allah subhanahu wa ta’ala menamai harta yang banyak itu dengan nama khairan, yaitu kebaikan yang banyak, seperti yang difirmankan Allah SWT dalam alqur’an yang artinya : “Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak…” (al-Baqarah:180)

Dalam ayat yang lain Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan harta sebagai qiyaman, yang artinya adalah sarana menegakkan urusan dunia dan agama. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “ Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-oarang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan…”(an-Nisa:5)

Memang harta memiliki peran sangat penting dalam tegaknya urusan dunia dan agama, namun Allah juga memperingatkan lagi apa bahaya dari pada harta itu, yang difirmankan Allah dalam surat al-Anfal:28 yang artinya : “ Dan ketahuilah bahwa harta dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan, dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”

Demikianlah keadaan harta, harta bisa menjadi sarana penegak urusan, tetapi harta juga bisa menjadi penyebab seseorang menyimpang dan jauh dari Allah subhanahu wa ta’ala, bagi seorang muslim sangat butuh bimbingan wahyu dalam menilai dan menempatkan harta dengan baik. Dengan demikian, kita tidak bersikap condong ke kanan, dan tidak pula condong ke kiri, dalam menyikapi dan menempatkan harta itu, serta ketika mencari dan mengumpulkan harta kita akan bersikap bijak dan selalu mensyukuri dan menggunakan harta sebaik baiknya tanpa menyalah gunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi mengumpulkan harta dengan membabi buta.

Wallahu a’alam bish shawab.

Baca Juga:
Ini Tentang Tanda Tangan (Momen) ...

Ini Tentang Tanda Tangan (Momen) ...

Majalah Dinding      

30 Jan 2020 | 297


Tanda tangan, ini adalah hal rasanya pernah dilakukan oleh semua orang dewasa. Paling tidak, satu kali lah seumur hidup, ketika menandatangani KTP alias Kartu Tanda Penduduk. Nah, uniknya ...

Ternyata Alasan di Balik Kantuk Itu ...

Ternyata Alasan di Balik Kantuk Itu ...

Kesehatan      

24 Jan 2020 | 341


Mengantuk, ini adalah satu kondisi yang (terkadang) ada di luar kendali kita. Umumnya mengantuk terjadi di saat-saat kita memang sudah akan tidur dan terlelap (baca: di malam hari menjelang ...

6 Tips Memilih Durian yang Sudah Matang dan Manis

6 Tips Memilih Durian yang Sudah Matang dan Manis

Kuliner      

3 Jun 2020 | 218


Banyak sekali tips memilih durian yang bisa Anda terapkan saat hendak membeli buah berduri ini. Anda perlu mengikuti tips ini supaya tidak kecewa ketika membeli buah yang relatif mahal ini. ...

Sudah Tau Jamur Enoki? Benarkah Dikaitkan sebagai Penyebab Listeria

Sudah Tau Jamur Enoki? Benarkah Dikaitkan sebagai Penyebab Listeria

Kesehatan      

25 Jun 2020 | 135


Banyak Sekali jenis jamur di dunia yang kerap menjadi bahan makanan yang cukup lezat tentunya, salah satunya yaitu jamur enoki yang juga dapat ditemukan di Indonesia karena sudah banyak ...

Serunya Lava Tour Merapi!

Serunya Lava Tour Merapi!

Wisata      

28 Des 2019 | 379


  Lava Tour Merapi, ini adalah salah satu wisata menarik yang ditawarkan jika kamu mengunjungi Yogyakarta. Lava Tour Merapi ini adalah wisata yang (ternyata) bisa diikuti oleh ...

Apakah Kau Siap Menjalani Hidup?

Apakah Kau Siap Menjalani Hidup?

Inspirasi      

8 Des 2019 | 394


Beberapa waktu lalu, tiba-tiba aku teringat dengan dua kata bijak dari Pidi Baiq, seorang penulis terkenal yang sudah berhasil mengangkat novelnya ke layar lebar. Namun bukan film atau ...