rajabacklink
Pelajaran Berarti di Masa Pandemi Virus Korona

Pelajaran Berarti di Masa Pandemi Virus Korona

23 Apr 2020
161x
Ditulis oleh : Writer

Virus korona, sungguh telah mengajarkan banyak hal, mulai dari pelajaran agama, sains, kewirausahaan, bahasa, sosial, dan banyak pelajaran lainnya. Yang belakangan ini menarik perhatian adalah bagaimana virus ini bisa mengajarkan berbagai pelajaran sekaligus.

Di pemberitaan media sosial dan televisi sering diberitakan mengenai saudara-saudara kita yang terdampak perekonomiannya di masa pandemi virus korona ini. Ada fenomena-fenomena sosial yang bermunculan. Ada yang diberitakan kesulitan mendapatkan makanan. Ada yang diberitakan kehilangan pekerjaan.

Ada hal-hal yang seakan baru terbukakan mata kita di saat pandemi ini. Selama ini saudara-saudara kita yang berjuang hidup dengan kerasnya ada di sekitar kita, hanya saja kita disibukkan dengan rutinitas masing-masing. Sehingga luputlah kita akan perjuangan keras mereka. Di masa sebelum pandemi, mereka sudah harus berjuang keras untuk bisa bertahan hidup. Dan di masa pandemi ini tak sedikit dari mereka juga yang harus berjuang lebih keras lagi untuk bisa bertahan. Dan pertanyaan yang menohok adalah “Bagaimana mereka bisa berjuang lebih keras lagi?” Sementara pandemi ini membuat mobilitas kita (termasuk mereka) tentunya tidak sebebas dulu.

Di sinilah pembelajaran sosial dan agama diberikan melalui adanya virus korona. Dalam hidup ada saling berdampingan. Dalam hidup tak semua seragam. Tuhan memberikan kemampuan untuk bertahan hidup dengan porsinya masing-masing. Porsi ini lah yang sebaiknya kita sadari. Ini adalah pelajaran bagaimana kita bisa saling support. Bagaimana pihak bertahan bisa peduli terhadap pihak yang butuh berjuang keras.

Dari pemberitaan juga dapat kita lihat bahwa bantuan-bantuan sudah dari beberapa waktu lalu disalurkan ke berbagai tempat. Ada banyak hati yang terketuk untuk mengajak lebih banyak orang bisa bertahan. Bertahan bukan berarti bertahan sendiri-an. Tapi bertahan tentunya akan lebih penuh arti jika bisa mengajak sebanyak-banyaknya saudara kita untuk bertahan di masa pandemi ini.   

Semoga pembelajaran ini bisa dipahami oleh lebih banyak orang. Dan dunia menjadi lebih indah dengan ‘hati-hati’ yang saling peduli.

Berita Terkait
Baca Juga:
Kulit Wajah Yang Sehat Terawat Membuat Percaya Diri

Kulit Wajah Yang Sehat Terawat Membuat Percaya Diri

Kecantikan      

11 Jun 2020 | 89


Bagi sebagian banyak wanita di dunia ini tentu sangat menginginkan kulit bersih dan sehat. Ciri-ciri kulit sehat diantaranya adalah terlihat kenyal dan tidak kusam, wanita maupun pria harus ...

Sedang Merasa Rindu?

Sedang Merasa Rindu?

Majalah Dinding      

16 Jan 2020 | 263


Pernahkah kau merasa rindu? Rindu terhadap seseorang yang sudah meninggalkanmu, rindu terhadap pasanganmu? Rindu akan sesuatu yang tidak ada lagi dalam hidupmu yang ...

Pernah Menyesal Ketika Ketiduran?

Pernah Menyesal Ketika Ketiduran?

Majalah Dinding      

28 Jan 2020 | 295


Pernahkah engkau ketiduran dan menyesal kemudian? Ketika kau tertidur sementara ada tumpukan tugas yang belum terkerjakan. Ketika kau tertidur dalam belajarmu di malam hari sedangkan ...

Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang

Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang

Wisata      

22 Maret 2020 | 137


Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang - Pandemi karena wabah virus Corona atau COVID-19 mengharuskan semua obyek wisata di Lembang, kabupaten Bandung Barat ditutup. Sudah ...

Masih Sering Bingung Ketika Dompetmu Tertinggal?

Masih Sering Bingung Ketika Dompetmu Tertinggal?

Majalah Dinding      

1 Feb 2020 | 192


“Aduh aku ngga bawa uang tunai nih, pinjem dulu dong!” “Ya ampun, dompet aku ketinggalan, gimana dong?” Kira-kira kita akan berkata seperti itu jika kebetulan ...

Ketika Kucingmu Melahirkan...

Ketika Kucingmu Melahirkan...

Tips      

14 Jan 2020 | 357


Kucing, ya ini adalah salah satu makhluk lucu yang bisa menarik perhatian kita para manusia. Nah, beberapa waktu lalu kucing tetanggaku baru saja melahirkan. Awalnya aku kaget, ketika aku ...