
Pernahkah engkau merasa kesulitan dalam melakukan sesuatu?
Kalau coba diingat-ingat kembali, kesulitan apa yang pernah engkau alami?
Kalau kita lihat pada umumnya kita mengalami kesulitan, jika memang kita dihadapkan dengan sesuatu yang tidak (atau belum) kita kuasai. Sebagai analogi nih, anak TK akan kesulitan mengerjakan soal perkalian, karena memang belum saatnya ia menguasi hal tersebut. Atau ada juga anak SD yang kesulitan mengerjakan soal integral, karena memang belum saatnya ia menguasai hal tersebut. wajarlah jika mereka kesulitan, karena belum saatnya mereka mempelajari hal-hal tersebut. Dalam mempelajari sesuatu terdapat anak tangga. Anak tangga ini tentulah ditapaki satu demi satu. Tentulah wajar jika mengalami kesulitan jika kita ingin langsung ke lantai 3 tanpa melewati anak tangga di lantai-lantai sebelumnya.
Kesulitan juga bisa terjadi ketika kita dihadapkan dengan sesuatu yang bukan kapasitas kita. Sebagai contoh misalnya, seseorang yang berprofesi sebagai penulis akan kesulitan jika diminta untuk menangani pasien dengan diagnosa pneumonia. Atau bisa juga seseorang yang berprofesi sebagai montir akan kesulitan jika diminta untuk mengurusi pembuatan rancangan pembangunan taman kota. Wajar saja jika mereka kesulitan, karena hal tersebut bukanlah kapasitas mereka. Nah, untuk analogi yang ke-2 ini, bukan masalah anak tangga yang harus ditapakinya. Tapi adakalanya setiap orang memilih gedung yang berbeda untuk dinaiki. Terbayang, betapa kesulitan yang ke-2 ini terjadi karena memang ada perbedaan kapasitas yang terjadi karena ada perbedaan peran yang diambil setiap orang dalam kehidupan ini.
Selanjutnya, pernahkah kalian merasa pusing atau bingung dalam memikirkan akhir dari sebuah proses? Misalkan kalian sedang mengikuti sebuah lomba, kalian sudah mengupayakan segala usaha terbaik kalian atas lomba tersebut. Nah, sebelum pengumuman lomba tersebut kalian benar-benar penasaran dengan hasilnya. Hingga kalian tak bisa tidur, tak bisa memikirkan hal lain selain hasil dari lomba tersebut. ada jeda waktu, jeda waktu antara usaha dengan hasil. Ternyata di waktu jeda ini lah kita terkadang tidak menyadari bahwa kita pun merasa kesulitan di kala itu. Kesulitan yang ditandai dengan kecemasan, kekhawatiran, ketakutan, dan berbagai reaksi lainnya. Padahal kalau kita lihat dari dua jenis penyebab kesulitan di atas, kita bisa mengetahuinya bukan, bahwa penentu ‘hasil’ adalah bukanlah kapasitas kita, tapi itu adalah kapasitas Tuhan. Jelas saja kita mengalami kesulitan, karena peran kita adalah sebagai pelaksana ‘usaha’. Tak perlu lagi larut dalam kesulitan di waktu jeda menunggu ‘pengumuman’ itu sudah bukan kapasitas kita.
Hidup akan terasa lebih ringan bukan, jika kita menyadari ‘timing’ dan ‘peran’ kita dalam hidup ini.
Hidup itu untuk dijalani, hasilnya bukanlah kapasitas kita untuk menentukan.
Selamat menjalani hidup dan selamat berakhir pekan!
SIMAK UI 2025: Panduan Lengkap Lolos Masuk Universitas Indonesia
8 Apr 2025 | 1509
Salah satu universitas terkemuka di Indonesia adalah Universitas Indonesia (UI), yang selalu menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa baru (maba) yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. ...
2 Feb 2020 | 2162
Mengantuk, ini ternyata bisa datang (terkadang) tanpa melihat waktu. Pernahkah kalian mengantuk di sore hari selepas ashar? Dan banyak orang yang berkata bahwa sore selepas ashar itu adalah ...
7 Des 2019 | 2176
Beberapa waktu lalu aku mendapatkan cerita dari seorang saudaraku yang kebetulan anaknya berulangtahun. Sebenarnya dia bukanlah tipe orang yang merayakan hari ulang tahu, namun karena ingin ...
Rahasia Lolos Ujian! Coba Tryout Online Terpercaya Sekarang
14 Maret 2025 | 357
Ujian adalah salah satu momen penting dalam kehidupan akademis, terutama bagi mereka yang sedang mempersiapkan ujian internasional seperti TOEFL. Banyak orang merasa cemas dan khawatir saat ...
Tips Lolos SNBT: Pentingnya Dukungan Keluarga dan Lingkungan
15 Apr 2025 | 224
Ujian Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) merupakan salah satu momen krusial bagi calon mahasiswa di Indonesia. Banyak siswa yang berjuang keras untuk lolos dan mendapatkan tempat di ...
28 Mei 2026 | 70
Dalam lanskap bisnis digital tahun 2026, transformasi strategi pemasaran telah bergerak dari pendekatan umum menuju pendekatan yang jauh lebih spesifik, berbasis data, dan berorientasi pada ...