MU
Ingin Perjalananmu Ringan?

Ingin Perjalananmu Ringan?

9 Jan 2020
704x
Ditulis oleh : IdeBlog

Pernahkah kamu bepergian dengan membawa tas ransel bermuatan berbagai benda di punggungmu? Bagaimanakah rasanya? Tampaknya bisa diprediksi bahwa itu akan terasa berat bukan?

Coba bayangkan kembali apa yang terjadi  jika engkau dan tas ransel tersebut berjalan ke berbagai tempat dengan berbagai medan. Anggap saja kau pergi ke tempat berbukit, tempat yang penuh dengan halang rintang, atau tempat yang mungkin berlubang. Bagaimanakah mobilitasmu? Apakah kau dapat fleksibel bergerak? Apakah kau dapat mudah bergerak? Tampaknya bisa diprediksi juga kalau kau akan mengalami kesulitan untuk bisa melalui medan-medan tersebut bukan?

Nah, selanjutnya bayangkan jika engkau tidak membawa ransel. Apa yang akan terjadi padamu jika engkau harus bepergian ke tempat dengan berbagai medan seperti tadi? Tentu rasanya akan lebih mudah jika engkau melalui medan-medan tersebut tanpa ransel bukan? Ini akan berjalan dengan lebih mudah karena engkau dengan ringannya bisa melakukan mobilitasmu dan juga kalaupun harus melalui halang rintang, engkau dapat begitu mudahnya melaluinya. Ini dapat terjadi karena tak ada lagi yang menghalangi dan membebani mobilitas bergerakmu bukan?  

Jika kita bisa belajar dari mobilitas dan ransel tersebut, kita dapat menganalogikan mobilitas sebagai jalan kehidupan dan ransel sebagai beban pikiran. Hidup (mungkin) akan terasa tidak mudah mobilitasnya jika kita membawa beban-beban (yang tidak perlu) dalam perjalanan kehidupan kita. Apa itu beban-beban yang sering ‘terbawa’ oleh kita? Salah satunya adalah berbagai definisi sukses yang dibuat berdasarkan (keterbatasan) pengetahuan kita. Padahal...definisi sukses ini adalah hak prerogatif Allah. Tapi, kita seringkali mengambilnya sebagai tanggung jawab kita. Mengambil tanggung jawab yang bukan milik kita ini lah yang tanpa sadar membuat ‘ransel’ di punggung kita terbebani oleh beban yang tentu saja tidak ringan. Ini jugalah salah satu yang memberi andil ketidakmudahannya kita untuk melakukan berbagai mobilitas dalam hidup ini.

Yuk, kita cek masing-masing bagaimana muatan ransel di punggung kita!

Apakah kita sudah memastikan bahwa muatan ransel kita memang hanya yang perlu kita bawa (baca: usaha dan doa)?

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Jasa Arsitek Online Terbaik Hanya Ada Di Emporio Architect

Jasa Arsitek Online Terbaik Hanya Ada Di Emporio Architect

Tips      

8 Jul 2021 | 231


Jaman sekarang ini banyak orang yang sudah menggunakan smartphone, baik untuk berkomunikasi, berbisnis, silaturahmi dengan keluarga yang jauh, mencari berita dan masih banyak lagi yang ...

Membuat Manisan Berbahan Buah Primadona

Membuat Manisan Berbahan Buah Primadona

Tips      

9 Sep 2020 | 400


Sekarang ini Indonesia sebagian besar masih musim panas, disinag hari cuaca sangat terik paling enak makan atau minum yang seger-seger. Salah satu makanan yang paling banyak disukai adalah ...

5 Kota Paling Direkomendasikan Untuk Ditinggali di Indonesia

5 Kota Paling Direkomendasikan Untuk Ditinggali di Indonesia

Wisata      

19 Agu 2021 | 201


Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia merupakan organisasi para perencana wilayah dan kota alias urban planner. Sebagai ahli perencana pembangunan serta perkotaan, tentu penelitian ...

Belajar dari Burger ...

Belajar dari Burger ...

Inspirasi      

19 Jan 2020 | 754


Pernah makan burger? Bagaimana caramu memakannya? Kebanyakan orang sih memakannya dengan memegang roti menggunakan kedua tangan lalu menikmati bagian roti atas, tengah, juga roti ...

Anak Yatim Akan Dapat Bansos Khusus untuk Semua Umur

Anak Yatim Akan Dapat Bansos Khusus untuk Semua Umur

Religi      

15 Agu 2021 | 289


Menteri Sosial Tri Rismaharini berjanji akan mengucurkan bantuan sosial (bansos) khusus anak yatim di Indonesia. Baik yatim akibat ditinggal orang tuanya karena Covid-19 maupun ...

Apakah Kamu Pecinta Makanan Kekinian?

Apakah Kamu Pecinta Makanan Kekinian?

Kuliner      

15 Jan 2020 | 599


Dunia kuliner, ini adalah salah satu bidang usaha yang seakan tak pernah mati. Rasanya setiap hari seakan ada saja makanan baru yang meramaikan dunia perkulineran. Baru saja tadi siang aku ...