rajabacklink
Ingin Perjalananmu Ringan?

Ingin Perjalananmu Ringan?

9 Jan 2020
196x
Ditulis oleh : IdeBlog

Pernahkah kamu bepergian dengan membawa tas ransel bermuatan berbagai benda di punggungmu? Bagaimanakah rasanya? Tampaknya bisa diprediksi bahwa itu akan terasa berat bukan?

Coba bayangkan kembali apa yang terjadi  jika engkau dan tas ransel tersebut berjalan ke berbagai tempat dengan berbagai medan. Anggap saja kau pergi ke tempat berbukit, tempat yang penuh dengan halang rintang, atau tempat yang mungkin berlubang. Bagaimanakah mobilitasmu? Apakah kau dapat fleksibel bergerak? Apakah kau dapat mudah bergerak? Tampaknya bisa diprediksi juga kalau kau akan mengalami kesulitan untuk bisa melalui medan-medan tersebut bukan?

Nah, selanjutnya bayangkan jika engkau tidak membawa ransel. Apa yang akan terjadi padamu jika engkau harus bepergian ke tempat dengan berbagai medan seperti tadi? Tentu rasanya akan lebih mudah jika engkau melalui medan-medan tersebut tanpa ransel bukan? Ini akan berjalan dengan lebih mudah karena engkau dengan ringannya bisa melakukan mobilitasmu dan juga kalaupun harus melalui halang rintang, engkau dapat begitu mudahnya melaluinya. Ini dapat terjadi karena tak ada lagi yang menghalangi dan membebani mobilitas bergerakmu bukan?  

Jika kita bisa belajar dari mobilitas dan ransel tersebut, kita dapat menganalogikan mobilitas sebagai jalan kehidupan dan ransel sebagai beban pikiran. Hidup (mungkin) akan terasa tidak mudah mobilitasnya jika kita membawa beban-beban (yang tidak perlu) dalam perjalanan kehidupan kita. Apa itu beban-beban yang sering ‘terbawa’ oleh kita? Salah satunya adalah berbagai definisi sukses yang dibuat berdasarkan (keterbatasan) pengetahuan kita. Padahal...definisi sukses ini adalah hak prerogatif Allah. Tapi, kita seringkali mengambilnya sebagai tanggung jawab kita. Mengambil tanggung jawab yang bukan milik kita ini lah yang tanpa sadar membuat ‘ransel’ di punggung kita terbebani oleh beban yang tentu saja tidak ringan. Ini jugalah salah satu yang memberi andil ketidakmudahannya kita untuk melakukan berbagai mobilitas dalam hidup ini.

Yuk, kita cek masing-masing bagaimana muatan ransel di punggung kita!

Apakah kita sudah memastikan bahwa muatan ransel kita memang hanya yang perlu kita bawa (baca: usaha dan doa)?

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Tiket Pulang Pergi

Tiket Pulang Pergi

Religi      

17 Des 2019 | 185


Tiket liburan, ini yang banyak diburu belakangan ini. Tiket pesawat, tiket kereta api, atau tiket bis banyak diburu pada musim liburan seperti sekarang ini. Sudah dari jauh-jauh hari ...

Apakah Kamu Kenal Tetanggamu?

Apakah Kamu Kenal Tetanggamu?

Inspirasi      

13 Des 2019 | 227


Apakah kamu kenal dengan tetangga yang ada di samping kanan, kiri, dan juga depan rumahmu? Bisa jadi kau mengenalnya, tapi bisa jadi tidak...   Beruntunglah jika kamu kenal ...

Yakin Masih Mau Melewatkan Sarapan?

Yakin Masih Mau Melewatkan Sarapan?

Majalah Dinding      

4 Jan 2020 | 205


Pagi hari, aktivitas sering terjadi dengan tergesa-gesa. Jangankan untuk sarapan, untuk bisa siap-siap pergi ke kantor saja butuh perjuangan. Intinya, pagi hari sering terjadi dengan sangat ...

Ketika Merasa Tidak Piawai...

Ketika Merasa Tidak Piawai...

Religi      

12 Jan 2020 | 160


Ketika merasa tidak piawai dalam hidup, ketika merasa kepayahan dalam menghadapi hidup, coba cek! “Apakah sudah melibatkan Dia dalam rencana-rencanamu?” “Apakah ...

Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang

Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang

Wisata      

22 Maret 2020 | 56


Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang - Pandemi karena wabah virus Corona atau COVID-19 mengharuskan semua obyek wisata di Lembang, kabupaten Bandung Barat ditutup. Sudah ...

Mengapa Musik Bisa Membuat Kita Baper?

Mengapa Musik Bisa Membuat Kita Baper?

Majalah Dinding      

23 Feb 2020 | 136


Penginderaan, ini adalah saluran-saluran bagaimana informasi masuk untuk diproses oleh otak kita. Informasi bisa masuk lewat penglihatan, pendengaran, pencecap, peraba, atau pun penciuman. ...