
Beberapa waktu lalu aku mendapatkan cerita dari seorang saudaraku yang kebetulan anaknya berulangtahun. Sebenarnya dia bukanlah tipe orang yang merayakan hari ulang tahu, namun karena ingin menyenangkan anaknya yang berulangtahun tersebut, dipesanlah sebuah kue tart hias. Hiasan kue sengaja dirancang sesuai dengan hobi sang anak.
Akhirnya hari ulangtahun pun tiba, memang tak disiapkan acara apapun. Ini murni hanya ingin menyenangkan sang anak dan makan kue dengan rasa kesukaan sang anak pula. Kue pesanan ternyata datang jauh lebih lama dari waktu yang sudah dijanjikan. Toko kue manjanjikan bahwa kue akan datang sekita pukul 5 sore. Menurut saudaraku yang notabene sang ibu dari anak yang sedang berulangtahun, tak masalah kue datang di sore hari. Toh sang anak juga masih sekolah kala itu. Ternyata kue terlambat datang. Sang anak sudah tiba dari sekolah dan kue pesanan masih belum datang. Sang ibu berpikir lagi, tak mengapa juga kok. Toh memang tak ada acara khusus yang membuat kue harus datang tepat waktu. Akhirnya kue datang sekitar jam 9 malam, ketika semua anggota keluarga sudah akan tidur. Sang ibu lalu berpikir lagi. Tak apa, toh kue masih bisa dimasukkan ke dalam kulkas dan dinikmati ketika sarapan esok hari. Esok hari pun tiba, dan kagetnya ternyata hiasan kue seakan cair dan kue menjadi tidak tentu bentuk hiasannya. Entah bagaimana toko kue memproses pembuatan kue hias ini. Intinya di pagi itu, yang didapati di kulkas adalah kue dengan hiasan yang tidak karuan. Sang ibu akhirnya menghubungi toko kue dan mengirimkan foto kue di pagi hari tersebut. Saat itu sang ibu merasa kecewa, sudah ditunggu hingga malam, bahkan sampai pagi...eh ternyata!
Tapi alasan yang mengejutkan justru datang dari sang anak yang berulangtahun. Menurutnya tidak mengapa kok kue dengan hiasan yang tampak tidak karuan, toh yang pentingkan rasanya, bukan hiasannya.
Kisah kue tart hias di atas bisa menjadi media belajar bagi kita. Ketika kita dihadapkan dengan kekecewaan atas apa yang sudah kita persiapkan, apa yang kemudian ada di pikiran kita? Apakah kita akan larut dalam kekecewaan? Atau kita bisa mengambil hal positifnya?
Selamat menikmati kue tart hias Anda masing-masing dan selamat berakhir pekan!
Deforestasi Legal Tinggi di Sumatra: Hutan Menangis dan Ancaman Masa Depan
23 Jan 2026 | 106
Sumatra, pulau yang dulu hijau dengan hutan lebat, pepohonan menjulang tinggi, dan sungai-sungai yang mengalir jernih, kini perlahan kehilangan wajah aslinya. Tanah subur yang menopang ...
Arti New Normal dan Penerapannya di Indonesia Terutama Bagi Mereka yang Harus Bekerja
27 Mei 2020 | 2843
Masyarakat dunia sudah cukup lama menghadapi COVID-19. Ada yang jumlah pasiennya sudah menurun dan ada yang masih terus bertambah. Salah satu negara dengan penambahan jumlah pasien yang ...
Soft Skill Penting untuk Mahasiswa Agribisnis Menghadapi Revolusi Industri 4.0
16 Feb 2024 | 472
Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk agribisnis. Di era ini, teknologi mengambil peran sentral, dan mahasiswa agribisnis perlu dilengkapi ...
Pilihan Destinasi Wisata Warga Jabodetabek
14 Okt 2021 | 1501
Warga Jabodetabek seringkali menghabiskan waktu untuk bekerja dan sangat jarang bisa melakukan perjalanan wisata ke luar kota atau pulau. Biasanya, warga Jabodetabek hanya akan menghabiskan ...
Ingin Jalan-jalan Tapi Tak Punya Waktu?
3 Des 2019 | 2042
Ingin jalan-jalan, tapi kau tak punya cukup waktu untuk bepergian? Tenang, tak perlu khawatir. Ternyata ada lho aktifitas yang memberimu efek bepergian walaupun engkau sedang tertahan ...
Backlink Berkualitas vs. Spam: Apa Bedanya dan Mengapa Anda Harus Pilih RajaBacklink.com?
26 Maret 2025 | 237
Dalam dunia SEO, keberadaan backlink sangat penting untuk meningkatkan peringkat situs web di mesin pencari. Namun, tidak semua backlink diciptakan sama. Ada dua kategori utama yang perlu ...