rajabacklink
Belajar dari Kue Tart Hias...

Belajar dari Kue Tart Hias...

7 Des 2019
290x
Ditulis oleh : IdeBlog

Beberapa waktu lalu aku mendapatkan cerita dari seorang saudaraku yang kebetulan anaknya berulangtahun. Sebenarnya dia bukanlah tipe orang yang merayakan hari ulang tahu, namun karena ingin menyenangkan anaknya yang berulangtahun tersebut, dipesanlah sebuah kue tart hias. Hiasan kue sengaja dirancang sesuai dengan hobi sang anak.

Akhirnya hari ulangtahun pun tiba, memang tak disiapkan acara apapun. Ini murni hanya ingin menyenangkan sang anak dan makan kue dengan rasa kesukaan sang anak pula. Kue pesanan ternyata datang jauh lebih lama dari waktu yang sudah dijanjikan. Toko kue manjanjikan bahwa kue akan datang sekita pukul 5 sore. Menurut saudaraku yang notabene sang ibu dari anak yang sedang berulangtahun, tak masalah kue datang di sore hari. Toh sang anak juga masih sekolah kala itu. Ternyata kue terlambat datang. Sang anak sudah tiba dari sekolah dan kue pesanan masih belum datang. Sang ibu berpikir lagi, tak mengapa juga kok. Toh memang tak ada acara khusus yang membuat kue harus datang tepat waktu. Akhirnya kue datang sekitar jam 9 malam, ketika semua anggota keluarga sudah akan tidur. Sang ibu lalu berpikir lagi. Tak apa, toh kue masih bisa dimasukkan ke dalam kulkas dan dinikmati ketika sarapan esok hari. Esok hari pun tiba, dan kagetnya ternyata hiasan kue seakan cair dan kue menjadi tidak tentu bentuk hiasannya. Entah bagaimana toko kue memproses pembuatan kue hias ini. Intinya di pagi itu, yang didapati di kulkas adalah kue dengan hiasan yang tidak karuan. Sang ibu akhirnya menghubungi toko kue dan mengirimkan foto kue di pagi hari tersebut. Saat itu sang ibu  merasa kecewa, sudah ditunggu hingga malam, bahkan sampai pagi...eh ternyata!

Tapi alasan yang mengejutkan justru datang dari sang anak yang berulangtahun. Menurutnya tidak mengapa kok kue dengan hiasan yang tampak tidak karuan, toh yang pentingkan rasanya, bukan hiasannya.

Kisah kue tart hias di atas bisa menjadi media belajar bagi kita. Ketika kita dihadapkan dengan kekecewaan atas apa yang sudah kita persiapkan, apa yang kemudian ada di pikiran kita? Apakah kita akan larut dalam kekecewaan? Atau kita bisa mengambil hal positifnya?

Selamat menikmati kue tart hias Anda masing-masing dan selamat berakhir pekan!

Baca Juga:
Mengapa Pelajar Bisa Stres?

Mengapa Pelajar Bisa Stres?

Pendidikan      

3 Des 2019 | 342


Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan cerita tentang salah satu topik yang dibahas di grup whats app sebuah sekolah menengah atas. Topik yang membuatku berpikir apa alasan di balik ...

Ketika Aktifitasmu Padat...

Ketika Aktifitasmu Padat...

Inspirasi      

11 Des 2019 | 243


Pernahkah kau merasa aktifitasmu sungguh padat? Seakan kau kehilangan waktumu untuk merasakan sesuatu dengan ritme yang tenang. Bahkan untuk menikmati ‘rasa’ makan siangmu saja ...

Perlukah Kita "Push to the Limit"?

Perlukah Kita "Push to the Limit"?

Inspirasi      

7 Des 2019 | 259


“Push to the limit!” Sungguh sering terdengar ungkapan ini. Baik dalam belajar, bekerja, dan dalam melakukan berbagai hal. Sebenarnya apakah memang perlu kita melakukan hal ...

Episode Ini Butuh Kerjasama Hati Pikiran dari Diri dan Semua...

Episode Ini Butuh Kerjasama Hati Pikiran dari Diri dan Semua...

Inspirasi      

20 Apr 2020 | 160


Sekarang kita sedang menjalani episode ini. Sekarang kita memang sedang mengalami episode pandemi. Ya, sekarang ini adalah episode yang sedang dialami Indonesia, dialami benua Asia, dialami ...

Ketika Merasa Tidak Piawai...

Ketika Merasa Tidak Piawai...

Religi      

12 Jan 2020 | 232


Ketika merasa tidak piawai dalam hidup, ketika merasa kepayahan dalam menghadapi hidup, coba cek! “Apakah sudah melibatkan Dia dalam rencana-rencanamu?” “Apakah ...

Yuk, Jaga Jarak di Era Pandemi Virus Korona!

Yuk, Jaga Jarak di Era Pandemi Virus Korona!

Religi      

26 Maret 2020 | 175


Jaga jarak! Biasanya ini kita dengar untuk orang-orang yang biasa mengemudi, jaga jarak agar berkendara tetaplah aman. Tapi di masa social distancing seperti sekarang, jaga jarak ini ...