rajatv
Ini Tentang Suara Hati...

Ini Tentang Suara Hati...

14 Jan 2020
207x
Ditulis oleh : IdeBlog

Pernah menonton film animasi Brave? Tentang seorang putri yang sangat menginginkan kebebasan.  Menurutnya dengan menjadi seorang putri ada banyak hal yang tidak bisa dilakukannya (lagi). Apa yang bisa dilakukan seseorang ketika (ia merasa) ada berbagai aturan dan norma yang membuatnya seakan tidak menjadi dirinya (lagi). Mungkin tanpa sadar kita pernah mengalaminya. Ketika kedewasaan atau atau alasan lainnya membuat kita melakukan apa yang seharusnya, bukan yang kita inginkan. Sebenarnya ketika apa yang seharusnya sama dengan apa yang diinginkan, itu sungguh hal yang ideal. Namun bagaimana jadinya ketika ada hal-hal yang sebenarnya tidak sejalan seirama? Bagaimana jadinya ketika kita melakukan hal yang seharusnya, padahal belum tentu diinginkan?

Suara hati, ini adalah salah satu sumber suara yang perlu kita dengar. Jika kita sering mengabaikannya, apa kabar dengan hati kita? Apakah ia masih akan terus bersuara ketika ia sering diluputkan dalam pengambilan keputusan dalam berbagai aktivitas hidup kita.

Tak dipungkiri bahwa memang dalam hidup ada aturan dan norma-norma yang perlu diperhatikan agar segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini bisa berjalan dengan harmonis. Inilah salah satu seni dalam (menjalani) hidup. Ketika kita dituntut untuk dapat mengharmonikan antara keharusan dan keinginan. Tentunya ada berbagai pertimbangan untuk memutuskan apakah dalam sebuah momen kita memilih sisi yang mana, keharusan ataukah keinginan? Keduanya adalah sama penting, mengikuti keinginan adalah penting.  Ketika kita memiliki keinginan, ini adalah salah satu tanda adanya kehidupan di dalam diri ini. Keharusan dapat dianalogikan sebagai aturan dan norma. Kehidupan yang dimiliki oleh setiap diri perlu saling menghormati dengan diri-diri yang lainnya. Nah, salah satu media agar ini terwujud adalah dengan adanya aturan atau norma tadi. Dua-duanya sama pernting bukan?

Lantas apa yang bisa dilakukan ketika ‘harus’ dan ‘ingin’ tidaklah menemukan irisannya?

Kenali dirimu dengan baik! Pastikan apa yang baik untukmu bukan hanya untuk jangka pendek saja, tapi untuk jangka panjang juga. Pikirkan apa yang akan terjadi jika kau terus ikuti ‘ingin’ tanpa ada pertimbangan ‘harus’.

Temukanlah irisan ‘ingin’ dan ‘harus’! Temukanlah jalan tengah antar keduanya. Setidaknya kamu tidak hanya memikirkan diri sendiri. Berkompromilah dan temukan solusi yang baik untuk kedua belah pihak.

Pikirkan juga tentang suara hatimu! Jika sungguh sulit menemukan irisan antara ‘ingin’ dan harus, pilihlah satu waktu kau akan lebih banyak mendengar suara hati dibandingkan dengan di hari lainnya. Misal pilihlah waktu itu adalah hari Sabtu dan Minggu. Sebagai contoh misalnya ketika kau masih betah berlama-lama di kasurmu pada hari Sabtu Minggu. Selama hal tersebut tidak merugikan orang lain (juga diri), dengarkanlah suara hatimu. Dengarkan dengan saksama jangan sampai ia nanti tidak ingin bersuara lagi.

Berilah ruang yang cukup untuk suara hatimu. Jangan sampai ruang ini tidak tersedia lagi dalam dirimu. Karena suara hati inilah yang membuat kita tetap  menjadi ‘manusia’ di zaman seperti sekarang ini.

 

Sudah mendengarkan suara hatimu hari ini?

Berita Terkait
Baca Juga:
Ketika Gelas Kopimu (Serasa) Kosong Tiba-tiba...

Ketika Gelas Kopimu (Serasa) Kosong Tiba-tiba...

Inspirasi      

12 Feb 2020 | 182


Kopi, siapa yang tak suka dengan minuman yang satu ini? Pernahkah engkau merasa tiba-tiba gelas kopi kesukaan kita (seakan) kosong? Ketika engkau sedang menikmati secangkir kopi di cafe ...

Interaksi Kucing Itu Ternyata...

Interaksi Kucing Itu Ternyata...

Inspirasi      

8 Feb 2020 | 197


Manusia, hewan, dan tanaman. Ini adalah makhluk-makhluk yang telah Tuhan ciptakan hidup saling berdampingan di bumi ini. Dalam pembentukan sebuah ekosistem, sudah jelas hubungan atnara ke-3 ...

Pernah Merasa Demotivasi?

Pernah Merasa Demotivasi?

Inspirasi      

3 Des 2019 | 272


Pernahkah kamu merasa demotivasi? Pernahkah kamu merasa hari-harimu berjalan seakan tanpa rasa? Pergi pagi dan pulang petang setiap harinya tanpa ada yang bisa ‘dipetik’ ...

Belajar dari Burger ...

Belajar dari Burger ...

Inspirasi      

19 Jan 2020 | 253


Pernah makan burger? Bagaimana caramu memakannya? Kebanyakan orang sih memakannya dengan memegang roti menggunakan kedua tangan lalu menikmati bagian roti atas, tengah, juga roti ...

Pernah Menyesal Ketika Ketiduran?

Pernah Menyesal Ketika Ketiduran?

Majalah Dinding      

28 Jan 2020 | 246


Pernahkah engkau ketiduran dan menyesal kemudian? Ketika kau tertidur sementara ada tumpukan tugas yang belum terkerjakan. Ketika kau tertidur dalam belajarmu di malam hari sedangkan ...

Ini Pagimu, Ayo!

Ini Pagimu, Ayo!

Majalah Dinding      

12 Feb 2020 | 190


Ini pagimu, ayo bergegaslah... Ini pagimu, ayo bersegeralah... Ini pagimu, ayo semangatlah...   Ini pagi yang kau tunggu Ini pagi yang kau ingini Ini pagi saatnya kau ...