
Pernah menonton film animasi Brave? Tentang seorang putri yang sangat menginginkan kebebasan. Menurutnya dengan menjadi seorang putri ada banyak hal yang tidak bisa dilakukannya (lagi). Apa yang bisa dilakukan seseorang ketika (ia merasa) ada berbagai aturan dan norma yang membuatnya seakan tidak menjadi dirinya (lagi). Mungkin tanpa sadar kita pernah mengalaminya. Ketika kedewasaan atau atau alasan lainnya membuat kita melakukan apa yang seharusnya, bukan yang kita inginkan. Sebenarnya ketika apa yang seharusnya sama dengan apa yang diinginkan, itu sungguh hal yang ideal. Namun bagaimana jadinya ketika ada hal-hal yang sebenarnya tidak sejalan seirama? Bagaimana jadinya ketika kita melakukan hal yang seharusnya, padahal belum tentu diinginkan?
Suara hati, ini adalah salah satu sumber suara yang perlu kita dengar. Jika kita sering mengabaikannya, apa kabar dengan hati kita? Apakah ia masih akan terus bersuara ketika ia sering diluputkan dalam pengambilan keputusan dalam berbagai aktivitas hidup kita.
Tak dipungkiri bahwa memang dalam hidup ada aturan dan norma-norma yang perlu diperhatikan agar segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini bisa berjalan dengan harmonis. Inilah salah satu seni dalam (menjalani) hidup. Ketika kita dituntut untuk dapat mengharmonikan antara keharusan dan keinginan. Tentunya ada berbagai pertimbangan untuk memutuskan apakah dalam sebuah momen kita memilih sisi yang mana, keharusan ataukah keinginan? Keduanya adalah sama penting, mengikuti keinginan adalah penting. Ketika kita memiliki keinginan, ini adalah salah satu tanda adanya kehidupan di dalam diri ini. Keharusan dapat dianalogikan sebagai aturan dan norma. Kehidupan yang dimiliki oleh setiap diri perlu saling menghormati dengan diri-diri yang lainnya. Nah, salah satu media agar ini terwujud adalah dengan adanya aturan atau norma tadi. Dua-duanya sama pernting bukan?
Lantas apa yang bisa dilakukan ketika ‘harus’ dan ‘ingin’ tidaklah menemukan irisannya?
Kenali dirimu dengan baik! Pastikan apa yang baik untukmu bukan hanya untuk jangka pendek saja, tapi untuk jangka panjang juga. Pikirkan apa yang akan terjadi jika kau terus ikuti ‘ingin’ tanpa ada pertimbangan ‘harus’.
Temukanlah irisan ‘ingin’ dan ‘harus’! Temukanlah jalan tengah antar keduanya. Setidaknya kamu tidak hanya memikirkan diri sendiri. Berkompromilah dan temukan solusi yang baik untuk kedua belah pihak.
Pikirkan juga tentang suara hatimu! Jika sungguh sulit menemukan irisan antara ‘ingin’ dan harus, pilihlah satu waktu kau akan lebih banyak mendengar suara hati dibandingkan dengan di hari lainnya. Misal pilihlah waktu itu adalah hari Sabtu dan Minggu. Sebagai contoh misalnya ketika kau masih betah berlama-lama di kasurmu pada hari Sabtu Minggu. Selama hal tersebut tidak merugikan orang lain (juga diri), dengarkanlah suara hatimu. Dengarkan dengan saksama jangan sampai ia nanti tidak ingin bersuara lagi.
Berilah ruang yang cukup untuk suara hatimu. Jangan sampai ruang ini tidak tersedia lagi dalam dirimu. Karena suara hati inilah yang membuat kita tetap menjadi ‘manusia’ di zaman seperti sekarang ini.
Sudah mendengarkan suara hatimu hari ini?
Perbandingan Gaji Anggota DPR RI dengan Pejabat Publik Lain: Siapa yang Paling Menguntungkan?
26 Apr 2025 | 1554
Gaji anggota DPR RI menjadi topik yang menarik perhatian publik, terutama ketika berbicara mengenai perbandingan dengan pejabat publik lainnya. Dalam konteks pemerintahan Indonesia, anggota ...
Jasa Buzzer: Senjata Rahasia untuk Meningkatkan Kredibilitas Brand Anda
27 Maret 2025 | 225
Di era digital ini, banyak perusahaan berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian publik melalui berbagai platform media sosial. Salah satu strategi yang kini populer dan efektif adalah ...
Mengapa Ma'soem University Cocok untuk Mahasiswa yang Ingin Kuliah Sambil Kerja?
4 Sep 2024 | 422
Bagi mahasiswa yang ingin meraih gelar sarjana sambil tetap bekerja, memilih universitas yang dapat mendukung kedua aktivitas ini secara seimbang adalah hal yang sangat penting. Ma'soem ...
Memikat Hati dengan Tas Kulit: Pesona Produk Kerajinan Tangan yang Tak Lekang oleh Waktu
7 Jun 2025 | 262
Tas kulit selalu menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang menginginkan kombinasi antara keanggunan dan ketahanan. Bagi para pengrajin, tas kulit juga menjadi produk kerajinan tangan ...
Mengenal Lebih Dekat Profil Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat) Daerah Pemilihan Jawa Timur VII
4 Jun 2025 | 327
Profil Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat) Daerah Pemilihan Jawa Timur VII menjadi sorotan utama dalam panggung politik Indonesia, terutama setelah berbagai dinamika yang terjadi dalam ...
Kinerja Q3 2025 Rekor Lagi, GoTo Optimistis Raih Laba Segini di 2025
2 Nov 2025 | 210
Kinerja Q3 2025 Rekor Lagi, GoTo Optimis Raih Laba Segini di 2025 – GoTo cetak laba pertama kali di kuartal III 2025, bukti efisiensi dan pertumbuhan berkelanjutan. GoTo Group ...