rajaseo
DKI Perketat Seleksi Penerima KJP Plus Buntut Temuan 70 Ribu Siswa Tak Layak

DKI Perketat Seleksi Penerima KJP Plus Buntut Temuan 70 Ribu Siswa Tak Layak

24 Nov 2023
1122x
Ditulis oleh : IdeBlog

Kepala Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta Waluyo Hadi mengatakan pihaknya harus menentukan skala prioritas untuk penerima manfaat KJP Plus tahap II 2023. 

“Kami ambil dari yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) layak, sudah kami padankan dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE),” kata Waluyo dihubungi TEMPO pada Kamis, 22 November 2023. 

Pada penerimaan KJP Plus tahap II 2023 ini, Waluyo mengatakan hanya memilih pemeringkatan desil 1 hingga 3. Artinya, warga yang terdaftar sebagai penerima KJP Plus tahun ini lebih diseleksi secara ketat.

Sementara, masyarakat yang terdata di desil 4 sampai 10 hanya diakomodir karena slot yang tebatas. “Ini sudah data yang semoga benar-benar tepat sasaran ya, (data) yang baru malah lebih ketat karena diambil yang desil 1,2,3 saja,” ucapnya.

Hal itu dilakukan sebagai evaluasi dan respon dari masyarakat yang mengirimkan banyak aduan penerima tidak layak di DTKS.

“Sebenarnya kalau sudah terdaftar di DTKS mestinya itu adalah data resmi. Sekali lagi, ini dirilis oleh institusi negara. Namun demikian, karena ada pengaduan atau feedback, sudah ada di DTKS, kok, rupanya menurut yang mengadukan tidak tepat sasaran,” kata Waluyo. 

Ia menargetkan agar pencairan dana KJP Plus Tahap II 2023 cair di akhir November ini. Namun, persetujuan itu masih mandek di inspektorat sebelum diterbitkan keputusan gubernur resmi.

Dinas Pendidikan DKI telah melakukan pembersihan DTKS untuk mengkategorikan penerima layak dan tidak layak sesuai syarat bantuan dana sosial.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI menemukan sekitar 75 ribu siswa usia 6-21 tahun tidak layak menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap I tahun 2023. Temuan itu didasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) per Februari ditambah per November 2022.

Dari uji kelayakan dan verifikasi, ditemukan ada 75.497 siswa tidak layak menerima KJP Plus. Karena alamatnya ada yang blank (kosong) sebanyak 36 siswa, lalu ada 22.024 siswa yang alamatnya tidak ditemukan. 

Selain itu, Disdik menemukan adanya anggota keluarga PNS/TNI/Polri sebanyak 1.219 siswa, memiliki mobil sebanyak 21.462 siswa, memiliki Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di atas Rp 1 miliar sebanyak 1.244 siswa, anak keluarga mampu sebanyak 16.371 siswa, meninggal dunia sebanyak 406 siswa, dan pindah ke luar DKI Jakarta sebanyak 11.867 siswa.

"Tidak padan dengan data Kementerian Dalam Negeri sebanyak 862 siswa, dan tidak dilakukan musyawarah kelurahan (muskel) sebanyak 6 siswa," ujar Plt Disdik DKI Purwosusilo.

Purwosusilo menjelaskan warga DKI Jakarta dapat mengecek status DTKS Layak sebagai penerima KJP Plus atau KJMU melalui laman https://kjp.jakarta.go.id/ pada menu "periksa status KJP" atau "periksa status KJMU".

Warga DKI Jakarta bisa mengetahui melalui NIK miliknya untuk status diterima atau ditolak. Pada status ditolak juga tertulis dengan jelas alasan mengapa ditolak.

metro-tempo.com

Baca Juga:
https://masoemuniversity.ac.id

Sudah Siap Kuliah Ini yang Harus Kamu Tahu Tentang Ma'soem University di Bandung

Pendidikan      

23 Sep 2024 | 399


Memasuki dunia perkuliahan adalah langkah besar yang memerlukan persiapan matang. Jika kamu sudah siap untuk melanjutkan pendidikan tinggi, Ma'soem University di Bandung bisa menjadi ...

Sentimen

Suara Konsumen di Ujung Jari: Manfaat Tools Analisis Sentimen Gratis untuk UMKM

Bisnis      

25 Apr 2025 | 318


Di era digital saat ini, suara konsumen semakin mudah diakses dan dianalisis. Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memahami sentimen konsumen menjadi kunci untuk mengembangkan ...

Rahasia konten viral strategi ampuh

Psikologi Konten Viral: Memahami Kenapa Konten Bisa Menyebar Luas

Bisnis      

21 Maret 2025 | 719


Dalam dunia digital saat ini, membuat konten yang dijamin viral di sosial media bukanlah sekadar kebetulan. Terdapat berbagai faktor psikologis yang mempengaruhi mengapa sebuah konten bisa ...

Sakit Lambung Menahun Anda Bisa Hilang, Cukup Minum Ini Saja

Sakit Lambung Menahun Anda Bisa Hilang, Cukup Minum Ini Saja

Kesehatan      

21 Des 2021 | 1724


Berikut ini resep dari dr. Zaidul Akbar untuk menyembuhkan sakit lambung menahun. Sakit lambung merupakan salah satu penyakit yang kerap dialami oleh ...

Bank Soal SMP untuk Kelas 7, 8, dan 9 Gratis sebagai Sarana Pemerataan Akses Evaluasi Pendidikan

Bank Soal SMP untuk Kelas 7, 8, dan 9 Gratis sebagai Sarana Pemerataan Akses Evaluasi Pendidikan

Pendidikan      

29 Jan 2026 | 134


Pemerataan akses pendidikan merupakan salah satu tujuan utama dalam sistem pendidikan nasional. Pada tingkat Sekolah Menengah Pertama, kebutuhan akan sarana evaluasi pembelajaran yang ...

PAFI Memperjuangkan Standar Pelayanan Kesehatan yang Tinggi Bagi Masyarakat

PAFI Memperjuangkan Standar Pelayanan Kesehatan yang Tinggi Bagi Masyarakat

Kesehatan      

5 Jul 2024 | 357


PAFI atau Persatuan Ahli Farmasi Indonesia memiliki cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya adalah Kobakma. Sebagai organisasi profesi, PAFI bertujuan untuk ...