hijab
Mengasah Afeksi Lewat Memelihara Kucing

Mengasah Afeksi Lewat Memelihara Kucing

12 Maret 2020
130x
Ditulis oleh : Writer

Afeksi, aku berasa mengikuti kelas perkuliahan dengan topik tersebut setelah sekian bulan berinteraksi dengan keluarga kecil kucingku.  Entah bagaimana aku bisa sayang kepada kucing ini. Awalnya aku sangat biasa terhadap kucing, bahkan mungkin bisa dibilang cuek. Cuek, tapi bukan juga tidak suka. Tapi, dibilang suka juga tidak, intinya rasa awalku pada makhluk lucu itu adalah biasa saja.

Berawal dari biasa ini lah kelas ‘perkuliahan’ ini dimulai. Sekitar enam bulan lalu (aku sadari) ada beberapa kucing yang sering bersliweran di depan rumah. melihat itu, kakakku tergerak untuk memberi mereka makanan. Terkadang ketika kakakku tidak sempat memberi makan mereka, kakakku memintaku untuk menggantikan ‘tugas’ tersebut. Satu kali, dua kali, sekian kali, mulailah aku tertarik lebih jauh memberi makan kucing-kucing ini. Kala itu akhirnya aku bukan hanya memberi makan saja, aku mulai suka mengelus-elus mereka. Mereka sangat bersahabat ternyata. Sesekali aku juga berinteraksi dengan mereka.

Tak terasa hingga akhirnya sampai enam bulan aku suka memberi makan mereka. Keterikatan tampaknya mulai terjalin lebih bukan hanya hubungan pemberi makan dengan yang diberi makan saja.  Di bulan ke delapan tampaknya kami sudah semakin dekat. Ketika aku pulang kerja mereka selalu mengikutiku hingga rumah. Begitu pula ketika aku hendak pergi bekerja. Mereka lah yang sering mengantarkanku hingga teras rumah.

Hari demi hari akhirnya di awali dengan berinteraksi bersama kucing dalam momen yang bernama pemberian sarapan. Bahkan ketika aku pergi ke luar kota, aku khawatir akan mereka. Aku pun kemudian menitipkan makanan mereka kepada salah seorang tetangga.

Ketika kalian ingin mengasah afeksi, ternyata bisa dengan memelihara kucing di rumah. Ya, kucing ternyata bisa menjadi dosen yang baik dalam mengajarkan afeksi! Melalui elusan, tatapan, dan interaksi dengan kucing hari demi hari, bagaimana afeksi kita tidak terasah?

   

 

 

Baca Juga:
Mengapa Musik Bisa Membuat Kita Baper?

Mengapa Musik Bisa Membuat Kita Baper?

Majalah Dinding      

23 Feb 2020 | 133


Penginderaan, ini adalah saluran-saluran bagaimana informasi masuk untuk diproses oleh otak kita. Informasi bisa masuk lewat penglihatan, pendengaran, pencecap, peraba, atau pun penciuman. ...

Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang

Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang

Wisata      

22 Maret 2020 | 53


Tempat Wisata Sepi Termasuk Lembang Mulai Lengang - Pandemi karena wabah virus Corona atau COVID-19 mengharuskan semua obyek wisata di Lembang, kabupaten Bandung Barat ditutup. Sudah ...

Berbagai Olahan Telur Ala Anak Kost

Berbagai Olahan Telur Ala Anak Kost

Majalah Dinding      

20 Jan 2020 | 185


Telur, ini adalah salah satu protein hewani yang menjadi favorit banyak orang, terutama para anak kos. Mengapa anak kos sangat meminatinya? Selain harganya yang terjangkau, ia juga adalah ...

Kangen Jajajan SD?

Kangen Jajajan SD?

Kuliner      

20 Des 2019 | 212


Masa SD, ini adalah salah satu masa indah untuk dikenang. Ketika masalah terbesar dalam hidup kala itu adalah ketika takut pada guru karena tidak mengerjakan PR.   Masih ingatkah ...

Serunya Lava Tour Merapi!

Serunya Lava Tour Merapi!

Wisata      

28 Des 2019 | 217


  Lava Tour Merapi, ini adalah salah satu wisata menarik yang ditawarkan jika kamu mengunjungi Yogyakarta. Lava Tour Merapi ini adalah wisata yang (ternyata) bisa diikuti oleh ...

Apakah Mandi Itu Baik Dilakukan Kapanpun?

Apakah Mandi Itu Baik Dilakukan Kapanpun?

Kesehatan      

1 Feb 2020 | 118


Mandi, ini adalah salah satu aktifitas rutin kita bukan? Dengan mandi kita bisa membersihkan kulit dari berbagai kotoran atau pun kuman yang mungkin ada di sekitar kita dan bisa jadi ...