hijab
Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

2 Jan 2020
414x
Ditulis oleh : IdeBlog

Sale....Ini adalah hal yang membahagiakan sekaligus hal yang menguji para wanita. Mengapa demikian? Bagaimana tidak, contohnya seperti sale akhir tahun kemarin (di beberapa pusat perbelanjaan sale masih berlanjut), tulisan sale begitu ‘mengganggu’. Butuh kekuatan iman untuk tidak ‘terganggu’ dengan sale-sale tersebut. Baju, sepatu, tas, dompet, dan teman-temannya terlihat lebih menggoda dengan tulisan sale di sekitarnya. Ini tidak terjadi pada setiap wanita sih, tapi berdasarkan penelitian, sebagian besar wanita tidak mudah untuk tidak terganggu dengan sale-sale seperti itu. Kalau kita lihat lebih lanjut, sebenarnya kapan sih wanita membeli baju, sepatu, tas, dompet, dan teman-temannya?

 

Wanita akan membeli baju jika perlu

Alasan perlunya ini yang bisa sungguh bervariasi. Wanita membeli baju, jika bajunya rusak. Ini adalah alasan yang masuk akal. Adakalanya memang baju kita karena satu dan lain hal misalnya robek, terkena luntur baju lain sehingga tidak bisa dipakai lagi. Ada juga alasannya karena sudah tidak muat lagi. Ya, pada momen-momen tertentu adakalanya memang wanita mengalami perubahan dalam berat badannya. Bisa jadi baju yang dulu bisa dipakai dengan manisnya tidak muat lagi. Nah, ini adalah salah satu timing yang masuk akal lagi bagi para wanita untuk membeli baju baru.

 

Wanita akan membeli baju jika ingin

Keinginan ini lah alasan yang cukup perlu diwaspadai. Salah-salah ketika wanita selalu memenuhi keinginannya untuk membeli baju, sepatu, tas, dompet, dkk, rumah bisa berubah menjadi seperti toko baju! Ketika lemari sudah tidak bisa menampung lagi barang-barang tersebut, bukan tdiak mungkin barang-barang tersebut akan nongkrong di seluruh bagian kamar, bahkan hingga memenuhi ruangan lainnya di rumah. Keinginan wanita untuk membeli baju, sepatu, tas, dompet, dkk ini bisa memiliki 1001 alasan!

“Aku belum punya baju warna itu!”

“Tas itu akan sangat anggun jika dipakai dengan sepatu yang kemarin aku baru beli.”

“Bulan lalu aku sudah pakai dress ini untuk kawinan Desi, masa ke kawinan Mita aku pakai lagi?”

“Celana itu akan sangat matching jika aku padukan dengan blouse biru yang aku punya deh.”

Dan masih ada ratusan alasan lainnya ketika wanita ingin membeli baju, sepatu, tas, dompet, dkk.

 

Betapa motif wanita dalam membeli ini itu sungguh perlu diwaspadai bukan? Sebenarnya ketika ditanya ulang, wanita-wanita ini menyadari kok bahwa membeli baju dkk itu harus ada peruntukan dan juga budget khusus yang direncanakan. Tapi ya itu dia, ketika konsep ingin mengalahkan konsep butuh, yang terjadi adalah terkalahkan oleh tulisan sale!

Bagi kamu para wanita, tipe manakah dirimu, membeli karena butuh atau karena ingin?

Baca Juga:
Naik Apa Ke Kampus atau Kantor Esok Pagi?

Naik Apa Ke Kampus atau Kantor Esok Pagi?

Majalah Dinding      

9 Jan 2020 | 333


Ketika berangkat kuliah atau bekerja... Apakah  kamu pernah merasakan semilirnya angin ketika kamu naik becak? Apakah kamu tidak tergoda untuk menikmati pemandangan jalanan dari ...

Berbaiksangka Dengan Meyakini Ada Pesan Baik Dalam Setiap Rasa Hidup

Berbaiksangka Dengan Meyakini Ada Pesan Baik Dalam Setiap Rasa Hidup

Religi      

19 Apr 2020 | 331


Pernahkah engkau merasa sangat bingung dengan urusan pekerjaan? Atau merasa dipusingkan tak henti-henti dengan masalah keluarga? Atau merasa kesal dengan konflik yang sedang engkau ...

Jangan Takut Donor Darah Yuk ikut Donor Darah

Jangan Takut Donor Darah Yuk ikut Donor Darah

Kesehatan      

14 Mei 2020 | 188


Sebagian orang memang ada yang sangat takut dengan jarum suntik, sehingga baru mendengar mau disuntik aja sudah gemeteran dan gak banyak bicara langsung melarikan diri, karena takut jarum. ...

Harus Tahu Nih, apa sih bedanya jilbab dan kerudung?

Harus Tahu Nih, apa sih bedanya jilbab dan kerudung?

Fashion      

8 Feb 2020 | 183


Hijabers pasti anda sehari hari mengenakan jilbab atau kerudung bukan. Jilbab dan kerudung, apakah keduanya memiliki arti yang sama? Pasti banyak dari anda yang mengira bahwa keduanya ...

Media Komunikasi Kini dan Dulu

Media Komunikasi Kini dan Dulu

Majalah Dinding      

7 Jan 2020 | 291


Di era digital macam sekarang ini komunikasi tentu bukanlah sebuah hambatan bagi orang yang terpisah jarak satu sama lain bukan? Ada sungguh banyak cara bagaimana kita bisa berkomunikasi ...

Baper dalam Psikologis

Baper dalam Psikologis

Majalah Dinding      

16 Feb 2020 | 352


Penahkah kalian menonton film dan tiba-tiba tanpa sadar ikut menitikkan air mata ketika ada adegan yang ‘kena’ di hati? Ketika film sudah selesai, ternyata pikiran masih belum ...