rajatraffic
Belajar dari Antrian...

Belajar dari Antrian...

26 Jan 2020
431x
Ditulis oleh : IdeBlog

Groceries shopping alias belanja bulanan alias belanja ke supermarket atau sejenisnya, adalah hal yang sering dilakukan oleh khususnya para wanita bukan? Namun pagi tadi ada hal menarik ketika aku berbelanja. Berhubung di akhir bulan macam sekarang adalah tanggal gajian bagi para pekerja di beberapa instansi, jadi sungguh ramailah kasir di supermarket yang aku kunjungi. Ada sekitar 8 kasir dan semua kasir beroperasi pagi tadi. Tapi karena memang jumlah pelanggan di hari Minggu dan di tanggal gajian tampaknya lebih ramai daripada hari-hari biasa. Jumlah kasir pun tampak (seperti) tidak cukup melayani jumlah pelanggan yang banyak (baca: sebenarnya cukup sih, tapi ya itu dia antriannya sungguh lah panjang).

Ini adalah tentang menyikapi antrian yang panjang. Nah, tadi, dalam antrian yang panjang itu, aku melihat ada kasir yang baru buka. Awal aku mengantri, kasir tersebut belum beroperasi. Ketika melihat kasir tersebut buka, beberapa antrian di depanku mulai berpindah kasir. Dari antrian di kasir nomor 8, kami pindah ke kasir nomor 7. Mengapa pindah? Tentu kalian sudah bisa menerka bukan apa yang menjadi alasannya. Tentu saja  karena kami ingin bisa tiba di mesin kasir lebih cepat.

Antrilah kami (aku dengan 2 orang di depanku). Ternyata entah apa yang membuat justru antrian di kasir 7  ini giliran maju kami lebih lama dibandingkan di kasir sebelah (kasir 8). Kalau coba menganalis bisa ada berbagai faktor. Tapi bukan itu yang hendak dibahas. Setelah menunggu beberapa waktu, justru orang yang ada di belakangku ketika aku mengantri di kasir 7 yang lebih awal sampai di mesin kasir. Poin selanjutnya adalah justru tujuanku untuk tiba di mesin kasir lebih awal tidaklah tercapai! Padahal pindah antrian kasir adalah salah satu strategi yang kupilih supaya lebih cepat tiba di depan.

Kejadian tersebut adalah salah satu sampel peristiwa betapa ‘timing’ adalah salah satu hal di luar kendali kita. kita boleh lah berstrategi. Seperti aku tadi yang berpindah antrian. Menurut logikaku, aku akan sampai lebih awal. Tapi ternyata prediksi logikaku meleset. ‘Timing’ (ternyata) bukalah sesuatu yang hanya bisa didasarkan pada logika. Ada 1001 faktor yang menentukan hal ini, dan faktor utamanya adalah DIA. Dia Sang Penguasa Waktu yang Maha Tahu timing terbaik dari setiap hambaNya.

Pernah mengalami hal yang sama tentang ‘antrian’?

  

Baca Juga:
Akhir Pekan Telah Tiba!

Akhir Pekan Telah Tiba!

Inspirasi      

14 Des 2019 | 540


Akhir pekan, ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang tanpa kenal usia lho! Hari yang ditunggu oleh para pelajar, pekerja, ibu rumah tangga, dan berbagai kalangan lainnya. Ada ...

Berbagai Pilihan Wujud Buah dan Sayur

Berbagai Pilihan Wujud Buah dan Sayur

Kecantikan      

19 Des 2019 | 426


Serat! Ini adalah salah satu kebutuhan tubuh yang (mungkin) sering luput dari kita kaum omnivora. Manusia termasuk omnivora atau pemakan segala. Namun manusia ini sering lupa ketika ia ...

Selamat Pagi, Pagi!

Selamat Pagi, Pagi!

Majalah Dinding      

3 Jan 2020 | 650


Syukuri kamu punya pagimu Kamu bisa merasa terang setelah malam Kamu bisa lihat semburat cahaya mentari     Syukuri kamu punya pagimu Kamu bisa membuat langkah ...

Syukur Hari Kemarin yang Dirasa Hari Ini

Syukur Hari Kemarin yang Dirasa Hari Ini

Majalah Dinding      

25 Maret 2020 | 427


Pagi tadi jalanan lengang Sepi tak ada pemakainnya Para pemakai jalan kini beristirahat (sejenak) dari padatnya jalanan   Entah apa kabar lintasan lari yang rutin ...

Cara Menyenangkan Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Cara Menyenangkan Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Pendidikan      

5 Des 2019 | 558


Mendampingi anak belajar di rumah adalah salah satu hal yang bisa membuat pusing para orangtua khususnya pada musim ulangan seperti sekarang ini. Ada pengalaman menarik mengenai hal ini ...

Hidup Itu Untuk Dijalani...

Hidup Itu Untuk Dijalani...

Religi      

9 Feb 2020 | 426


Pernahkah engkau merasa kesulitan dalam melakukan sesuatu? Kalau coba diingat-ingat kembali, kesulitan apa yang pernah engkau alami? Kalau kita lihat pada umumnya kita mengalami ...