RajaKomen
KPK Tangkap Lukas Enembe di Papua

KPK Tangkap Lukas Enembe di Papua

10 Jan 2023
1227x
Ditulis oleh : IdeBlog

KPK akhirnya menangkap Lukas Enembe. Gubernur Papua itu sebelumnya dijerat sebagai tersangka. Lukas diamankan tim penyidik KPK di Papua. Saat ini tim KPK dan Lukas masih berada di Papua.

“Benar, saat ini masih di Papua,” ujar sumber detikcom, Selasa (10/1/2023).

Lukas ditangkap di salah satu rumah makan di Papua. Setelahnya, dia segera diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri juga membenarkan penangkapan itu. “Iya (diamankan),” ujar Irjen Mathius D Fakhiri dilansir dari laman detikcom.

KPK Tegaskan Sikap Lukas Enembe Tak Akan Pengaruhi Penyidikan Kasus Suap
Sebelumnya, KPK resmi mengumumkan Lukas Enembe sebagai tersangka di kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji pembangunan infrastruktur di Papua. KPK juga menetapkan Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka sebagai tersangka.

“KPK melakukan penyelidikan dan berlanjut ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka Rijatono Lakka dan Lukas Enembe,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (5/1).

Dia mengatakan kasus ini bermula saat Rijatano Lakka mendirikan perusahaan TBP di bidang konstruksi pada 2016. Namun, menurut Alex, Rijatano tak memiliki pengalaman dalam bidang konstruksi.

“Untuk proyek konstruksi, perusahaan Tersangka RL diduga sama sekali tidak memiliki pengalaman karena sebelumnya adalah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi,” jelas dia.

Kemudian, pada 2019-2021, Rijatono diduga mengikuti lelang berbagai proyek infrastruktur di Papua. Alexander mengatakan Rijatono diduga memberikan sejumlah uang sebelum proses lelang agar perusahaannya bisa mendapat proyek.

“Adapun pihak-pihak yang ditemui Tersangka RL di antaranya Tersangka LE dan beberapa pejabat di Pemprov Papua,” ucapnya.

Alexander menduga Rijatono sepakat untuk memberikan fee 14 persen dari total nilai kontrak yang didapat setelah dikurangi pajak. Suap itu diduga diberikan ke Lukas Enembe dan beberapa pejabat.

Singkat cerita, Rijatono mendapat tiga paket proyek, yakni:

1. Proyek multiyears peningkatan jalan Entrop-Hamadi dengan nilai proyek Rp 14,8 miliar
2. Proyek multiyears rehab sarana dan prasarana penunjang PAUD integrasi dengan nilai proyek Rp 13,3 miliar
3. Proyek multiyears penataan lingkungan venue menembak outdoor AURI dengan nilai proyek Rp 12,9 miliar

“Setelah terpilih untuk mengerjakan proyek dimaksud, Tersangka RL diduga menyerahkan uang pada Tersangka LE dengan jumlah sekitar Rp 1 miliar,” ucapnya.

Berita Terkait
Baca Juga:
website dropshipping

Meningkatkan Penjualan Melalui Promosi Website Dropshipping yang Efektif

Bisnis      

16 Mei 2025 | 304


Dalam era digital ini, bisnis dropshipping semakin menjadi pilihan banyak pengusaha muda yang ingin memulai usaha tanpa harus mengurus persediaan barang. Namun, tantangan utama terletak ...

KPK Tangkap Lukas Enembe di Papua

KPK Tangkap Lukas Enembe di Papua

Tips      

10 Jan 2023 | 1227


KPK akhirnya menangkap Lukas Enembe. Gubernur Papua itu sebelumnya dijerat sebagai tersangka. Lukas diamankan tim penyidik KPK di Papua. Saat ini tim KPK dan Lukas masih berada di ...

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Tryout CPNS Gratis dan Terpercaya

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Tryout CPNS Gratis dan Terpercaya

Pendidikan      

28 Apr 2025 | 283


Persaingan dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin ketat. Berbagai persiapan perlu dilakukan untuk memastikan peluang lolos yang lebih besar. Salah satu langkah penting ...

Mengapa Kita Perlu Liburan?

Mengapa Kita Perlu Liburan?

Inspirasi      

12 Des 2019 | 2589


Ayo liburan! Mengapa kita perlu liburan? Hampir setiap hari, kita disibukan dengan kegiatan rutin kita. Ini terjadi bukan hanya pada para pekerja atau pun pelajar lho. Ini terjadi ...

Banyak Lansia Termakan Hoak Tentang Vaksin dan Tolak Vaksinasi

Banyak Lansia Termakan Hoak Tentang Vaksin dan Tolak Vaksinasi

Kesehatan      

26 Sep 2021 | 1398


Hingga saat ini vaksinasi terhadap lansia masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah.Hingga 19 September tercatat vaksinasi dosis pertama terhadap lansia baru mencapai ...

Meningkatkan Reputasi Bisnis Dengan Jasa Pemasaran

Cara Mudah Memperkuat Brand Awareness dengan Media Sosial

Bisnis      

9 Apr 2025 | 362


Di era digital saat ini, salah satu cara paling efektif untuk memperkuat brand awareness adalah melalui media sosial. Penggunaan platform-platform seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan ...