hijab
KPK Tangkap Lukas Enembe di Papua

KPK Tangkap Lukas Enembe di Papua

10 Jan 2023
1264x
Ditulis oleh : IdeBlog

KPK akhirnya menangkap Lukas Enembe. Gubernur Papua itu sebelumnya dijerat sebagai tersangka. Lukas diamankan tim penyidik KPK di Papua. Saat ini tim KPK dan Lukas masih berada di Papua.

“Benar, saat ini masih di Papua,” ujar sumber detikcom, Selasa (10/1/2023).

Lukas ditangkap di salah satu rumah makan di Papua. Setelahnya, dia segera diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri juga membenarkan penangkapan itu. “Iya (diamankan),” ujar Irjen Mathius D Fakhiri dilansir dari laman detikcom.

KPK Tegaskan Sikap Lukas Enembe Tak Akan Pengaruhi Penyidikan Kasus Suap
Sebelumnya, KPK resmi mengumumkan Lukas Enembe sebagai tersangka di kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji pembangunan infrastruktur di Papua. KPK juga menetapkan Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka sebagai tersangka.

“KPK melakukan penyelidikan dan berlanjut ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka Rijatono Lakka dan Lukas Enembe,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (5/1).

Dia mengatakan kasus ini bermula saat Rijatano Lakka mendirikan perusahaan TBP di bidang konstruksi pada 2016. Namun, menurut Alex, Rijatano tak memiliki pengalaman dalam bidang konstruksi.

“Untuk proyek konstruksi, perusahaan Tersangka RL diduga sama sekali tidak memiliki pengalaman karena sebelumnya adalah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi,” jelas dia.

Kemudian, pada 2019-2021, Rijatono diduga mengikuti lelang berbagai proyek infrastruktur di Papua. Alexander mengatakan Rijatono diduga memberikan sejumlah uang sebelum proses lelang agar perusahaannya bisa mendapat proyek.

“Adapun pihak-pihak yang ditemui Tersangka RL di antaranya Tersangka LE dan beberapa pejabat di Pemprov Papua,” ucapnya.

Alexander menduga Rijatono sepakat untuk memberikan fee 14 persen dari total nilai kontrak yang didapat setelah dikurangi pajak. Suap itu diduga diberikan ke Lukas Enembe dan beberapa pejabat.

Singkat cerita, Rijatono mendapat tiga paket proyek, yakni:

1. Proyek multiyears peningkatan jalan Entrop-Hamadi dengan nilai proyek Rp 14,8 miliar
2. Proyek multiyears rehab sarana dan prasarana penunjang PAUD integrasi dengan nilai proyek Rp 13,3 miliar
3. Proyek multiyears penataan lingkungan venue menembak outdoor AURI dengan nilai proyek Rp 12,9 miliar

“Setelah terpilih untuk mengerjakan proyek dimaksud, Tersangka RL diduga menyerahkan uang pada Tersangka LE dengan jumlah sekitar Rp 1 miliar,” ucapnya.

Berita Terkait
Baca Juga:
https://masoemuniversity.ac.id/

Dari Coding hingga Bertani: Semua Ada di Kampus ini!

Pendidikan      

9 Agu 2024 | 303


Universitas Ma'soem, salah satu Universitas di Bandung, telah menjadi salah satu destinasi pendidikan yang paling diminati di daerah tersebut. Dengan visi untuk mencetak lulusan yang ...

Google

Syarat dan Proses Skripsi di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

Pendidikan      

19 Maret 2025 | 420


Skripsi merupakan salah satu syarat kelulusan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menuntut ilmu, ...

pesantren modern di bandung

Menghidupkan Malam Ramadan dengan Tadarus Al-Qur'an: Tradisi yang Penuh Berkah

Pendidikan      

10 Maret 2025 | 406


Ramadan 2025 telah tiba sejak 1 Maret, membawa suasana suci dan penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu tradisi yang kental dan menjadi sorotan ...

Meningkatkan Kualitas Kesehatan Bersama PAFI

Meningkatkan Kualitas Kesehatan Bersama PAFI

Tips      

5 Jul 2024 | 349


Ahli farmasi Indonesia sudah ada sejak Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. PAFI telah berjuang bahu membahu dengan semua golongan ...

Astronomi ITB: Menjelajahi Alam Semesta dari Kampus Ganesha, Teknologi Canggih dalam Penelitian Angkasa

Astronomi ITB: Menjelajahi Alam Semesta dari Kampus Ganesha, Teknologi Canggih dalam Penelitian Angkasa

Pendidikan      

14 Maret 2025 | 419


Astronomi ITB merupakan salah satu program studi unggulan di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengajak para mahasiswa untuk menjelajahi keajaiban alam semesta. Berlokasi di kampus ...

Hijrah Jangan Nanti-Nanti, Penyesalan Orang Mati Sia-Sia

Hijrah Jangan Nanti-Nanti, Penyesalan Orang Mati Sia-Sia

Religi      

19 Jan 2026 | 105


Bagaimana diri bila kematian lebih dulu menghampiri?? Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapaykan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi ...