RajaKomen
Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

3 Jun 2021
293x
Ditulis oleh : IdeBlog

Sejak banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, sepertinya menjadi acuan pemerintah untuk mengkerdilkan KPK, agar KPK tidak bisa seenaknya mencari koruptor. Apalagi koruptor dari PDI Perjuangan, jangan sampai diperiksa.

Tahun 2019, sejak awal pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, langsung dibuat Dewan Pengawas KPK, yang tugasnya, yaitu: memberikan izin untuk penyelidikan terkait kasus korupsi. Jadi, kalau Dewan Pengawas tidak mendapat izin penyadapan, maka tim penyidikan KPK tidak bisa menlanjutkan proses penyadapan.

Proses izin penyadapan membuat KPK tidak ada kerjaan beberapa bulan, sampai akhirnya Mahkamah Agung membatalkan peraturan izin penyadapan ke Dewan Pengawas. Sudah terlambat, koruptor sudah senang, hampir setahun, bebas merdeka.

Walaupun izin penyadapan sudah tidak ada, tetap saja, pimpinan KPK harus lapor ke Dewan Pengawas, hanya saja, proses bisa dilanjutkan tanpa ada persetujuan dari Dewan Pengawas.

Cara baru untuk mengkerdilkan KPK dengan cara, seluruh petugas KPK dijadikan ASN (Aparatur Sipil Negara), sehingga seluruh petugas KPK, akan mengikuti perintah dari pemerintah, karena sebagai ASN.

Cara untuk memberantas orang-orang KPK yang tetap rajin dalam mencari kasus korupsi, dilakukan seleksi, agar orang-orang yang tidak sejalan dengan pemerintah bisa disingkirkan. Seleksi dengan Test Wawasan Kebangsaan (TWK), yang isinya seperti membenturkan agama dan pancasila.

Berbagai macam pertanyaan yang aneh, yang tidak ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan ditanyakan. Yang pasti koruptor makin senang dengan adanya penyingkiran petugas KPK yang rajin mencari kasus KPK.

Pertanyaan aneh yang katanya menyangkut wawasan kebangsaan:

Semua orang china sama saja (setuju/tidak)
Kenapa umur diatas 30 belum menikah?
Kalau kamu jadi istri kedua saya gimana?
Kalau pacaran ngapain saja?
Pilih Pancasila atau Al Quran?
Mau lepas kerudung engga?
Mau terima donor darah dari beda agama lain atau tidak?
Mengucapkan hari raya ke umat agama lain atau tidak?
Guru ngajinya siapa?
Kalau agama alirannya apa?
Kamu kalau sholat pakai qunut engga?
Kamu kalau ikut pengajian aliran apa?

Pertanyaan diatas apakah ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan/sejarah Indonesia?

Menurut Ahmad Dhani, seharusnya pertanyaannya seperti ini:

PKI itu pelaku G30S/PKI atau korban?
Minta maaf ke PKI perlu atau tidak?
Bahaya laten itu PKI atau Agama?
Pancasila atau TRI Sila / EKA Sila ?
Negara perlu peran agama atau tidak?
Pendidikan moral pancasila perlu dihapus atau tidak?
Partai paling korup PKS atau PDIP?
Islam yang “ASLI” itu Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW atau Islam Nusantara?
Pancasila itu lebih condong ke Islam atau Komunis?
NASAKOM itu sesuai dengan Pancasila atau tidak?

Nah, mana yang sesuai dengan wawasan kebangsaan Indonesia?

KPK nasibmu kini, apakah sesuai pesanan kerjaan, atau cuma jadi lembaga yang kurang berfungsi dalam pemberantasan korupsi karena sudah disetir pemerintah?

Hanya Jokowi yang bisa menaklukkan KPK, Presiden sebelumnya ngapain?

Berita Terkait
Baca Juga:
Apa Saja Sih Oleh-oleh Yogyakarta?

Apa Saja Sih Oleh-oleh Yogyakarta?

Wisata      

1 Jan 2020 | 630


Oleh-oleh, ini adalah salah satu benda yang tak bisa dipisahkan dari liburan. Mengapa demikian? Ketika kita bepergian (baca: liburan), kita merasakan keseruan tempat liburan tersebut. Nah, ...

Ikan Mas dan Kecerdasan

Ikan Mas dan Kecerdasan

Kesehatan      

8 Feb 2020 | 583


Ikan, ini adalah salah satu protein hewani yang menjadi salah satu menu yang diminati masyarakat Indonesia. Kali ini kita akan bahas mengenai ikan mas! Ikan mas adalah ikan air tawar yang ...

Pilih Gaya Berpakaian Kekinian Tetap Terlihat Sopan dan Religius

Pilih Gaya Berpakaian Kekinian Tetap Terlihat Sopan dan Religius

Fashion      

18 Mei 2020 | 538


Busana atau pakaian adalah bagian yang terkadang sangat diperhatikan secara detail di kehidupan manusia secara umum baik itu wanita maupun pria. Pakaian merupakan salah satu persoalan pokok ...

Selamat Pagi, Mulailah Hari Dengan Syukur!

Selamat Pagi, Mulailah Hari Dengan Syukur!

Majalah Dinding      

26 Apr 2020 | 1090


Syukuri usiamu Syukuri bangun pagimu Syukuri kesempatan yang diberikan Tuhan padamu   Sukuri ada adanya dirimu Syukuri jiwa dan ragamu Syukuri Allah telah ...

Syukur Hari Kemarin yang Dirasa Hari Ini

Syukur Hari Kemarin yang Dirasa Hari Ini

Majalah Dinding      

25 Maret 2020 | 505


Pagi tadi jalanan lengang Sepi tak ada pemakainnya Para pemakai jalan kini beristirahat (sejenak) dari padatnya jalanan   Entah apa kabar lintasan lari yang rutin ...

Rasa Takut dan Penawarnya

Rasa Takut dan Penawarnya

Religi      

15 Feb 2020 | 498


Pernahkah kalian sendirian di rumah dan tiba-tiba listrik padam? Pernahkah kalian sendirian berjalan di jalanan yang gelap? Atau pernahkah kalian sendirian berteduh sendirian di ...