rajabacklink
Jamuan yang Menyenangkan

Jamuan yang Menyenangkan

1 Des 2019
196x
Ditulis oleh : IdeBlog

Pernahkah kau merasa dijamu sebegitu baiknya?
Ketika makananmu sungguh diperhatikan. Bukan hanya makanan utama, bahkan makanan pembuka dan penutupnya tak ketinggalan. Selain itu akomodasimu pun tak lepas dari pengaturan. Beberapa hari lalu aku merasakannya. Dan rasanya, sungguh luar biasa. Ketika kebutuhan kita diperhatikan sedemikian detilnya. Yang membuatku sungguh merasa ‘diperhatikan’ adalah ketika semua tersebut dipersiapkan dengan cinta bukan karena keharusan.  
Yang terpikir setelahnya adalah betapa luar biasanya rencana Dia Sang Maha Perencana, yang menggerakkan ‘hati’ seseorang untuk menunjukkan perhatian kepada sesamanya. Perhatian dari ‘hati’ akan terasa oleh ‘hati’. Penyiapan jamuan dan akomodasi di hari itu, mungkin hanyalah satu sampel kecil yang ada dari sekian jamuan yang ada dalam hidup ini. Terbayang, ada begitu banyak jamuan yang (mungkin) luput dari perhatian juga syukur kita. Allah Maha Perencana, kita ada dalam kepengaturan-Nya tanpa ada yang terlewat. Dia mengatur dengan siapa kita akan berinteraksi; siapa yang menjadi orangtua, adik, kakak, saudara, pasangan, sahabat, teman sekolah, tetangga, teman kerja, dan siapa-siapa lainnya. Dia juga sudah memastikan kita lahir, tumbuh, dan meninggal di mana kelak. Tak henti sampai di situ saja, Dia sudah mengatur SEMUA terkait hambanya (baca: kita) dengan detilnya.
Teringat kisah Nabi Musa AS, ketika Nabi Musa masih bayi, ia menangis dan seluruh negeri di kala itu menjadi heboh. Seluruh negeri kebingungan untuk menenangkan tangisannya. Bayi Musa kala itu tak mau menerima susu dari wanita manapun. Ternyata kehebohan ini adalah jalan dari  Allah untuk mempertemukan bayi Musa dengan ibundanya.
Seperti yang terdapat dalam Quran Surat Al Qashas ayat 2:
Dan Kami cegah dia (Musa) menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui (nya) sebelum itu; maka berkatalah dia (saudara Musa), “ Maukah aku tunjukkan kepadamu. Keluarga yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?”
Jamuan makan di atas mungkin sampel yang tampak jelas kepengaturan-Nya. Namun terkadang dalam hidup tak semua jamuan jelas terasa. Dibutuhkan kejernihan hati dan pikiran untuk dapat menikmati berjuta jamuan yang ada.

Yakinlah bahwa sayang dari Allah ada setiap saat dalam berbagai bentuknya.
Perkuat percaya dan minta dipekakan hati untuk dapat menikmati berbaga bentuk sayang dari Nya.

Baca Juga:
Apa Saja Sih Oleh-oleh Yogyakarta?

Apa Saja Sih Oleh-oleh Yogyakarta?

Wisata      

1 Jan 2020 | 217


Oleh-oleh, ini adalah salah satu benda yang tak bisa dipisahkan dari liburan. Mengapa demikian? Ketika kita bepergian (baca: liburan), kita merasakan keseruan tempat liburan tersebut. Nah, ...

Perlukah Memiliki Berat Badan Ideal?

Perlukah Memiliki Berat Badan Ideal?

Kecantikan      

19 Jan 2020 | 216


Berat badan ideal, ini adalah salah satu hal yang banyak diidam-idamkan orang, baik laki-laki maupun perempuan. Tak jarang orang-orang rela merogoh kantongnya dalam-dalam untuk bisa ...

Drakor vs Reality Show

Drakor vs Reality Show

Hobi      

8 Des 2019 | 279


Korea Selatan, ini adalah salah satu negara yang menciptakan trend dalam tahun-tahun belakangan ini. Yang cukup banyak disukai oleh masyarakat (baca: para wanita, khususnya para ibu dan ...

Menyusun Itinerary Liburan

Menyusun Itinerary Liburan

Tips      

22 Des 2019 | 166


Berlibur, ini bisa dengan atau tanpa rencana yang rapi. Bagi kalian tipe orang yang berlibur dengan rencanan rapi, tentu sudah menyiapkan itinerary atau rencana perjalanan dengan saksama ...

Ketika Kucingmu Melahirkan...

Ketika Kucingmu Melahirkan...

Tips      

14 Jan 2020 | 258


Kucing, ya ini adalah salah satu makhluk lucu yang bisa menarik perhatian kita para manusia. Nah, beberapa waktu lalu kucing tetanggaku baru saja melahirkan. Awalnya aku kaget, ketika aku ...

Pikiran yang Berjalan-jalan...

Pikiran yang Berjalan-jalan...

Inspirasi      

23 Des 2019 | 180


Beberapa waktu lalu aku mendengar percapakan yang kurang lebih isinya mengenai seseorang yang tidak fokus dalam mengerjakan pekerjaannya di kantor. Ini sebenarnya adalah hal yang lumrah ...