
Setiap anak adalah juara sebuah jargon yang selalu dikumandangkan di SD Al Masoem lantas mengapa bisa demikian? Pada dasarnya setiap anak diciptakan berbeda beda, ada yang memiliki bakat di bidang sains, ada yang berbakat dibidang matematika, ada yang berbakat dibidang bahasa, ada yang pintar dalam berbahasa inggris dan bahasa asing, beberapa pintar dalam menggambar tapi kurang pandai dalam menghafal bahkan ada yang secara akademis kurang baik tapi dalam hafalan Al Quran dia baik.
Lantas bagaimana bisa setiap anak adalah juara? Jawabannya sudah jelas. Standar negara kita yang menganggap anak pintar adalah anak yang memiliki nilai raport diatas 9 semua adalah pintar merupakan standar yang penuh dengan kekeliruan, setiap anak adalah juara di bidangnya masing masing maka dari itu penting bagi setiap sekolah untuk bisa mensosialisasikannya kepada orang tua bahwa setiap anak adalah juara minat dan bakatnya masing masing. Tanpa melihat latar belakang dan tanpa melihat batasan atau tingkatan sekolah anak, jenjang pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga atas semua orang tua harus percaya bahwa setiap anak adalah juara.
Makna bahwa semua anak bisa juara adalah bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menjadi juara, terlepas dari latar belakangnya. Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tugas kita adalah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap anak.
Ada beberapa faktor yang dapat mendukung anak untuk menjadi juara, antara lain:
Pembelajaran yang berpusat pada siswa akan membantu anak untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Siswa didorong untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan melakukan eksperimen. Dalam pendidikan di Al Masoem yang sudah berlaku kurikulum merdeka belajar yang disempurnakan dengan kurikulum Al Masoem siswa dituntut untuk bisa aktif dalam setiap pertemuan dengan guru, ini penting untuk mengasah motorik siswa dan bagaimana siswa menyikapi setiap masalah yang ada di kelas. Hal ini juga yang dapat menciptakan suasana belajar yang komprehensif dimana semua pembelajaran berpusat kepada siswa dan guru sebagai mentor saja.
Kurikulum yang komprehensif akan membantu anak untuk mengembangkan berbagai keterampilan, baik akademik, non-akademik, maupun spiritual. Kurikulum yang berlaku di sekolah dengan jargon Cageur Bageur Pinter ini adalah Kurikulum Merdeka Belajar dan Kurikulum Khas Al Ma'soem baik untuk tingkat SD, SMP, SMA dan Pesantren. DImana dalam kurikulum khas Al Masoem ini tidak hanya akademis siswa yang ditingkatkan tapi juga attitude dan akhlak siswa yang dibuat sebaik mungkin agar mampu menjadi santri atau siswa yang berakhlakul karimah.
Guru yang berkualitas akan dapat memahami kebutuhan dan potensi setiap anak. Guru juga akan dapat memberikan bimbingan dan arahan yang tepat kepada anak. Guru Al Masoem termasuk guru yang berkualitas karena ketika ada guru yang melamar mereka akan diseleksi sedemikian rupa sehingga pada wawancara dengan psikolog akan ditanyakan kesiapannya mereka untuk bisa mengikuti aturan sekolah. Lantas mengapa ini penting? Karena berjalannya sebuah peraturan dalam sebuah lembaga akan sangat lancar jika tenaga didik juga memahami dan memiliki metode yang sama antara satu dengan yang lainnya. Ini penting karena jika ada guru yang bersifat berbeda dalam menangani aturan di sekolah maka anak akan merasa dibedakan dengan guru lain dampaknya anak tidak akan segan untuk kembali melanggar peraturan sekolah.
Fasilitas yang memadai akan dapat mendukung pembelajaran dan pengembangan diri anak. Fasilitas yang memadai ini bukan hanya fasilitas yang sekedar ada tapi juga mampu mewadahi setiap potensi siswa di dalamnya. Misalkan lapangan basket dengan ring yang komplit dengan jaringnya dan keadaan lapangan yang mulus, atau Lab komputer yang memiliki komputer dengan spesifikasi yang terbaru, dimana bisa mewadahi setiap potensi anak bidang desain atau coding.
Lingkungan yang kondusif akan dapat mendorong anak untuk belajar dan berkembang. Ciri ciri lingkungan yang kondusif seperti lingkungan yang aman, nyaman jauh dari sampah dan lain sebagainya. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, maka setiap anak memiliki kesempatan untuk menjadi juara.
Berikut adalah beberapa contoh bagaimana kita dapat membantu anak untuk menjadi juara:
Anak membutuhkan dukungan dan motivasi dari orang-orang terdekatnya, seperti orang tua, guru, dan teman-teman. Dukungan dan motivasi tersebut akan dapat membantu anak untuk percaya diri dan meraih cita-citanya.
Anak membutuhkan lingkungan yang mendukung untuk belajar dan berkembang. Lingkungan yang mendukung tersebut dapat diciptakan oleh orang tua, guru, dan masyarakat.
Anak perlu diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai hal. Dengan mencoba berbagai hal, anak akan dapat menemukan potensi yang dimilikinya.
Anak pasti akan mengalami kesulitan dalam perjalanannya untuk menjadi juara. Kita perlu membantu anak untuk mengatasi kesulitan tersebut.
Dengan bekerja sama, kita dapat membantu semua anak untuk menjadi juara.
Kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan original. Kreativitas merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak dini. Anak-anak yang kreatif cenderung lebih inovatif, percaya diri, dan mampu memecahkan masalah dengan cara yang berbeda.
Ada banyak cara untuk mengembangkan kreativitas anak. Salah satunya adalah dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya. Kita juga dapat mendorong anak untuk mencoba hal-hal baru dan berani mengambil resiko. Selain itu, kita juga perlu memberikan dukungan dan motivasi kepada anak agar mereka percaya diri dengan kemampuannya.
Perlu diingat bahwa setiap anak memiliki cara yang berbeda untuk bersinar. Ada anak yang bersinar di bidang akademik, ada yang bersinar di bidang seni, dan ada yang bersinar di bidang olahraga. Kita perlu menghargai setiap cara anak untuk bersinar dan membantu mereka untuk mengembangkan potensinya.
Dengan merayakan kreativitas anak, kita dapat membantu mereka untuk menjadi pribadi yang lebih inovatif, percaya diri, dan mampu memecahkan masalah.
Pernahkah Khawatir Tidak Kebagian Sesuatu?
1 Feb 2020 | 1790
Pernahkah kalian memesan makanan siang di kantor bersama dengan yang lainnya? Nah, ketika pesanan makan siang tiba, kalian sedang tidak di tempat (baca: intinya kalian sedang tidak bisa ...
Bisnis Halal Kebutuhan Sehari-hari yang Menguntungkan
16 Mei 2024 | 893
Bisnis halal kebutuhan sehari-hari yang menguntungkan bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja, caranya sangat mudah yaitu dengan daftar HNI. Memulai bisnis dengan modal yang kecil bisa ...
Membangun Dofollow untuk Website: Strategi Efektif dengan Rajabacklink.com
19 Mei 2025 | 266
Dalam dunia digital yang semakin kompetitif, memiliki backlink berkualitas adalah salah satu kunci untuk meningkatkan visibilitas website Anda di mesin pencari. Salah satu jenis backlink ...
16 Feb 2020 | 2856
Penahkah kalian menonton film dan tiba-tiba tanpa sadar ikut menitikkan air mata ketika ada adegan yang ‘kena’ di hati? Ketika film sudah selesai, ternyata pikiran masih belum ...
Menguak Tren Industri dan Kompetitor melalui Data Sosial Media
17 Maret 2025 | 327
Penggunaan Social Media Monitoring untuk Riset Pasar dan Analisis Kompetitor semakin menjadi hal yang penting bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di pasar yang terus berubah. Dalam ...
Siapa yang Bisa Nolaknya? Dari Cimol Bojot sampai Seblak, Kuliner Bandung Selalu Bikin Kangen
17 Jan 2026 | 78
Bandung selalu punya cara sederhana tapi ampuh untuk membuat siapa pun jatuh cinta, dan salah satu senjatanya adalah makanan khas Bandung yang begitu beragam dan membekas di ingatan. Cimol ...