rajabacklink
Baper dalam Psikologis

Baper dalam Psikologis

16 Feb 2020
332x
Ditulis oleh : Writer

Penahkah kalian menonton film dan tiba-tiba tanpa sadar ikut menitikkan air mata ketika ada adegan yang ‘kena’ di hati? Ketika film sudah selesai, ternyata pikiran masih belum selesai memikirkan film tersebut.

Bagaimana kelanjutan nasib tokoh X tersebut?

Apakah ia akan selamat?

Pertanyaan tidak terhenti sampai di situ saja...

Mengapa ia mengambil keputusan itu?

Itu kan malah menyakiti hati pasangannya?

Bisa ada 1001 tanya tentang adegan-adegan dalam film yang kamu tonton. Baper, begitu bahasa kekiniannya. Baper atau terbawa perasaan ini bisa terjadi kapan pun  atau di mana pun. Bisa baper ketika melihat sesuatu (film, foto, status atau caption di media sosial, benda kenangan, dll), mengunjungi tempat tertentu, atau berinteraksi dengan siapapun (keluarga, pasangan, teman, atasan, bahkan orang asing sekalipun).

Terbawa perasaan adalah salah satu wujud dari tingginya sensifitas seseorang. Dalam psikologi terdapat kelompok highly sensitive person dan juga kelompok empathy. Kelompok pertama adalah orang yang mudah menunjukkan reaksi setelah terstimulus secara emosional. Begitu pula untuk kelompok yang kedua. Perbedaannya terletak pada konsentrasi sensitivitasnya. Pada highly sensitive person, ia berorientasi pada diri. Ketika ia melihat ada sesuatu dan tergugah emosinya. Ia mengaitkan hal tersebut dengan pengalaman dirinya. Sedangkan bagi kelompok empathy, ia tergugah secara emosi karena kepeduliannya terhadap orang yang mengalami sesuatu tersebut.

Bagi higly sensitive person, ia sebenarnya mengalami sensitivitas dalam berbagai penginderaannya. Ia sensitif terhadap apa yang dilihatnya, didengarnya, disentuhnya, dan berbagai indera lainnya. Misalkan ketika ia menonton film. Terbayang ketika ia menonton, ia sangat memperhatikan dengan detil apa yang terjadi di film tersebut. Ia akan peka terhadap segmen demi segmen, dialog para pemainnya, bahkan backsound-nya sekalipun. Ia akan memperhatikan segala sesuatu dengan detil. Termasuk juga bagaimana penulis naskah menuangkan idenya dalam dialog dan alur cerita. Semua tidak akan luput dari seseorang dengan higly sensitive person. Termasuk nantinya ia akan terbawa secara emosi masuk ke dalam film tersebut.

Bagaimana denganmu termasuk ke dalam kelompok mana dirimu?  

Baca Juga:
Waspada dan Hati Hatilah Terhadap Penyakit Jantung

Waspada dan Hati Hatilah Terhadap Penyakit Jantung

Tips      

8 Mei 2020 | 175


Sudah kita ketahui bersama jantung adalah organ utama penyokong hidup manusia. Apabila jantung mengalami masalah, maka kelangsungan hidup manusia akan terpengaruh sangat besar. Untuk itulah ...

Apakah Kamu Pecinta Makanan Kekinian?

Apakah Kamu Pecinta Makanan Kekinian?

Kuliner      

15 Jan 2020 | 352


Dunia kuliner, ini adalah salah satu bidang usaha yang seakan tak pernah mati. Rasanya setiap hari seakan ada saja makanan baru yang meramaikan dunia perkulineran. Baru saja tadi siang aku ...

Menyusun Itinerary Liburan

Menyusun Itinerary Liburan

Tips      

22 Des 2019 | 300


Berlibur, ini bisa dengan atau tanpa rencana yang rapi. Bagi kalian tipe orang yang berlibur dengan rencanan rapi, tentu sudah menyiapkan itinerary atau rencana perjalanan dengan saksama ...

Temukan 'Pesan' Dalam Setiap Peristiwa Yang Engkau Alami!

Temukan 'Pesan' Dalam Setiap Peristiwa Yang Engkau Alami!

Religi      

25 Apr 2020 | 230


Pandemi korona, ini memasuki minggu ke sekian ‘di rumah saja’. Para tenaga medis, pemerintah, dan masyarakat sudah berusaha melalui masa-masa penuh tantangan ini. Tak sedikit ...

Jangan Liat Kesalahan Orang Lain Kita Instropeksi Diri Dulu

Jangan Liat Kesalahan Orang Lain Kita Instropeksi Diri Dulu

Religi      

30 Jul 2020 | 167


Intropeksi diri itu sangat penting , karena jika kita tidak pernah mau melakukan instropeksi diri maka kita akan cenderung menganggap bahwa kita selalu benar dan yang salah itu orang lain. ...

Mengapa Kita Bepergian?

Mengapa Kita Bepergian?

Inspirasi      

27 Des 2019 | 280


Beberapa waktu lalu di angkutan umum, aku mendengar perbincangan antar penumpang. “Jalanan padat ya, ini sudah masuk musim liburan.” “Iya, orang-orang banyak yang ...