MU
Baper dalam Psikologis

Baper dalam Psikologis

16 Feb 2020
753x
Ditulis oleh : Writer

Penahkah kalian menonton film dan tiba-tiba tanpa sadar ikut menitikkan air mata ketika ada adegan yang ‘kena’ di hati? Ketika film sudah selesai, ternyata pikiran masih belum selesai memikirkan film tersebut.

Bagaimana kelanjutan nasib tokoh X tersebut?

Apakah ia akan selamat?

Pertanyaan tidak terhenti sampai di situ saja...

Mengapa ia mengambil keputusan itu?

Itu kan malah menyakiti hati pasangannya?

Bisa ada 1001 tanya tentang adegan-adegan dalam film yang kamu tonton. Baper, begitu bahasa kekiniannya. Baper atau terbawa perasaan ini bisa terjadi kapan pun  atau di mana pun. Bisa baper ketika melihat sesuatu (film, foto, status atau caption di media sosial, benda kenangan, dll), mengunjungi tempat tertentu, atau berinteraksi dengan siapapun (keluarga, pasangan, teman, atasan, bahkan orang asing sekalipun).

Terbawa perasaan adalah salah satu wujud dari tingginya sensifitas seseorang. Dalam psikologi terdapat kelompok highly sensitive person dan juga kelompok empathy. Kelompok pertama adalah orang yang mudah menunjukkan reaksi setelah terstimulus secara emosional. Begitu pula untuk kelompok yang kedua. Perbedaannya terletak pada konsentrasi sensitivitasnya. Pada highly sensitive person, ia berorientasi pada diri. Ketika ia melihat ada sesuatu dan tergugah emosinya. Ia mengaitkan hal tersebut dengan pengalaman dirinya. Sedangkan bagi kelompok empathy, ia tergugah secara emosi karena kepeduliannya terhadap orang yang mengalami sesuatu tersebut.

Bagi higly sensitive person, ia sebenarnya mengalami sensitivitas dalam berbagai penginderaannya. Ia sensitif terhadap apa yang dilihatnya, didengarnya, disentuhnya, dan berbagai indera lainnya. Misalkan ketika ia menonton film. Terbayang ketika ia menonton, ia sangat memperhatikan dengan detil apa yang terjadi di film tersebut. Ia akan peka terhadap segmen demi segmen, dialog para pemainnya, bahkan backsound-nya sekalipun. Ia akan memperhatikan segala sesuatu dengan detil. Termasuk juga bagaimana penulis naskah menuangkan idenya dalam dialog dan alur cerita. Semua tidak akan luput dari seseorang dengan higly sensitive person. Termasuk nantinya ia akan terbawa secara emosi masuk ke dalam film tersebut.

Bagaimana denganmu termasuk ke dalam kelompok mana dirimu?  

Baca Juga:
Virus Korona, Reminder 'Waktu' Bagi Manusia

Virus Korona, Reminder 'Waktu' Bagi Manusia

Inspirasi      

23 Maret 2020 | 492


Menurut data terakhir penyebaran virus korona di Indonesia sampai kemarin sudah mencapai angka 400-an. Angka yang besar bertambah kalau kita liat dari awal Maret kemarin ketika jumlah orang ...

Harta, Hati-hati apakah itu Nimat atau Petaka

Harta, Hati-hati apakah itu Nimat atau Petaka

Religi      

6 Feb 2020 | 604


Harta, Hati-hati apakah itu Nikmat atau Petaka – Semua manusia dibumi ini adalah makhluk yang paling mulia yang diciptakan oleh Allah SWT, betapa banyak orang yang memiliki ilmu agama ...

Membuat Nama FF Keren dan Bagus Sangat Mudah

Membuat Nama FF Keren dan Bagus Sangat Mudah

Tips      

13 Jul 2021 | 303


Bagi yang sering bermain game, game free fire ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian. Game free fire ini adalah satu game pelopor dari game Battle Royal, selain game pubg mobile dan ...

Harus Tau! Ternyata, Tryout UTBK 2020 Ini Sangat Membantu

Harus Tau! Ternyata, Tryout UTBK 2020 Ini Sangat Membantu

     

11 Feb 2020 | 395


Tryout atau bisa di sebut dengan (TO) adalah bentuk ujian sebagai uji coba siswa untuk persiapan menghadapi ujian nasional sedangkan (UTBK) adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer ini ...

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Fashion      

2 Jan 2020 | 706


Sale....Ini adalah hal yang membahagiakan sekaligus hal yang menguji para wanita. Mengapa demikian? Bagaimana tidak, contohnya seperti sale akhir tahun kemarin (di beberapa pusat ...

Semangat Pagi!

Semangat Pagi!

Majalah Dinding      

7 Jan 2020 | 715


“Hari apa ini?” “Hari ini aku akan bertemu dengan client.” “Hari ini aku punya janji dengan kawan.” “Hari ini aku punya target untuk ...