rajabacklink
Ketika Usaha Terbaik (Ikhtiar) Berada di Persimpangan...

Ketika Usaha Terbaik (Ikhtiar) Berada di Persimpangan...

17 Apr 2020
159x
Ditulis oleh : Writer

Belajar itu bisa di mana dan dari mana saja! Hari ini kalimat itu terbukti (lagi). Aku belajar hal yang rasanya tidak kudapatkan di bangku sekolah juga bangku kuliah. Hal yang justru aku dapatkan dari salah satu grup pertemanan yang aku ikuti. Sungguh ada banyak ‘kelas’ yang bisa memberikan pelajaran jika kita menyadarinya. Ketika kita berinteraksi dengan orang-orang yang berdedikasi tinggi (baca: penuh tanggung jawab), ternyata hal ini tidak serta merta urusan pekerjaan selesai karena dikerjakan oleh orang-orang yang bertanggung jawab.

Ternyata ketika pun tugas selesai, bisa ada emosi lho di dalamnya. Ya, emosi yang sering ‘tertangkap’ adalah emosi cemas. Baru kusadari tadi. Ternyata ketika ada seseorang yang bertanya berulang memastikan apakah pekerjaannya sudah tepat atau belum ini bisa mengandung ‘cemas’. Atau bisa juga ketika pekerjaan seseorang selesai dan dia kemudian mengeluhkan betapa tugas tersebut sudah membuatnya menangis atau jungkir balik (baca: intinya itu adalah tugas yang sulit).

Sikap tanggung jawab adalah bagian ikhtiar seseorang dalam menyelesaikan urusan-urusannya. Seseorang yang bertanggung jawab akan berusaha menyelesaikan tugas tak peduli apa pun yang terjadi. Tanggung jawab ini membuat seseorang melakukan ikhtiarnya dengan bersungguh-sungguh. Ternyata ikhtiar ini bisa berada di persimpangan pilihan. Ya, persimpangan pilihan ketika kita akan memilih sikap. Apakah kita akan memilih ‘bersikeras’ berhasil atau menyerahkan hasilnya kepada Allah. Pilihan ini lah yang membawa kita terhadap emosi yang dirasa kemudian. Pilihan ‘bersikeras’ berhasil lah yang ternyata bisa membawa seseorang kepada kecemasan. Sedangkan pilihan menyerahkan hasil kepada Allah akan membawa kita kepada ketenangan hati. Mengapa bisa tenang? Tenang terjadi ketika kita tidak membawa sesuatu yang bukan ‘tugas’ kita. Bukanlah tugas kita menentukan keberhasilan. Menentukan keberhasilan adalah ketentuan Allah.  

Menarik bukan ternyata bisa ada lebih dari padanan sikap tanggung jawab ini. Tanggung jawab bisa disertai dengan cemas. Tanggung jawab juga bisa disertai dengan ketenangan. Pernahkah kalian merasa cemas dalam menuntaskan sesuatu? Cobalah cek kembali pilihan sikap apa yang kalian pilih di persimpangan setelah kalian berikhtiar!

 

Baca Juga:
Perlukah Kita Bersyukur dan Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan

Perlukah Kita Bersyukur dan Nikmat Mana Lagi yang Kau Dustakan

Religi      

6 Apr 2020 | 162


Dalam kehidupan sehari hari yang kita hadapi dan jalani, pastilah kita menemui yang namanya hal-hal yang menyenangkan, menyedihkan, yang biasa biasa saja, tapi apakah kita menyadari bahwa ...

Selamat Pagi, Mulailah Hari Dengan Syukur!

Selamat Pagi, Mulailah Hari Dengan Syukur!

Majalah Dinding      

26 Apr 2020 | 158


Syukuri usiamu Syukuri bangun pagimu Syukuri kesempatan yang diberikan Tuhan padamu   Sukuri ada adanya dirimu Syukuri jiwa dan ragamu Syukuri Allah telah ...

Jahe Menjadi Barang Mahal Karena Manfaatnya Untuk Kecantikan

Jahe Menjadi Barang Mahal Karena Manfaatnya Untuk Kecantikan

Kecantikan      

13 Apr 2020 | 133


Siapa yang tidak mengenal jahe, ya jahe adalah tumbuhan yang bisa ditanam dengan mudah sekaligus manfaatnya yang sangat banyak untuk kesehatan dan kecantikan. Wanita yang fitrahnya ingin ...

Hangout, Nongkrong, Ngopi, Kulineran Itu Ternyata...

Hangout, Nongkrong, Ngopi, Kulineran Itu Ternyata...

Inspirasi      

4 Des 2019 | 302


Hang out, nongkrong, ngopi, kulineran, atau apapun namanya adalah salah satu kegiatan yang umum dilakukan selepas bekerja atau pun kuliah. Mengapa pulang kerja atau kuliah tidak langsung ...

Hidup Akan Lebih Indah Ketika Penuh Dengan Kepedulian...

Hidup Akan Lebih Indah Ketika Penuh Dengan Kepedulian...

Inspirasi      

21 Apr 2020 | 211


Berdoa itu tak cukup hanya mendoakan diri sendiri. Ini adalah salah satu pelajaran dari banyak pelajaran yang diberikan di masa pandemi virus korona ini. Saat ini  Allah sedang ...

Ini Pagimu, Ayo Gunakan Dengan Sepenuh Hati!

Ini Pagimu, Ayo Gunakan Dengan Sepenuh Hati!

Majalah Dinding      

18 Apr 2020 | 172


Ini pagimu... Tak semua orang memiliki pagi sepertimu Ada yang merasakan paginya lagi   Ini pagimu... Rasakan dengan seutuhnya diri Hiruplah segarnya udara ...