
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyerahkan bantuan BPJPH Peduli bagi masyarakat terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya.
Bantuan senilai Rp500 juta bagi masyarakat terdampak bencana alam banjir dan longsor di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, diserahkan oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal kepada Sekretaris Daerah Provinsi Aceh M Nasir.
BRI Gelar Satukan Langkah untuk Sumatra, Komitmen Berikan Bantuan Rp50 Miliar.
Penyerahan bantuan dilakukan di Ruang Potda Kantor Gubernur Provinsi Aceh, bersamaan dengan agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI bersama pimpinan Kementerian/Lembaga, pada Rabu (10/12/2025).
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keprihatinan tersebut, Babe Haikal mengungkapkan keprihatinannya atas bencana alam yang terjadi di Aceh. Ia berharap bantuan yang diserahkan juga bermanfaat untuk membantu masyarakat terdampak di Aceh.
“Bantuan yang kami serahkan hari ini adalah bagian dari komitmen BPJPH untuk hadir bersama warga yang terdampak. Kami siap memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, agar distribusi bantuan dan pemulihan dapat dirasakan masyarakat secepat mungkin,” ungkap Babe Haikal di Aceh, Kamis (10/12/2025).
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Aceh M Nasir di Ruang Potda Kantor Gubernur Provinsi Aceh, Rabu (10/12/2025).
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Aceh M Nasir di Ruang Potda Kantor Gubernur Provinsi Aceh, Rabu (10/12/2025).
Lebih lanjut ia mengatakan, musibah ini tidak hanya menelan korban jiwa dan meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga mengguncang kehidupan masyarakat, pelaku usaha mikro kecil, serta para pendamping dan pelaku layanan halal di daerah terdampak. Untuk itu, lanjutnya, diperlukan solidaritas, kecepatan respon, dan kerja bersama sebagai kunci dalam merespon bencana tersebut. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan mitra dalam ekosistem halal nasional untuk terus bergandeng tangan membantu masyarakat yang sedang berjuang bangkit kembali.
“Bencana ini meninggalkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Aceh. Pemerintah pusat dan daerah, masyarakat dan semua pihak perlu terus berjalan dalam satu tarikan napas untuk memastikan pemulihan berlangsung lancar, cepat dan tepat." tegasnya.
Ketua Tim Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas pihak. “Semua kementerian bersama Komisi VIII DPR RI memobilisasi bantuan agar sampai kepada
masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dari BPJPH, alhamdulillah hari ini telah disalurkan Rp500 juta dan sebelumnya juga ada bantuan logistik sembako,” ungkapnya.
Sebelumnya, Sekda M Nasir menjelaskan bahwa bencana yang terjadi membawa dampak besar bagi wilayah Aceh. Terdapat 18 kabupaten/kota terdampak, dengan 14 wilayah berstatus tanggap darurat dan 4 dalam siaga darurat, lebih dari 150 jembatan putus, 300 ruas jalan terputus, serta lebih dari 1,9 juta jiwa terdampak.
“Kami perlu kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membangun semuanya kembali. Hari ini sudah memasuki hari ke-14, dan kami terus bergerak sebisa yang mampu kami lakukan,” ujar Sekda M Nasir.
Pertemuan di Gedung Gubernur Provinsi Aceh tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur. Selain Komisi VIII DPR dan BPJPH, hadir pula pimpinan Kementerian Sosial, Kementerian PPPA, BNPB, Baznas, BWI, BPKH, Kanwil Kemenag Aceh, serta unsur Forkopimda Aceh. Pertemuan dilanjutkan dengan rangkaian kunjungan ke lokasi pengungsian di Pidie Jaya.
Panduan Lulus CPNS di Tryout.id: Strategi Belajar Lengkap
30 Jan 2026 | 188
Menghadapi seleksi CPNS 2026 memerlukan strategi belajar yang terstruktur, penguasaan materi yang mendalam, dan manajemen waktu yang tepat. Salah satu platform belajar paling efektif untuk ...
6 Jan 2020 | 2049
Mengapa ada pagi? Kadang, tanpa sadar, kita mengeluhkan datangnya pagi. Seolah ketika kita terbangun di pagi hari, pagi seolah-olah mengganggu waktu kita. Mengganggu waktu kita untuk ...
Yang Berani Membubarkan MUI Berhadapan dengan Umat Islam
23 Nov 2021 | 894
Tagar bubarkan Majelis Ulama Indonesia menggema di media sosial pasca adanya penangkapan tiga terduga teroris oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Terduga yang ditangkap tersebut ...
Strategi Jualan Online Tanpa Modal Besar yang Efektif untuk Pemula
27 Mei 2026 | 69
Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk memulai usaha tanpa harus memiliki modal yang besar. Internet membuka akses luas terhadap berbagai ...
Alasan UMKM Wajib Menggunakan Jasa Digital Marketing di Era AI
20 Apr 2025 | 477
Di era digital yang semakin berkembang pesat, kebutuhan untuk memanfaatkan teknologi dalam pemasaran menjadi sangat penting, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah ...
16 Mei 2025 | 406
Saat ini, dunia digital telah menjadi arena utama bagi perkembangan brand. Media sosial menawarkan platform yang sangat berharga bagi setiap pelaku bisnis untuk membangun identitas dan ...