rajabacklink
Kampus Metaverse Uhamka Melahirkan Generasi Tangguh

Kampus Metaverse Uhamka Melahirkan Generasi Tangguh

6 Apr 2022
449x
Ditulis oleh : IdeBlog

Dunia pendidikan saat ini harus ikut perkembangan jaman yaitu semakin majunya dunia teknologi sehingga mau tidak mau dunia pendidikan juga tidak bisa menolak perkembangan teknologi. Dimana dunia sekarang sudah berubah menjadi metaverse, metaverse adalah dunia virtual ciptaan manusia yang didalamnya semua orang bisa melakukan aktivitas sebagaimana halnya di dunia nyata, tetapi dengan teknologi dan fasilitas yang jauh lebih modern dan lebih menakjubkan, seperti halnya Kampus Metaverse yang diterapkan Uhamka.

Istilah Metaverse sendiri sudah ada dalam sebuah novel yang berjudul Snow Crash tahun 1992 yang ditulis oleh Neal Stephenson. Tetapi istilah ini kemudian lebih dikenal lagi setelah Mark Zuckerberg mengganti nama Facebook dengan Meta. Sang founder facebook ini yang kemudian merancang Metaverse yang bisa digunakan dalam dunia pendidikan, kemudian muncullah istilah Kampus Metaverse.

Kampus Metaverse Uhamka melahirkan generasi tangguh, walau dengan pembelajaran yang dilakukan secara daring akhir-akhir ini, namun pendidikan yang diberikan pihak kampus tetap berjalan dengan baik. Dengan pembelajaran metaverse ini semua mahasiswa dan dosen masih dapat melakukan pembelajaran layaknya berada di kampus. Masih bisa berinteraksi, mendengarkan materi, bahkan menyusuri ruang kelas sendiri, seolah-olah berada di ruang kampus.

Cara pebelajaran metaverse ini tentu saja dengan menggunakan alat bantu yang berupa kacamata augmented reality, headset virtual reality dan aplikasi smartphone, internet dan yang lainnya. Adanya metaverse pendidikan ini otomatis dapat memunculkan istilah lain yang dikenal dengan Kampus Metaverse. Dimana dalam konsep metaverse di dunia pendidikan ini secara tidak langsung akan memunculkan beberapa universitas yang mungkin saja akan menerapkan konsep metaverse. Dimana dalam proses belajar mengajar yang sebelumnya hanya dilakukan secara tatap muka dalam bentuk fisik.

Jadi saat ini semua orang bisa berinteraksi secara langsung dengan orang-oang sekitarnya tetapi dalam konsep vitual 3D. dimana orang-orang bisa berinteraksi secara langsung, baik dalam bekerja, bertemu, bermain, menonton sampai belajar mengajar, dengan istilah dan itu fungsi dari Metaverse sekarang ini.

Kemajuan teknologi saat ini tak terkecuali metaverse ini sesungguhnya adalah sebuah cara dan tidak harus dijadikan dasar dalam kehidupan. Tetap saja pembelajaran secara fisik tak tergantikan dengan metaverse ini. Metaverse ini hanya sebagai sasaran untuk dunia pendidikan karena dampak dari pandemi yang berkepanjangan, sehingga agar pemberian materi pembelajaran di sekolah atau kampus tetap berjalan lebih baik walau seluruhnya terdapat di dunia nyata.

Walau Uhamka menerapkan kampus metaverse namun dengan manajemen yang bagus dan mengikuti kemajuan teknologi yang tentu saja diimbangi dengan kualitas tenaga pengajarnya, sehingga Uhamka semakin mendapatkan kepercayaan oleh masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Kampus Virtual yang diselenggarakan oleh Uhamka memang menjadi solusi terbaik di bidang pendidikan saat era globalisasi makin berkembang. Saat aktifitas offline dibatasi maka sistem kampus virtual adalah pilhan terbaik. Semua mahasiswa tetap dapat meraih mimpi dengan sistem pembelajaran virtual.

Mau kuliah tinggal buka laptop dan duduk manis kemudian menerima perkuliahan dari dosen scara jarak jauh. Perbedaan yang cukup signifikan dari proses belajar mengajar secara offline, yang berdampak adalah lebih efesien biaya dan waktu, dan esensi pendidikannya adalah penyampaian pengetahuan dari pengajar ke mahasiswa masih bisa dilakukan meski tidak bertemu secara langsung.

Tingginya biaya kuliah pasca pandemi mengalami perubahan yang begitu cepat dan sangat terakselerasi oleh teknologi. Kampus metaverse dan kampus virtual tentu saja masih tetap memiliki kualitas sama yaitu Uhamka tetap memberikan pendidikan yang terbaik dan waktu lebih efisien sehingga tetap bisa melahirkan generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

Berita Terkait
Baca Juga:
Ketika Banyak Tugas Melanda...

Ketika Banyak Tugas Melanda...

Inspirasi      

12 Jan 2020 | 1260


Bagaimana perasaanmu ketika melihat tumpukan tugas kantor yang menumpuk? Bagaimana perasaanmu ketika melihat juga kamar yang berantakan? Bagaimana perasaanmu ketika melihat di sudut ...

Belajar Kekukuhan Iman dari Asiyah binti Muzahim

Belajar Kekukuhan Iman dari Asiyah binti Muzahim

Religi      

1 Jan 2020 | 870


Hari ini aku mendengar kisah inspiratif yang membuatku berpikir. Tentang perjuangan dan kekukuhan seorang wanita yang sudah dijamin masuk surga oleh Allah. Sebagaimana disebutkan dalam ...

PDIP Pasca-Megawati

PDIP Pasca-Megawati

Majalah Dinding      

10 Sep 2021 | 799


ISU Megawati dilarikan ke Rumah Sakit viral di media sosial. Konon diberitakan berada di ruang ICU dan koma. Petinggi PDIP ada yang membantah dan menyatakan Mega sehat. ...

Sering Tersesat? Yuk,Belajar Kemampuan Bernavigasi dari Kucing!

Sering Tersesat? Yuk,Belajar Kemampuan Bernavigasi dari Kucing!

Tips      

8 Maret 2020 | 821


  Apakah kamu termasuk orang yang sering tersesat? Apakah kamu juga sering lupa terhadap tempat-tempat yang pernah kamu lalui? Atau apakah kamu termasuk orang yang sangat ...

Amalan Dilakukan Seorang Istri yang Malah Menjadi Dosa

Amalan Dilakukan Seorang Istri yang Malah Menjadi Dosa

Religi      

3 Nov 2021 | 306


Tidak setiap amalan selalu akan mendapatkan pahala bagi seorang istri, karena ternyata ada amalan yang bila ia lakukan justru akan menjadi dosa untuknya. Terutama jika amalan yang dilakukan ...

Empat Langkah Pencegahan Pneumonia pada Lansia

Empat Langkah Pencegahan Pneumonia pada Lansia

Kesehatan      

29 Sep 2021 | 391


Pneumonia merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka kematian akibat pneumonia, terutama pada orang lanjut usia (lansia). Pada 2017, lebih dari ...