hijab
Ketika Ironi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Bandung, Begini Kata Ridwan Kamil

Ketika Ironi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Bandung, Begini Kata Ridwan Kamil

27 Okt 2021
1587x
Ditulis oleh : IdeBlog

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tak mempersoalkan tidak adanya stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kota Bandung.

Sebab, warga Kota Bandung yang ingin menggunakan Kereta Cepat difasilitasi kereta feeder dari Stasiun Bandung ke Stasiun Hub Padalarang.

“Jadi nanti pakai Kereta Cepat ke Padalarang, dari Padalarangnya naik kereta khusus. Jadi misalnya orang Bandung ke Kebon Kawung (Stasiun Bandung) ya dia naik kereta khusus sampai Padalarang baru ngabret naik Kereta Cepat sambil menunggu nanti investasinya memungkinkan membangun fundamentalnya di Tegalluar,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (26/10/2021).

Emil pun memaklumi segala dinamika yang terjadi dalam proses pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Sebab, proyek itu merupakan inovasi baru yang pasti menemukan banyak tantangan.

“Karena kewenangannya di pusat jadi setiap berita terkait Kereta Cepat saya permaklumkan karena itu inovasi baru. Ada kenaikan biaya, ada pindah stasiun saya kira saya permaklumkan dulu,” tuturnya.

Maklum stasiun hub dibangun di Padalarang

Emil juga memaklumi mengapa stasiun Hub dibangun di Padalarang. Sebab, pembangunan stasiun membutuhkan biaya yang besar.

“Di Padalarang itu dipilih karena biayanya lebih murah sehingga warga dari mana tinggal pakai jalur kereta existing kira-kira begitu,” jelasnya.

4 stasiun awal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Seperti diketahui, dalam fase awal ada 4 Stasiun yang digunakan untuk melayani penumpang Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yaitu Stasiun Tegalluar, Padalarang, Karawang dan Stasiun Halim (Jakarta).

Pelayanan KCJB akan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna jasa.

Salah satu bentuk integrasi yang dihadirkan adalah dijadikannya Stasiun Padalarang sebagai stasiun hub yang bersisian dengan jalur eksisting KAI di Padalarang.

Keberadaan stasiun ini dinilai dapat meningkatkan konektivitas penumpang dari pusat Kota Bandung dan Cimahi yang akan menggunakan layanan KA Cepat.

Salah satu bentuk integrasi yang dihadirkan adalah dijadikannya Stasiun Padalarang sebagai stasiun hub yang bersisian dengan jalur eksisting KAI di Padalarang.

Keberadaan stasiun ini dinilai dapat meningkatkan konektivitas penumpang dari pusat Kota Bandung dan Cimahi yang akan menggunakan layanan KA Cepat.

“Di Stasiun Hub Padalarang ini, akan terjadi konektivitas yang nyaman bagi penumpang KCJB yang ingin langsung melanjutkan perjalanan ke Kota Cimahi dan Bandung dengan KA Feeder yang dilayani oleh PT KAI,” jelas Presiden Direktur PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi dalam keterangan resminya, sebagaimana dilansir Kompas, Selasa (20/10).

Alasan operasional stasiun hub Padalarang menurut KCIC

Penambahan Stasiun Hub di Padalarang dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

Salah satunya adalah demografi, komersial dan infrastruktur di area Padalarang yang memadai, dan untuk menyasar penumpang yang berasal dari Bandung bagian Barat.

“Stasiun KCJB akan berada di sebelah barat stasiun KA Padalarang. Penumpang yang hendak menggunakan layanan Kereta Cepat dari Padalarang atau sebaliknya akan disediakan KA Feeder menuju stasiun Cimahi dan Bandung,” jelas Dwiyana.

KA Feeder menggunakan rangkaian KRD yang didesain seperti KA Bandara, dan nantinya akan melayani rute dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Bandung serta dapat berhenti di stasiun Cimahi.

Pemberangkatan KA Feeder ini adalah setiap 20 menit pada jam sibuk dan 30 menit di luar jam sibuk atau menyesuaikan operasional kereta cepat.

Adapun durasi perjalanan dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung adalah 18 menit. Jika berhenti di Stasiun Cimahi maka durasi perjalanan menjadi 22 menit.

Pengoperasian Stasiun Tegalluar

Sementara pengoperasian Stasiun Tegalluar diharapkan dapat menyasar penumpang di Bandung bagian Timur, akan terhubung dengan Bus Rapid Transit dan juga taksi.

Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Tegalluar juga memiliki kemudahan aksesibilitas, mulai dari exit tol Padaleunyi arah Jakarta dan aksesibilitas dari dan menuju Gelora Bandung Lautan Api.

Stasiun Walini hanya jadi stasiun pelayanan, untuk kurangi efek membengkaknya biaya.

Lebih lanjut dijelaskan Dwiyana, pada fase pertama pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini, Stasiun Walini belum dimasukkan menjadi stasiun pelayanan mempertimbangkan aspek komersial dan mengingat saat ini PT KCIC sedang melakukan upaya efisiensi dengan mengurangi potensi cost overrun.

Dwiyana menekankan meski terjadi penundaan pembangunan Stasiun Walini, bukan berarti pengerjaan konstruksi di Walini dibatalkan.

Ia menuturkan PT KCIC akan melakukan pembangunan Stasiun Walini di fase selanjutnya sesuai arahan pemegang saham.

“Penundaan pembangunan ini bukan berarti pengerjaan konstruksi di Walini batal. Namun hanya ditunda sementara waktu,” jelasnya.(dbs)

(hajinews)

Baca Juga:
Manfaat Perkembangan Teknologi di Bidang Kesehatan

Manfaat Perkembangan Teknologi di Bidang Kesehatan

Lifestyle      

5 Jul 2024 | 747


Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja kemajuan teknologi dalam moda ...

Cara Meratakan Perut dengan Bumbu Dapur

Cara Meratakan Perut dengan Bumbu Dapur

Tips      

12 Feb 2022 | 1466


Berikut ini ada tips mudah dan murah buat para wanita terutama ibu-ibu yang memiliki perut buncit, masalah perut buncit memang bisa menimbulkan masalah percaya diri bagi beberapa ...

https://masoemuniversity.ac.id

Kenapa Banyak Mahasiswa Asing Pilih Ma'soem University untuk Kuliah di Bandung

Pendidikan      

23 Sep 2024 | 507


Dalam beberapa tahun terakhir, Ma'soem University semakin dikenal di kalangan mahasiswa asing sebagai tempat studi yang menarik di Bandung. Apa saja alasan yang membuat kampus ini ...

Kisah Sukses Alumni Fakultas Peternakan Universitas Udayana di Dunia Kerja

Kisah Sukses Alumni Fakultas Peternakan Universitas Udayana di Dunia Kerja

Pendidikan      

20 Maret 2025 | 433


Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Fapet Unud) telah melahirkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang. Karakteristik pendidikan yang diusung oleh fakultas ini membuat para ...

Rahasia Produk Viral Pakai Jasa Buzzer

Maksimalkan Promosi Produk dengan Bantuan Buzzer Berpengalaman

Bisnis      

15 Apr 2025 | 372


Dalam era digital saat ini, strategi pemasaran yang efektif sangat penting untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencapai hal ini adalah ...

Service Yang Menguntungkan Bagi Perusahaan Anda

Service Yang Menguntungkan Bagi Perusahaan Anda

Bisnis      

25 Mei 2024 | 837


Data analytics consulting service adalah layanan yang sangat penting bagi perusahaan dalam mengelola dan menganalisis data untuk mendukung keputusan bisnis yang lebih efektif. Perusahaan ...