MU
Fenomena Drama Korea Vagabond

Fenomena Drama Korea Vagabond

1 Des 2019
587x
Ditulis oleh : IdeBlog

Vagabond, ini menjadi salah satu dari trending topic yang diperbincangkan warganet beberapa waktu belakangan ini, khususnya minggu lalu. Mengapa minggu lalu? Karena tepat minggu lalu lah Vagabond memasuki episode terakhirnya. Ya, pada minggu lalu-lah tak sedikit warganet yang dibuat baper (sekaligus kesal) dengan episode terakhir Vagabond.

Serial yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar drama Korea ini diputar mulai 20 September 2019. Serial yang dibintangi oleh Lee Seung-gi dan Bae Suzy ini berhasil menempati rating yang cukup tinggi dari satu episode ke episodenya. Serial yang ditunggu-tunggu ini, tak ayal juga membuat para penikmatnya kecewa ketika beberapa kali tidak dapat ditayangkan karena ada siaran olah raga di negeri asalnya (baca: Korea).

Sang penulis berhasil membawa para penikmat drama masuk ke dunia peliknya politik perindustrian pesawat dan juga kenegaraan. Para penikmat drama sukses dibuat lelah bahkan seakan sakit badan ketika menyaksikan aksi baku tembak dan baku hantam Lee Seung-gi dan kawan-kawan. Para penikmat drama juga berhasil dibuat senyum-senyum sendiri ketika menyaksikan adegan romantis Lee Seung-gi dan Bae Suzy. Chemistry antar pemain tampaknya menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk drama ini. Para pemain menunjukkan akting yang tidak main-main. Konon sebagian besar adegan memang dilakukan tanpa pemeran pengganti. Lihatlah,  betapa apa yang dihasilkan dari hati, akan tertangkap juga oleh hati (para penikmat drama).

Menariknya, sang penulis Jang Young-cul dan Jung Kyung-soon tidak hanya berhasil membuat para penikmat drama baper selama drama berlangsung. Sampai episode akhir selesai diputar pun, para penikmat drama masih dibuat baper. Open ending berhasil membuat para penikmat drama tidak puas dengan hanya menonton drama ini sampai 16 episode saja. Menurut kabar terbaru, akan ada kemungkinan kelanjutan drama ini dalam session 2.

Apakah Anda salah satu yang menanti kelanjutan Vagabond ini?

Berita Terkait
Baca Juga:
Terimakasih Tuhan Atas Pagi Kemarin, Pagi Kini, Pagi Pagi Selanjutnya...

Terimakasih Tuhan Atas Pagi Kemarin, Pagi Kini, Pagi Pagi Selanjutnya...

Majalah Dinding      

27 Apr 2020 | 284


Selamat tiba lagi pagi Terimakasih atas tantangan di hari kemarin Kini siap untuk menjalani hari kembali Tantangan kemarin menjadikan kuat di hari ini Pelajaran kemarin menjadi ...

Olahan Bihun Nikmat Saat Kantong Sekarat

Olahan Bihun Nikmat Saat Kantong Sekarat

Kuliner      

1 Jun 2020 | 190


Hidup di perantauan mungkin menjadipilihan banyak orang, ada yang memilih merantau guna melanjutkan pendidikan ada pula yang merantau dengan tujuan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dan ...

Pernahkah Khawatir Tidak Kebagian Sesuatu?

Pernahkah Khawatir Tidak Kebagian Sesuatu?

Inspirasi      

1 Feb 2020 | 269


Pernahkah kalian memesan makanan siang di kantor bersama dengan yang lainnya? Nah, ketika pesanan makan siang tiba, kalian sedang tidak di tempat (baca: intinya kalian sedang tidak bisa ...

Syukur Hari Kemarin yang Dirasa Hari Ini

Syukur Hari Kemarin yang Dirasa Hari Ini

Majalah Dinding      

25 Maret 2020 | 290


Pagi tadi jalanan lengang Sepi tak ada pemakainnya Para pemakai jalan kini beristirahat (sejenak) dari padatnya jalanan   Entah apa kabar lintasan lari yang rutin ...

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Membeli Baju Karena Butuh atau Karena Ingin?

Fashion      

2 Jan 2020 | 414


Sale....Ini adalah hal yang membahagiakan sekaligus hal yang menguji para wanita. Mengapa demikian? Bagaimana tidak, contohnya seperti sale akhir tahun kemarin (di beberapa pusat ...

Naik Apa Ke Kampus atau Kantor Esok Pagi?

Naik Apa Ke Kampus atau Kantor Esok Pagi?

Majalah Dinding      

9 Jan 2020 | 333


Ketika berangkat kuliah atau bekerja... Apakah  kamu pernah merasakan semilirnya angin ketika kamu naik becak? Apakah kamu tidak tergoda untuk menikmati pemandangan jalanan dari ...