rajabacklink
Ini Alasan Mengapa Susu Kental Manis Tak Boleh Diseduh Air Panas

Ini Alasan Mengapa Susu Kental Manis Tak Boleh Diseduh Air Panas

27 Sep 2021
708x
Ditulis oleh : IdeBlog

Selama ini kita mengenal susu kental manis sebagai susu yang diminum. Susu kental manis dikonsumsi bukan hanya oleh orang dewasa namun juga anak-anak termasuk balita.

Rasanya yang manis membuat banyak orang menggunakan susu kental manis untuk berbagai makanan dan minuman karena membuat makanan dan minuman jadi lebih nikmat dan manis.

Namun ternyata susu kental manis tidak dianjurkan untuk digunakan dengan cara diseduh dengan air panas apalagi diminum, sebagaimana yang dilakukan sebagian besar masyarakat.

Berikut beberapa fakta terkait larangan penggunaan susu kental manis dengan cara diseduh dengan air panas, diambil dari berbagai sumber.

1.    Sudah dilarang sejak 2018.

BPOM telah melarang untuk menyeduh susu kental manis menjadi minuman. Larangan itu tertuang pada BPOM nomor 31 tahun 2018 lalu. Dengan adanya larangan itu, maka iklan produk susu kental manis pun dilarang menggunakan visualisasi gambar susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

2.    Hanya digunakan untuk topping makanan.

Dalam regulasi peraturan Badan POM nomor 31 tahun 2018 yang diterbitkan BPOM, disebutkan pula jika susu kental manis sendiri dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai topping makanan saja. Misalnya untuk topping camilan pada martabak, pisang goreng, roti, campuran kopi, cokelat dan lain-lain.

3.    Bukan untuk bayi di bawah 12 bulan.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Rita Endang, menjelaskan jika susu kental manis sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah 12 bulan, apalagi jika dimanfaatkan sebagai pengganti ASI. Jelasnya, susu kental manis bukan untuk bayi berusia di bawah 12 bulan.

4.    Tidak sama dengan susu UHT.

Susu kental manis bukan susu dan susu Ultra High Temperature (UHT). Salah satu yang membedakannya adalah cara pengolahan susu kental manis yang sengaja dibuat dengan tambahan gula sebagai pengawet untuk mencegah kerusakan susu.

Sementara susu UHT dibuat melalui proses dipanaskan di suhu sekitar 135 derajat celcius yang berfungsi untuk membuat susu steril dari mikroba. Susu UHT pun memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dan kadar glukosa yang lebih rendah dibanding susu kental manis.

Oleh karena itu, cara mengkonsumi susu kental manis dan susu UHT pun tidak bisa disamakan.

5.    Memiliki kandungan gula yang tinggi.

Kandungan gula pada susu kental manis sekitar 54 gram setiap 100 gram susu kental manis, oleh sebab itu kebanyakan mengonsumsi susu kental manis dapat mengganggu asupan gizi dan berisiko menjadi penyebab penyakit, termasuk berisiko obesitas. (tvl)

(jernih.co)

Baca Juga:
Mudah dan Cantik! Ini 5 Cara Membuat Bingkai di Microsoft Word

Mudah dan Cantik! Ini 5 Cara Membuat Bingkai di Microsoft Word

Hobi      

19 Mei 2020 | 1207


Anda harus coba membuat bingkai ini supaya di saat Anda harus membuatnya, Anda sudah bisa. Simak cara membuat bingkai di Microsoft Word berikut supaya Anda segera bisa. Di Microsoft Word ...

Merasa Disapa oleh Nikita Mirzani, Bjorka: Halo Nyonya, Saya Tidak Punya Waktu Untuk Melayani Anda

Merasa Disapa oleh Nikita Mirzani, Bjorka: Halo Nyonya, Saya Tidak Punya Waktu Untuk Melayani Anda

Majalah Dinding      

22 Sep 2022 | 66


Hacker Bjorka terus menyebar ancaman kepada para petinggi pemerintahan Indonesia. Melalui akun twitter @bjorkanism19, pada Minggu (18/9/2022) Bjorka memulai cuitannya dengan menyapa ...

Wisata Kuliner di Bandung

Wisata Kuliner di Bandung

Wisata      

22 Des 2019 | 854


Wisata kuliner, ini adalah jenis wisata yang kini banyak menjadi pilihan, baik itu oleh para wisatawan maupun penduduk aslinya sendiri. Nah, di musim liburan ini, kita tengok yuk wisata ...

Harus Tahu Nih, apa sih bedanya jilbab dan kerudung?

Harus Tahu Nih, apa sih bedanya jilbab dan kerudung?

Fashion      

8 Feb 2020 | 897


Hijabers pasti anda sehari hari mengenakan jilbab atau kerudung bukan. Jilbab dan kerudung, apakah keduanya memiliki arti yang sama? Pasti banyak dari anda yang mengira bahwa keduanya ...

Kasus Covid-19 Naik, MUI Tetap Perbolehkan Salat Jumat Berjamaah di Masjid

Kasus Covid-19 Naik, MUI Tetap Perbolehkan Salat Jumat Berjamaah di Masjid

Religi      

7 Feb 2022 | 436


Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak membuat fatwa baru di tengah perkembangan kasus penularan covid-19 yang naik signifikan belakangan ini. MUI mempersilakan Umat Islam melaksanakan salat ...

Pemilu 2024 Ditunda? Hamdan Zoelva: Pandemi COVID-19 Tak Bisa Jadi Pembenaran

Pemilu 2024 Ditunda? Hamdan Zoelva: Pandemi COVID-19 Tak Bisa Jadi Pembenaran

Majalah Dinding      

25 Agu 2021 | 936


Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, dinilai bukan keadaan darurat yang dapat membenarkan penundaan pemilu. Dalam teori hukum, negara dalam keadaan darurat, adalah ...