rajabacklink
Hidup Akan Lebih Indah Ketika Penuh Dengan Kepedulian...

Hidup Akan Lebih Indah Ketika Penuh Dengan Kepedulian...

21 Apr 2020
342x
Ditulis oleh : Writer

Berdoa itu tak cukup hanya mendoakan diri sendiri. Ini adalah salah satu pelajaran dari banyak pelajaran yang diberikan di masa pandemi virus korona ini. Saat ini  Allah sedang mengajarkan kita untuk lebih mencintai sesama. Tak bisa jika yang mengetahui cara pencegahan virus hanya kita sendiri, tak bisa juga jika yang mengenakan masker hanya kita seorang, tak bisa juga jika hanya kita yang sering memcuci tangan, juga tak bisa juga jika hanya kita yang diam di rumah saja, dan ada berbagai hal yang intinya tidak bisa jika hanya kita seorang yang melakukannya.  

Allah sedang mengajarkan kita untuk dapat membina hubungan dengan lebih baik dengan sesama. Mungkin ada tetangga yang jarang berinteraksi dengan kita. Di masa sekarang ketika kita melihatnya keluar rumah tanpa masker misalnya, bagaimana kita tidak tergerak untuk mengingatkannya? Ketika ada saudara kita yang baru pulang bekerja, kita pun akan mengingatkannya untuk langsung mandi. Padahal mungkin selama ini urusan membersihkan diri  (baca: mandi) adalah urusan pribadi yang tampaknya tidak perlu diingatkan lagi. Tapi kini mandi dan cuci tangannya anggota keluarga yang tinggal serumah seakan menjadi tanggung jawab bersama.

Ketika ada anggota keluarga atau tetangga kita yang masih harus bekerja di luar rumah pun, kini menjadi perhatian kita. Bagaimana mereka bisa melakukan proteksi diri di tempat kerjanya juga menjadi salah satu yang kita pikirkan. Setelah berusaha mengingatkan tentang proteksi diri ada doa sebagai penguat usaha. Doa demi doa baik itu yang disadari maupun tidak, kini sering dipanjatkan bukan hanya untuk orang yang kita kenal. Doa untuk para tenaga kesehatan, doa untuk yang terkena virus, doa untuk saudara-saudara yang terdampak pandemi, doa untuk saudara-saudara yang masih harus bekerja di luar rumah, doa untuk saudara-saudara yang tertahan di kota tempat mereka bekerja dan masih harus berjarak dengan anggota keluarganya, dan berbagai doa lainnya.

Semoga semakin banyak yang memahami pelajaran hati dan kepedulian ini. Juga pelajaran bagaimana menggenapkan usaha dengan doa. Terbayang betapa dunia ini akan sangat indah ketika penuh dengan kepedulian.

Baca Juga:
Mau Main Game Offline di Android? Yuk Cari di Sini Saja

Mau Main Game Offline di Android? Yuk Cari di Sini Saja

Hobi      

4 Sep 2020 | 221


Diera milinial seperti sekarang ini, dengan dukungan internet yang cepat dan gadjet yang bertekhnologi tinggi tentunya sangat membantu kita para penggunanya, baik itu membantu pekerjaan, ...

Rahasia Mendapatkan Nikmat

Rahasia Mendapatkan Nikmat

Religi      

22 Des 2019 | 341


Rasa, ini adalah salah satu nikmat yang diberikan Allah pada kita. Rasa? Mengapa bukan makanan yang merupakan nikmat Tuhan? Misal di depan seorang bayi, seorang remaja, dan seorang lanjut ...

Bekal Makan Siang Anak

Bekal Makan Siang Anak

Majalah Dinding      

6 Jan 2020 | 405


“Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa, banyak membeli tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia...” Kurang lebih itu adalah syair lagu yang ...

Ketika Doa Belum Dikabulkan...

Ketika Doa Belum Dikabulkan...

Religi      

9 Feb 2020 | 364


“Berbahagialah jika (masih) ada doamu yang belum terkabul.“ Aku pernah membaca ini beberapa tahun yang lalu. Dulu aku bertanya-tanya sendiri, mengapa kita justru berbahagia ...

Ikhtiar dan Tawakal di Masa Pandemi Covid-19

Ikhtiar dan Tawakal di Masa Pandemi Covid-19

Religi      

4 Apr 2020 | 349


‘Di rumah saja’ kini sudah memasuki akhir minggu ke-3. Bagaimanakah perasaanmu di hari ini? Perasaan apa yang muncul? Takut, sedih, lelah, atau adakah perasaan lainnya? Di akhir ...

Tidak Ada yang Kebetulan, Tidak Ada yang Tanpa Sengaja...

Tidak Ada yang Kebetulan, Tidak Ada yang Tanpa Sengaja...

Majalah Dinding      

20 Feb 2020 | 337


  Ayah-ibumu tidak hanya mampir saja menjadi orang tuamu Temanmu tidak tiba-tiba libur ketika engkau meneleponnya. Hujan tidak serta merta turun sesampainya engkau di ...