rajabacklink
Suka Berfoto VS Enggan Berfoto

Suka Berfoto VS Enggan Berfoto

2 Jan 2020
1842x
Ditulis oleh : IdeBlog

Berfoto ini adalah fenomena yang semakin marak belakangan ini. ada saja alasan mengapa seseorang berfoto di mana dan kapan pun. Berfoto ini bisa dilakukan sendiri atau dalam kelompok (terlepas dari berapa jumlah kelompoknya). Berfoto ini juga bisa dilakukan oleh diri sendiri atau lebih dikenal dengan istilah swafoto, bisa juga dilakukan oleh orang lain. Intinya seseorang mengambil foto yang di dalam foto tersebut ada dirinya.

 

Seperti disebutkan sebelumnya, ada banyak alasan mengapa seseorang ingin berfoto. Kita lihat yuk, alasan apa saja sih itu?

 

Ingin mengabadikan momen

Alasan ini adalah alasan yang paling banyak disebutkan ketika ditanya mengapa seseorang ingin berfoto. Menurut mereka, dengan foto dapat terekam dengan siapa, di mana, kapan ia mengunjungi suatu tempat. Ia ingin mengingat momen tersebut lewat foto yang diambil, kalau bahasa lainnya bisa disebut sebagai kenang-kenangan.

 

Ingin menunjukkan momen kepada orang lain

Ini adalah alasan selanjutnya yang disebutkan oleh orang yang senang berfoto. Menurutnya, ketika kita mengunjungi sebuah tempat atau menikmati sebuah momen, hal tersebut sebaiknya tidak (hanya) disimpan untuk diri sendiri. Semakin banyak momen dibagikan, semakin banyak juga orang yang bisa menikmati momen tersebut.

 

Ingin mempunyai dokumentasi

Ternyata ada juga orang yang memiliki alasan ini. Alasan ini disebutkan oleh beberapa wanita yang sudah mempunyai anak. Ia ingin agar dapat menceritakan kembali pada anaknya kelak, bahwa anaknya pernah melakukan berbagai hal di waktu kecilnya dulu.    

 

 

Ada orang yang gemar berfoto, ada juga orang yang enggan berfoto! Apa saja ya yang menjadi alasan seseorang enggan berfoto di zaman milenial seperti sekarang ini?

 

Momen itu untuk dinikmati

Menurut mereka yang engga berfoto, dengan berfoto justru membuat momen itu jadi kurang penghayatan menikmatinya. Ia akan sangat terganggu, jika sebentar-sebentar ada orang yang memintanya untuk berfoto.

 

Untuk apa berfoto, toh fotonya tidak akan diapa-apakan

Ini alasan berikutnya, menurut mereka, berfoto itu harus jelas tujuannya. Jika foto itu hanya memenuhi memori kamera atau telepon seluler, untuk apa berfoto?

 

Berfoto itu harus ada momen khususnya

Berfoto boleh, tapi tidak juga setiap aktivitas perlu difoto. Misal jika ada momen pernikahan, wisuda, atau perayaan tertentu bolehlah ada momen berfoto. Tapi kalau tidak ada momen khusus, ya tidak usah berfoto.

 

Nah, termasuk kelompok manakah kalian, suka berfoto atau enggan berfoto?

Baca Juga:
Bimbel Online SMP: Belajar Fleksibel Tanpa Batasan Waktu dan Tempat

Bimbel Online SMP: Belajar Fleksibel Tanpa Batasan Waktu dan Tempat

Pendidikan      

7 Maret 2025 | 490


Di era digital saat ini, pendidikan telah mengalami transformasi yang signifikan, salah satunya adalah dengan hadirnya bimbingan belajar online (bimbel online SMP). Pembelajaran yang ...

Rahasia Bikin Konten Viral Menggunakan Jasa Viral

Konten Viral: Cara Jitu Menarik Perhatian Publik dengan Jasa Pembuatan Konten

Bisnis      

24 Maret 2025 | 412


Di era digital saat ini, pembuatan konten yang menarik dan memikat perhatian publik menjadi sangat penting bagi setiap bisnis. Konten viral tidak hanya meningkatkan brand awareness tetapi ...

Mengapa Pelajar Bisa Stres?

Mengapa Pelajar Bisa Stres?

Pendidikan      

3 Des 2019 | 2574


Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan cerita tentang salah satu topik yang dibahas di grup whats app sebuah sekolah menengah atas. Topik yang membuatku berpikir apa alasan di balik ...

pesantren modern di bandung

Apa Saja yang Dipelajari Santri di Pondok?

Pendidikan      

23 Mei 2025 | 662


Pendidikan di pesantren modern di Bandung memiliki karakteristik yang unik dan beragam. Santri, yang merupakan sebutan untuk siswa di pesantren, mendapatkan pendidikan yang tidak hanya ...

strategi backlink

Mengoptimalkan Kehadiran Online dengan Jasa Backlink Berkualitas

Bisnis      

16 Mei 2025 | 436


Dalam dunia digital yang semakin kompetitif, penting bagi setiap pemilik website untuk memahami dan menerapkan strategi backlink untuk website mereka. Backlink adalah tautan yang mengarah ...

Warna-warni Hari...

Warna-warni Hari...

Majalah Dinding      

28 Jan 2020 | 2419


Kelabu, itu salah satu warna Ada waktu ketika hari demi hari berlangit hanya kelabu Ke sana ke mari membawa satu warna itu   Tapi, tahukah kalian? Ada merah, kuning, ...