RajaKomen
Beratnya Mengakui Bahwa Saya Sudah Berbuat Salah

Beratnya Mengakui Bahwa Saya Sudah Berbuat Salah

18 Jun 2020
456x
Ditulis oleh : IdeBlog

Hidup kita didunia ini tak luput dari kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Banyak faktor yang membuat kita berbuat salah, bisa karena kebutuhan, bisa karena emosi, bisa karena ceroboh, bisa karena bahagia, bisa karena lupa, bisa karena terpaksa. Banyak faktor lainnya yang membuat kita jadi berbuat kesalahan, semua manusia tak luput dari kesalahan, baik itu seorang presiden, direktur, pejabat, tukang cukur, rakyat jelata semua pasti  pernah melakukan  kesalahan.

Namun kesalahan itu diminimalisir sehingga tidak sampai menjadikan hal yang fatal, atau kita harus bertanggung jawab atas kesalahan kita itu, semisal bila kita habis memecahkan piring dirumah, sebisa mungkin kita harus membersihkan bekas dari pecahan piring tersebut jangan sampai bekas pecahan piring itu melukai kaki orang lain, dan segeralah kita beritahu orang rumah atas kesalahan yang kita perbuat yaitu memecahkan piring tersebut, memang sangatlah berat bila kita mengakui kesalahan, karena resiko yang akan kita hadapi bilamana kita mengakui kesalahan tersebut, tapi yakinlah bila kita mengakui akan kesalahan yang kita perbuat, pastilah akan meminimalisir dampak yang akan kita hadapi atau temui. Seperti kasus diatas kita tidak sengaja memecahkan piring dirumah,  kita beri tahu orang- orang rumah supaya jangan lewat dulu dikawasan bekas pecahnya piring tadi dikarena belum dibersihkan takut serpihan serpihannya ke injak kaki. Dengan memberitahu atas kesalahan kita itu kemungkinan besar akan meminimalisir atau bisa jadi tidak ada korban kaki yang luka karena kesalahan yang kita perbuat itu, dan bila kita mengakui kesalahan itu walaupun sangatlah berat kita ucapkan, tapi dampaknya akan sangat berarti bagi kita dan orang lain. dan juga semisal kita kena hukuman dari kesalahan yang telah kita perbuat, pastilah akan lebih ringan dari yang kita bayangkan.

Mungkin anda akan berkata kalau contohnya seperti diatas pastilah orang rumah tidak akan marah, coba semisal kita melakukan kesalahan yang besar yang berakibat fatal. Misal kita melakukan kesalahan disebuah pabrik yang mengakibatkan rusaknya mesin industry, sedangkan tidak ada yang tahu bahwasannya kerusakan mesin itu diakibatkan karena faktor kesalahan kita, bilamana kita mengaku keatasan kita bahwasannya mesin tersebut rusak dikarenakan karena keteledoran kita, tentulah atasan kita akan marah besar dan besar kemungkinan kita akan dipecat dari pekerjaan kita. Dalam kasus ini saya tekankan bahwasannya kemungkinan kita di pecat karena keteledoran kita yang mengakibatkan kerusakan mesin tadi, pastilah ada, namun kita haruslah berjiwa besar, kita mengakui kesalahan yang kita perbuat pastilah akan ada resiko yang didapat, bukan hanya diri kita tapi terkadang orang lain, nah dalam kasus ini, bilamana kita tidak mengakui kesalahan itu, dipastikan atasan kita akan memanggil tekhnisi untuk mencari dan memperbaiki kerusakan mesin itu, dan dipastikan akan dicari penyebab kerusakan mesin itu. Apabila kita tidak mengakuinya pastilah akan banyak kerugian yang akan orang lain terima karena kesalahan kita, termasuk kitanya juga. Apakah anda akan bahagia atas kesalahan yang kita berbuat mengakibatkan orang lain atau orang banyak menderita? jangan lah punya sifat seperti itu, sifat itu sangatlah buruk.

Yakinlah bila kita mengakui atas kesalahan yang kita perbuat walaupun akan ada resiko yang kita dapat, kita harus hadapi dan terima, tapi setelah beberapa waktu dilalui akan kita rasakan kenikmatan dari hasil pengakuan kesalahan kita. Kembali kekasus kerusakan mesin tadi, bila kita mengakui kesalahan kita yang mengakibatkan kerusakan mesin itu, mungkin kita dipecat dari tempat kerja kita, tapi yakinlah suatu saat orang orang yang anda selamatkan dari faktor pengakuan kesalahan anda, pasti akan mengakui bahwasannya kita itu termasuk orang yang jujur dan suatu saat mereka akan mengingat keberanian kita dalam mengakui kesalahan itu.

Intinya semua orang pasti akan berat bila mengakui  kesalahannya, dikarenakan semua orang tahu akan konsekuensi atau akibat yang akan diterima dari pengakuan kesalahan  itu, dan akibat yang akan kita terima mungkin bisa sangat pahit, tapi bila kita mengakui kesalahan yang kita terima akan mengakibatkan kita jadi lebih dewasa, lebih berjiwa besar, dan lebih siap menghadapi tantangan hidup, dan secara langsung atau tidak orang orang akan mengakui atau akan memuji kita bahwasannya kita termasuk orang yang jujur dan bertanggung jawab,dibuktikan kita mengakui kesalahan yang kita perbuat, dan akan meringankan pula akibat yang akan diterima oleh kita. Ajarkanlah kepada anak anak kita atau orang lain tentang baiknya mengakui kesalahan.

Berita Terkait
Baca Juga:
Harta, Hati-hati apakah itu Nimat atau Petaka

Harta, Hati-hati apakah itu Nimat atau Petaka

Religi      

6 Feb 2020 | 534


Harta, Hati-hati apakah itu Nikmat atau Petaka – Semua manusia dibumi ini adalah makhluk yang paling mulia yang diciptakan oleh Allah SWT, betapa banyak orang yang memiliki ilmu agama ...

Kuat dan Bertahanlah Ini Hijrahku

Kuat dan Bertahanlah Ini Hijrahku

Tips      

2 Jun 2021 | 85


Sangat sulit memang untuk menjadi seorang wanita yang memutuskan untuk hijrah ke jalan yang lebih baik. Banyak sekali godaan-godaan yang datang sebagai ujian agar tetap istiqamah. Terlebih ...

Bermain ML Mudah Dapet Untung? Ini Nyata Ada Disini Lho

Bermain ML Mudah Dapet Untung? Ini Nyata Ada Disini Lho

Hobi      

30 Jun 2020 | 739


Siapa yang belum mengenal Mobile Legends, mobile legends menjadi salah satu game mobile yang paling beken dengan jumlah pemain hampir mencapai jutaan orang diseluruh dunia. Di Indonesia ...

Mengapa Orang Senang Mendengarkan Musik?

Mengapa Orang Senang Mendengarkan Musik?

Hobi      

23 Feb 2020 | 710


Mendengarkan musik adalah hal yang sering kita lakukan dalam keseharian kita. Mendengarkan musik bisa dilakukan sambil belajar, membaca, menulis, mengerjakan tugas, memasak, berkebun, ...

Semangat Pagi!

Semangat Pagi!

Majalah Dinding      

7 Jan 2020 | 575


“Hari apa ini?” “Hari ini aku akan bertemu dengan client.” “Hari ini aku punya janji dengan kawan.” “Hari ini aku punya target untuk ...

Jaga Jarak, Bentuk Sayang kepada Keluarga di Era Pandemi Virus Korona

Jaga Jarak, Bentuk Sayang kepada Keluarga di Era Pandemi Virus Korona

Inspirasi      

27 Maret 2020 | 637


“Jika sayang, maka jaga jaraklah!” Ini adalah salah satu ungkapan yang berlaku di masa era pandemi virus korona seperti sekarang ini. Bentuk sayang yang memang masih butuh waktu ...