
Adakalanya saat kita melihat ke cermin, dan merasa kagum akan indahnya wajah kita, mata, hidung, bibir, dan kulit yang mulus, masyaAllah...kagum dengan keindahan tersebut. Ketahuilah wahai Saudari Muslimah, bahwa itu semua adalah anugerah dari Allah ta’ala. Sempurnanya penciptaan diri kita sebagai manusia adalah di antara tanda-tanda kebesaran Allah ta’ala.
Tanda-Tanda Kebesaran Allah
Syaikhul Islam At-Tamimi rahimahullah menjelaskan di dalam kitabnya Al-Ushuluts Tsalaatsah, tentang bagaimana kita bisa mengenal Rabb kita adalah dengan ayat-ayatNya dan ciptaan-ciptaanNya. Allah ta’ala berfirman yang artinya :
“Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (Q.S Fushshilat: 37).
Besarnya penciptaan matahari dan bulan, dan indahnya malam dan siang itu merupakan tanda-tanda kebesaran Allah ta’ala yang menciptakannya. Apalagi jika hanya wajah yang cantik nan rupawan, hidung, mata, dan bibir yang sempurna penciptaannya, maka hal ini sangatlah mudah di sisi Allah. Maka dari itu, perlu kita renungi bahwa indahnya penciptaan manusia adalah bukti kebesaran Allah dan syukur kita pada kenikmatan ini haruslah kita sandarkan kepada Allah saja.
Dalam banyaknya harta yang mungkin disebabkan oleh usaha manusia, maka kita harus untuk menisbatkan hal itu semua kepada Allah. Di dalam surat Al-Kahfi ayat 39, Allah menceritakan tentang orang yang mempunyai kebun yang indah, yang artinya :
“Mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan, “MÄ syÄ’allÄh, lÄ quwwata illÄ billÄh” (sungguh, ini semua kehendak Allah. Tidak ada kekuatan apa pun kecuali dengan [pertolongan] Allah).” (Q.S Al-Kahfi: 39)
As-Sa’di rahimahullah di dalam tafsirnya mengatakan, “Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik dan lebih kekal, dan segala sesuatu yang diharapkan dari kebaikan akhirat itu lebih utama daripada apa yang ada di dunia yang orang-orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya.”
Bersyukur Atas Nikmat Allah
Maka dari itu, jangan lupa menyandarkan segala nikmat kepada Allah dengan syukur. Syukur tidaklah hanya pada hati, tapi harus juga diucapkan di lisan dan ditampakkan dengan perbuatan, yaitu dengan cara memanfaatkan nikmat tersebut untuk beribadah kepada Allah ta’ala. Dalam hal ini, kecantikan tidaklah datang kecuali dari Allah dan di antara bentuk syukur adalah dengan merawatnya dan menjaganya dari pandangan-pandangan laki-laki yang bukan mahramnya karena ini adalah salah satu dari bentuk ibadah kepada Allah ta’ala.
Milikilah Rasa Malu
Ibnu Rajab rahimahullah dalam Jami’ul ‘Ulum (199) mengatakan. “Ketahuilah, bahwa rasa malu itu ada 2 macam:
Pertama: Rasa malu yang itu sudah menjadi tabi’at dan watak, tidak perlu diusahakan. Ini adalah anugerah dari Allah kepada hambaNya. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Artinya:
“Rasa malu itu tidaklah memberikan sesuatu kecuali kebaikan.” (H.R Bukhori, No. 6117).
Karena rasa malu akan menahan pelakunya dari perbuatan yang buruk dan akan mendorong seseorang untuk mempunyai akhlak yang baik dan akan menghasilkan iman.
Kedua: Rasa malu yang diusahakan. Rasa malu bisa diusahakan dari mengenal Allah ta’ala, keagunganNya, mendekat padaNya, mengetahui bahwa Allah itu dekat, dan ilmuNya meliputi para hambaNya. Allah-lah yang tahu tentang mata yang khianat dan apa yang ada di dalam dada. Inilah yang disebut dengan muroqobatullah. Ini adalah tujuan iman yang tertinggi, bahkan derajat ihsan yang tertinggi.”
Takjub akan Kecantikan Diri Sendiri
Karena bisa jadi penyakit ‘ain menimpa dirinya sendiri. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
“Terkadang seseorang bisa menimpakan ‘ain pada dirinya sendiri”
Maka, untuk mencegah hal tersebut, hendaknya seseorang itu memperbanyak doa keberkahan dan senantiasa bersyukur dan menyadari bahwa kecantikan itu murni anugerah dari Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Artinya:
“Jika salah seorang kalian melihat sesuatu di dalam dirinya, atau hartanya, atau yang ada pada saudaranya yang membuatmu takjub, maka doakanlah ia dengan keberkahan. Karena sesungguhnya ‘ain itu nyata.” (HR. Al Hakim di dalam Al-Mustadrok No. 7706, sanadnya shahih)
Jika penyakit ‘ain sudah terlanjur menimpanya, maka hendaklah dia meruqyah dirinya sendiri dan berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya dan hilangnya dampak ‘ain pada dirinya.
Di dalam shahihain, hadits dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau berkata, “Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan aku untuk melakukan ruqyah karena ‘ain.”
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa yang Artinya:
“Ya Allah, sebagaimana Engkau memperbagus rupa diriku, maka perbaguslah akhlakku.” (H.R Ibnu Hibban dalam Bulughul Maram No. 451)
Indahnya akhlak adalah sesuatu yang lebih penting untuk kita minta daripada indahnya jasad. Maka, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita untuk meminta keindahan akhlak di atas keindahan jasad di dalam doa kita.
Lengkap! Syarat Pendaftaran Seleksi Mandiri ITB untuk Siswa SMA dan SMK
22 Apr 2025 | 1145
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang banyak diminati oleh siswa SMA dan SMK. Dalam rangka memberikan kesempatan kepada siswa untuk ...
Strategi Belajar Soal IPDN Online Agar Lulus Tes CAT dengan Nilai Tinggi
1 Apr 2026 | 29
Dalam menghadapi seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh intensitas belajar, tetapi juga oleh strategi yang digunakan. Banyak peserta yang telah ...
Temukan 'Pesan' Dalam Setiap Peristiwa Yang Engkau Alami!
25 Apr 2020 | 1665
Pandemi korona, ini memasuki minggu ke sekian ‘di rumah saja’. Para tenaga medis, pemerintah, dan masyarakat sudah berusaha melalui masa-masa penuh tantangan ini. Tak sedikit ...
6 Jan 2020 | 1983
Mengapa ada pagi? Kadang, tanpa sadar, kita mengeluhkan datangnya pagi. Seolah ketika kita terbangun di pagi hari, pagi seolah-olah mengganggu waktu kita. Mengganggu waktu kita untuk ...
Lezatnya Masakan Udang Cah Kangkung: Resep dan Tips Memasak
9 Jul 2024 | 305
Udang cah kangkung merupakan salah satu hidangan istimewa dalam kuliner Indonesia yang memiliki rasa lezat dan kaya akan gizi. Kombinasi udang yang gurih dan kangkung yang segar membuat ...
Ternyata Gampang Banget Dapat Karier Bagus Setelah Lulus dari Ma'soem University
23 Sep 2024 | 610
Banyak yang mungkin berpikir bahwa mendapatkan karier bagus setelah lulus adalah hal yang sulit. Namun, bagi lulusan Ma'soem University di Bandung, hal ini ternyata tidak sesulit yang ...