
Masih mengenai musim hujan...
Ketika hujan tentunya tidak aneh bukan jika banyak genangan air di jalanan.
Pernahkah kamu terkena cipratan air di jalanan?
Bagaimana rasanya ketika pakaian kita terkena cipratan air, sedangkan di kala itu kita hendak pergi kerja atau pergi ke tempat lainnya?
Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai apa yang kita rasakan ketika kita terkena cipratan air. Kita coba terlebih dahulu untuk memikirkan mengapa seseorang bisa mencipratkan air dari genangan di jalanan. Ok, kita coba runut satu per satu. Setiap orang ada di jalanan karena suatu alasan. Nah, ini pun berlaku pada ‘penciprat’ (baca: orang yang kendaraannya mencipratkan air ke pengendara kendaraan lainnya) dan juga ‘terciprat’ (baca: orang yang terkena air dari pengendara lain).
Ada banyak faktor mengapa seseorang menciprati orang lain di jalan. Bisa jadi dalam berkendaraan, ia tidak melihat ada genangan. Ia tidak sadar ketika berkendara, ia membuat tidak nyaman pengendara lainnya. Jangankan menyadari, melihat genangannya saja tidak.
Bagi yang terciprat, bisa ada banyak perasaan uang dirasa. Kesal, marah, sedih, adalah emosi yang umum terjadi. Dan ketika seseorang merasa kesal, marah, atau sedih, tak terbayangkan apa yang ada di dalam pikiran. Bisa jadi berpiir tentang hal buruk tapi bisa jadi juga tidak. Ini tergantung dari pola pikir masing-masing.
‘Ciprat-menciprat’, sebenarnya adalah hal yang mungkin terjadi bukan hanya di musim hujan saja. Hanya saja hal yang dicipratkan bukanlah air seperti yang terjadi dari genangan di musim hujan. Dalam kehidupan nyata, hal ini adalah hal yang umum terjadi pada setiap orang, ketika seseorang ‘terciprat’ oleh emosi orang lain. Hampir sama dengan air dari genangan yang terciprat ke orang lain. Jangankan disadari, dilihat saja tidak.
Lantas apa yang bisa kita lakukan? Melihat! Lihatlah dengan jelas apa yang sedang terjadi (pada diri). Sadari! Apa yang bisa terjadi jika diri ini ‘mencipratkan’ sesuatu. Ya, melihat diri atau bahasa kerennya adalah introspeksi adalah hal yang perlu dilakukan oleh setiap orang agar tidak melukai lainnya.
Apakah kamu pernah menjadi ‘penciprat’? Atau justru orang yang ‘terciprati’?
Analisis Pola Soal UTUL UGM 2026: Tipe Soal yang Harus Dipahami
22 Maret 2025 | 458
UTUL (Ujian Tulis UGM) adalah salah satu jalur masuk Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diikuti oleh banyak calon mahasiswa. Dalam menghadapi UTUL UGM 2026, penting bagi peserta untuk ...
Membangun Antusiasme Pemilih Melalui Narasi Positif di Media Sosial
8 Mei 2025 | 368
Di era digital saat ini, media sosial memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perilaku pemilih, terutama menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Membangun antusiasme pemilih tidak ...
Panduan Menaklukkan Kompetisi Akademis di Sekolah
28 Nov 2023 | 960
Siapa sih yang tidak mau menjadi juara dalam kompetisi akademis di sekolah? Hampir semua orang mau, tapi tidak semua orang paham bagaimana cara menaklukan kompetensi akademis di sekolah. ...
Strategi Manajemen Reputasi Online untuk Mengatasi Ulasan Negatif di Website
14 Maret 2025 | 410
Di era digital saat ini, reputasi online menjadi salah satu aset terpenting bagi bisnis. Sebagai penghubung antara perusahaan dan konsumennya, website berperan besar dalam mempengaruhi ...
Promosi Produk yang Benar Mampu Mendatangkan Keuntungan bagi Bisnis
9 Jul 2024 | 279
Promosi produk merupakan salah satu strategi yang sangat penting dalam mengembangkan bisnis. Dengan melakukan promosi produk yang tepat, bisnis dapat menjangkau pasar yang lebih luas, ...
Penguatan Kepercayaan Konsumen Digital untuk Menjawab Tantangan Digital Marketing 2026
3 Feb 2026 | 79
Perkembangan ekosistem digital menempatkan kepercayaan konsumen sebagai faktor krusial dalam keberhasilan pemasaran. Di tengah perubahan cepat teknologi dan informasi, muncul pertanyaan ...