rajatraffic
Belajar dari Genangan Air...

Belajar dari Genangan Air...

18 Des 2019
320x
Ditulis oleh : IdeBlog

Masih mengenai musim hujan...

Ketika hujan tentunya tidak aneh bukan jika banyak genangan air di jalanan.

Pernahkah kamu terkena cipratan air di jalanan?

Bagaimana rasanya ketika pakaian kita terkena cipratan air, sedangkan di kala itu kita hendak pergi kerja atau pergi ke tempat lainnya?

Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai apa yang kita rasakan ketika kita terkena cipratan air. Kita coba terlebih dahulu untuk memikirkan mengapa seseorang bisa mencipratkan air dari genangan di jalanan. Ok, kita coba runut satu per satu. Setiap orang ada di jalanan karena suatu alasan. Nah, ini pun berlaku pada ‘penciprat’ (baca: orang yang kendaraannya mencipratkan air ke pengendara kendaraan lainnya) dan juga ‘terciprat’ (baca: orang yang terkena air dari pengendara lain).

Ada banyak faktor mengapa seseorang menciprati orang lain di jalan. Bisa jadi dalam berkendaraan, ia tidak melihat ada genangan. Ia tidak sadar ketika berkendara, ia membuat tidak nyaman pengendara lainnya. Jangankan menyadari, melihat genangannya saja tidak.

Bagi yang terciprat, bisa ada banyak perasaan uang dirasa. Kesal, marah, sedih, adalah emosi yang umum terjadi. Dan ketika seseorang merasa kesal, marah, atau sedih, tak terbayangkan apa yang ada di dalam pikiran. Bisa jadi berpiir tentang hal buruk tapi bisa jadi juga tidak. Ini tergantung dari pola pikir masing-masing.

‘Ciprat-menciprat’, sebenarnya adalah hal yang mungkin terjadi bukan hanya di musim hujan saja. Hanya saja hal yang dicipratkan bukanlah air seperti yang terjadi dari genangan di musim hujan.  Dalam kehidupan nyata, hal ini adalah hal yang umum terjadi pada setiap orang, ketika seseorang ‘terciprat’ oleh emosi orang lain. Hampir sama dengan air dari genangan yang terciprat ke orang lain. Jangankan disadari, dilihat saja tidak.

Lantas apa yang bisa kita lakukan? Melihat! Lihatlah dengan jelas apa yang sedang terjadi (pada diri). Sadari! Apa yang bisa terjadi jika diri ini ‘mencipratkan’ sesuatu. Ya, melihat diri atau bahasa kerennya adalah introspeksi adalah hal yang perlu dilakukan oleh setiap orang agar tidak melukai lainnya.

Apakah kamu pernah menjadi ‘penciprat’? Atau justru orang yang ‘terciprati’?

Berita Terkait
Baca Juga:
Memiliki Rumah Impian adalah Idaman Semua Orang

Memiliki Rumah Impian adalah Idaman Semua Orang

Inspirasi      

21 Jul 2020 | 184


Memiliki sebuah rumah adalah impian semua orang yang sudah mempunyai keluarga, apalagi untuk keluarga yang baru menikah, tentu saja memimpikan sebuah rumah untuk ditinggali bersama keluarga ...

Rahasia Mendapatkan Nikmat

Rahasia Mendapatkan Nikmat

Religi      

22 Des 2019 | 317


Rasa, ini adalah salah satu nikmat yang diberikan Allah pada kita. Rasa? Mengapa bukan makanan yang merupakan nikmat Tuhan? Misal di depan seorang bayi, seorang remaja, dan seorang lanjut ...

Bagaimana Kita Bisa Hadapi Virus Korona?

Bagaimana Kita Bisa Hadapi Virus Korona?

Religi      

3 Maret 2020 | 298


Virus Korona, kata ini seakan terngiang-ngiang di pikiran dalam beberapa waktu belakangan ini. Berawal dari awal tahun ini, ketika di beritakan telah terjadinya wabah yang bersumber dari ...

Hewan di Sekitar Kita dan Misi (Rahasianya)...

Hewan di Sekitar Kita dan Misi (Rahasianya)...

Majalah Dinding      

9 Maret 2020 | 318


Hei, pernahkah kalian memperhatikan ada berapa jenis hewan yang ada di sekitar kita? Sebut saja kucing, ayam, burung, kupu-kupu, ngengat, capung, ulat, nyamuk, cicak, lalat, dan berbagai ...

Pentingnya Bulan Madu Kedua untuk Pasangan yang Sudah Lama Berumah Tangga

Pentingnya Bulan Madu Kedua untuk Pasangan yang Sudah Lama Berumah Tangga

Tips      

8 Jun 2020 | 185


Menurut anda, pentingkah melakukan bulan madu kedua setelah menikah selama bertahun-tahun dengan pasangan? Sebelum membicarakan tentang penting atau tidaknya bulan madu seperti ini, maka ...

Warna-warni Hari...

Warna-warni Hari...

Majalah Dinding      

28 Jan 2020 | 300


Kelabu, itu salah satu warna Ada waktu ketika hari demi hari berlangit hanya kelabu Ke sana ke mari membawa satu warna itu   Tapi, tahukah kalian? Ada merah, kuning, ...