rajatv
Tak Ada yang Kebetulan...

Tak Ada yang Kebetulan...

11 Jan 2020
449x
Ditulis oleh : IdeBlog

Irisan, ternyata ini bukan hanya ada dalam diagram venn di pelajaran matematika. Irisan adalah salah satu hal yang terjadi dalam hidup kita, dia, dan mereka. Kehidupan ini terikat oleh waktu dan juga tempat. Kita sebagai tokoh ‘cerita’ kehidupan ini tidaklah hidup sendirian. Kita hidup bersama bersama dengan tokoh-tokoh cerita kehidupan lainnya.

 

Pernahkah kalian melihat film dan di dalamnya ada 2 tokoh yang hampir saja bertemu? Atau ada juga 2 tokoh yang berasal dari tempat yang sangan jauh terpisah, namun alur cerita kehidupan (baca: perjalanan hidup) mereka akhirnya mempertemukan mereka. Ternyata adegan jadi atau tidak nya sebuah pertemuan ada juga di dalam kehidupan nyata lho! Terjadinya pertemuan atau tidak terjadinya sebuah pertemuan sudah diatur.

 

Hal ini seperti yang disebutkan dalam Al Quran Surat Al Qamar ayat 53:

“Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.”

 

Juga disebutkan dalam Ar Ra’d ayat 2:

“Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu.”

 

Terkadang tanpa sadar, kita pernah menyesali mengapa sesuatu terjadi. Atau pernah juga kita meminta sesuatu terjadi sesuai dengan keinginan kita dan kecewa ketika keinginan tersebut tidak terwujud. Jika kita melihat Ar Ra’d ayat 2 di atas, jelas-jelas disebutkan bahwa semua sudah diatur oleh-Nya termasuk urusan manusia. Pertemuan dengan siapa, pukul berapa, di tempat mana, sudah ada dalam perencanaan-Nya. Tugas kita  menjalani alur cerita kehidupan ini dan yakin atas semua kepengaturan-Nya. Suka, duka, semua sudah ada dalam ‘cetak biru’ kehidupan setiap hambaNya. Tak ada yang kebetulan. Tak ada juga pertemuan yang luput dari kepengaturan-Nya.

 

Jika merasa bahwa ada pertemuan yang engkau inginkan namun belum terjadi, yakinlah bahwa ini adalah alur (cerita kehidupan) terbaik yang dipilihkan Allah untukmu. Ada sesuatu yang perlu engkau pelajari dahulu dari kejadian ini. Salah satu ustadz juga pernah menyebutkan bahwa ketika ada harapanmu yang belum terpenuhi, ini karena Allah tahu bahaya yang akan menimpa di balik harapan kita tersebut.

 

Yuk, sampaikan harapan akan terjadinya ‘irisan-irisan’ ini dalam doa dan yakin atas pilihan-Nya untuk kita!

Baca Juga:
Suka Berfoto VS Enggan Berfoto

Suka Berfoto VS Enggan Berfoto

Hobi      

2 Jan 2020 | 338


Berfoto ini adalah fenomena yang semakin marak belakangan ini. ada saja alasan mengapa seseorang berfoto di mana dan kapan pun. Berfoto ini bisa dilakukan sendiri atau dalam kelompok ...

Apakah Menonton Serial Drama Itu Bermanfaat?

Apakah Menonton Serial Drama Itu Bermanfaat?

Hobi      

4 Maret 2020 | 368


Menonton serial drama, ini adalah salah satu hobi yang mungkin menjadi favorit kaum hawa. Memang, menonton serial drama adalah hobi yang bisa memakan waktu. Bahkan terkadang bisa membuat ...

Ikhtiar dan Tawakal di Masa Pandemi Covid-19

Ikhtiar dan Tawakal di Masa Pandemi Covid-19

Religi      

4 Apr 2020 | 356


‘Di rumah saja’ kini sudah memasuki akhir minggu ke-3. Bagaimanakah perasaanmu di hari ini? Perasaan apa yang muncul? Takut, sedih, lelah, atau adakah perasaan lainnya? Di akhir ...

Bingung dengan Kemandirian Anak?

Bingung dengan Kemandirian Anak?

Pendidikan      

25 Jan 2020 | 383


Ada satu isu yang sering dibahas di kalangan para orangtua belakangan ini. “Waduh, kenapa anak saya ngga mau belajar padahal besok ulangan?” “Bingung deh, anak saya ...

Yuk, ke Musium Pos Bandung!

Yuk, ke Musium Pos Bandung!

Wisata      

1 Des 2019 | 402


“Libur telah tiba, libur telah tiba...” Lirik lagu liburan yang dulu dipopulerkan oleh Tasya rasanya sungguh cocok menjadi theme song untuk anak-anak sekolah sekarang ini.  ...

Mengapa Ada Pagi?

Mengapa Ada Pagi?

Religi      

6 Jan 2020 | 395


Mengapa ada pagi? Kadang, tanpa sadar, kita mengeluhkan datangnya pagi. Seolah ketika kita terbangun di pagi hari, pagi seolah-olah mengganggu waktu kita. Mengganggu waktu kita untuk ...