rajapress
Penjelasan Ahli Biologi Bongkar Fakta Mengejutkan Hasil Rontgen Pasien Covid-19 yang Sudah dan Belum Divaksin

Penjelasan Ahli Biologi Bongkar Fakta Mengejutkan Hasil Rontgen Pasien Covid-19 yang Sudah dan Belum Divaksin

6 Okt 2021
2262x
Ditulis oleh : IdeBlog

Vaksinasi covid-19 kini telah menyebar ke seluruh dunia.

Tak terkecuali juga Indonesia.

Pemerintah Indonesia hingga kini terus melakukan penyebaran vaksinasi covid-19 ke seluruh daerah.

Pengaruh vaksin pun kini mulai terlihat.

Seperti yang kita ketahui bahwa orang yang telah menerima vaksin Covid-19 namun terinfeksi virus Corona itu akan mengalami gejala yang lebih ringan dibandingkan orang yang belum melakukan vaksin.

Seperti yang terlihat jelas adalah kondisi paru-paru orang yang sudah divaksin dan belum divaksin saat di rontgen.

Pada pasien terinfeksi virus Covid-19 yang belum pernah divaksinasi Covid-19, nampak kondisi paru-parunya terlihat seperti tertutupi oleh asap kelabu.

Sedangkan kondisi hasil rontgen pasien Covid-19, yang sudah pernah mendapatkan vaksinasi, terlihat lebih bersih.

Hal ini kemudian membuat banyak orang mempertanyakan, benarkah vaksin Covid-19 bisa melindungi paru-paru?

Untuk menjawab persoalan ini, berikut ini penjelasan ahli.

Dilansir dari Kompas.com, ahli biologi molekuler Ahmad Utomo menegaskan bahwa perbedaan kondisi paru antara pasien terinfeksi Covid-19 yang pernah dan tidak mendapatkan vaksinasi adalah benar.

Sebelum mengetahui apa yang membuat kedua kondisi itu terjadi, Anda harus memahami lebih dulu fungsi atau kinerja dari vaksinasi Covid-19.

Vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke dalam tubuh kita, utamanya akan memunculkan antibodi di rongga napas bawah.

Antibodi di rongga napas bawah ini berfungsi memberikan perlindungan terhadap organ paru di dalam tubuh.

Hal ini terjadi, karena tipe antibodi yang muncul akibat vaksinasi injeksi di bahu adalah IgG (Immunoglobulin G).

Antibodi tipe IgG ini umumnya banyak bersirkulasi di pembuluh darah terutama paru. Sedangkan, antibodi yang terbentuk akibat vaksin Covid-19 itu relatif sedikit muncul di rongga napas atas.

Sebab, seharusnya kita membutuhkan antibodi tipe IgA (Immunoglobulin A) untuk membantu pertahanan di area rongga napas atas.

“Tipe IgA antibodi, yaitu tipe antibodi yang tersekresi di kelenjar rongga napas atas tidak banyak muncul akibat vaksin di bahu (jenis vaksin Covid-19 yang ada saat ini),” ujarnya.

Bagian rongga napas atas yang dimaksud adalah saluran pernapasan bagian mulut, tenggorokan, dan hidung.

“Maka wajar orang yang sudah divaksin (Covid-19) masih bisa terinfeksi di rongga napas atas (hasil tes PCR Covid-19 positif), tapi gejalanya ringan tidak sampai berat,” kata Ahmad kepada Kompas.com, Senin (4/10/2021).

Seperti diketahui, Covid-19 dapat menular atau menginfeksi tubuh seseorang melalui mulut, hidung, dan juga mata.

Terutama saat droplet atau airborne yang berisi virus SARS-CoV-2 masuk melalui ketiga bagian tubuh tersebut, virus akan mulai menyebar dan menyerang berbagai organ di dalam tubuh, serta mengakibatkan terjadinya banyak keluhan.

Dengan begitu, artinya virus SARS-CoV-2 tidak bisa tiba-tiba merusak organ paru, kecuali melalui organ saluran napas atas yang tidak terbenuk antibodi itu.

Jadi itu tadi penjelasan mengapa vaksin sangat berpengaruh pada paru-paru, untuk itu segeralah lakukan vaksin.

Sebab vaksinasi merupakan salah satu cara ampuh untuk mencegah kita tertular dan mengurangi risiko berat.

Dilansir dari Tribunnews.com, kata Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan menjelaskan semua merek vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia sudah melewati kajian pakar dan BPOM.

“Jadi, semua sudah terbukti efektif dan aman. Jadi masyarakat harus segera vaksinasi saat mereka dapat kesempatan,” ujar Iwan.

Menurut dia, ada masyarakat yang masih pilih-pilih merek vaksin karena terpengaruh informasi tentang efektifitas vaksin, efek samping yang beragam, dan hoaks.

Epidemiolog Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada Riris Andono Ahmad menilai banyak hal yang melatarbelakangi masyarakat pilih-pilih merek vaksin.

“Kemungkinan karena informasi yang beredar terkait masing-masing vaksin,” kata Riris.

Riris juga menilai risiko masyarakat yang terus pilih-pilih merek vaksin adalah terinfeksi virus Covid-19 hingga mengalami keparahan.

Riris menyampaikan bahwa vaksin yang tersedia di Indonesia saat ini adalah vaksin terbaik. (grid)

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Cepat Monetize Dengan Cara Beli Subscriber Youtube

Beli Subscriber YouTube: Cara Mudah Tingkatkan Kredibilitas

Bisnis      

8 Apr 2025 | 316


YouTube telah menjadi salah satu platform terpopuler untuk berbagi konten, tetapi pertumbuhan subscriber seringkali menjadi tantangan bagi para kreator. Banyak yang mencari cara untuk ...

pesantren modern di bandung

Pesantren Tanpa Pengabdian: Apakah Ini Pilihan yang Baik?

Pendidikan      

26 Maret 2025 | 203


Pesantren menjadi salah satu pilar penting dalam pendidikan Islam di Indonesia. Tradisi pengajaran agama dan nilai-nilai moral yang ditanamkan di pesantren membantu membentuk karakter ...

Strategi Social Commerce Terintegrasi untuk Menghadapi Tren Online Marketing 2026

Strategi Social Commerce Terintegrasi untuk Menghadapi Tren Online Marketing 2026

Tips      

15 Feb 2026 | 95


Perkembangan media sosial yang semakin multifungsi mendorong lahirnya strategi social commerce terintegrasi sebagai respons terhadap tren online marketing 2026. Media sosial tidak lagi ...

sosial media

Cara Efektif Meningkatkan Kinerja Brand dengan Pemantauan Media Sosial

Tips      

27 Apr 2025 | 392


Dalam era digital yang semakin berkembang, pemantauan media sosial telah menjadi salah satu alat paling penting untuk meningkatkan kinerja brand. Mengingat banyaknya interaksi dan diskusi ...

Tips Cara Memulai Bisnis Online: Langkah-langkah untuk Memulai Bisnis dari Nol di Era Digital

Tips Cara Memulai Bisnis Online: Langkah-langkah untuk Memulai Bisnis dari Nol di Era Digital

Tips      

27 Jun 2024 | 311


Dalam era digital yang semakin berkembang, bisnis online telah menjadi pilihan banyak orang untuk memulai usaha mereka sendiri. Memulai bisnis online bisa menjadi langkah yang menarik dan ...

Bagaimana Jasa Sebar Link Membantu UMKM Tumbuh di Era Digital

Bagaimana Jasa Sebar Link Membantu UMKM Tumbuh di Era Digital

Tips      

22 Apr 2025 | 415


Di era digital saat ini, keberadaan internet telah mengubah cara bisnis beroperasi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu aspek penting dalam pemasaran online adalah ...