
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 13 kosmetik ilegal yang berbahaya karena menyebabkan kanker. Ada juga 8 obat tradisional yang dapat menyebabkan penyakit ginjal dan hati.
“Di lapangan BPOM masih saja menemukan produk seperti HN, Natural 99, dan lainnya yang mengandung bahan dilarang seperti merkuri,” terang BPOM dalam keterangannya dilansir dari detikHealth, Sabtu (1/7/2023).
Kebanyakan dari produk tersebut dianggap mengandung bahan merkuri. Bahan yang sangat dilarang dalam pemakaian kosmetik ataupun skincare.
“Padahal pemakaian bahan yang dilarang seperti merkuri untuk kulit sangat berbahaya, bisa menimbulkan efek negatif dan yang terparah adalah kanker kulit,” tambah BPOM.
BPOM mengungkap peredaran kosmetik ilegal banyak diperjualbelikan melalui media sosial. Berdasarkan hasil patroli siber obat dan makanan ilegal di periode Januari 2022 hingga April 2023 terdapat 300 link penjualan produk tanpa izin edar yang berisiko bagi kesehatan.
Dalam penelusuran BPOM itu, ada 42,47 persen di antaranya adalah obat. Kosmetik menjadi produk ilegal terbanyak kedua yang ditemukan yakni 21,08 persen, disusul pangan olahan, obat tradisional, hingga suplemen kesehatan.
BPOM menyebutkan ada 81.456 link tautan penjualan kosmetik ilegal di 2022. Sementara per Januari hingga April 2023 sebanyak 40.339 link.
“Link penjualan produk obat dan makanan ilegal hasil patroli siber BPOM dilakukan penurunan link secara kolaboratif dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan platform marketplace,” terang BPOM.
Berdasarkan data BPOM, berikut daftar kosmetik ilegal yang berbahaya bagi kesehatan:
BPOM mengimbau jika masih menemukan produk serupa di pasaran, agar segera melapor melalui HaloBPOM 1500533 dan akun media sosial resmi BPOM di Instagram maupun Twitter, dan Facebook.
Kepala BPOM RI Penny K Lukito juga mengungkap obat-obatan tradisional ilegal juga banyak beredar di Indonesia. Sepanjang 2022, ada 777 kasus obat tradisional ilegal yang keamanannya tidak bisa dipastikan.
“Sedangkan obat tradisional mengandung bahan kimia obat berisiko terhadap kesehatan organ tubuh, seperti ginjal dan hati,” terang Penny.
Berikut produk tradisional ilegal di Indonesia:
Sumber: detik
Manfaat Tadarus Al-Qur'an di Bulan Ramadan bagi Kehidupan Spiritual
10 Maret 2025 | 277
Bulan Ramadan, yang pada tahun 2025 dimulai sekitar tanggal 1 Maret, merupakan momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan keimanan dan kedekatan dengan Allah SWT. Salah satu ibadah ...
Ini Pagimu, Ayo Gunakan Dengan Sepenuh Hati!
18 Apr 2020 | 1673
Ini pagimu... Tak semua orang memiliki pagi sepertimu Ada yang merasakan paginya lagi Ini pagimu... Rasakan dengan seutuhnya diri Hiruplah segarnya udara ...
Komitmen PAFI Tanjung Keramat dalam Meningkatkan Kompetensi Ahli Farmasi
4 Agu 2024 | 693
PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) adalah organisasi yang mampu memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan farmasi ...
Cawe-Cawe Presiden: Strategi Jokowi untuk Lanjutkan Proyek IKN dan Kesuksesan Anak Mantu
27 Sep 2023 | 455
Di dunia politik, perubahan kekuasaan adalah hal yang tak terhindarkan. Bahkan presiden pun harus mengakui bahwa masa jabatannya akan berakhir, dan tugasnya adalah memastikan masa depan ...
Gaji dan Tunjangan CPNS vs. PPPK: Lebih Menguntungkan yang Mana?
4 Maret 2025 | 573
Dalam dunia kerja pemerintahan di Indonesia, terdapat dua jalur utama yang bisa diambil oleh para pencari kerja, yaitu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan ...
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Melakukan Promosi Lewat Whatsapp
27 Apr 2025 | 276
Promosi lewat WhatsApp telah menjadi salah satu strategi pemasaran yang sangat populer. Dengan jutaan pengguna aktif, platform ini menawarkan peluang besar untuk menjangkau pelanggan secara ...