Meninggalkan Shalat Karena Sibuk dengan Dunia
Oleh IdeBlog, 20 Okt 2023
Biasanya orang yang suka meninggalkan shalat adalah orang yang selalu disibukkan dengan harta, kerajaan, kekuasaan, dan sibuk berdagang. Jika keadaannya demikian, maka ia akan dikumoulkan bersama Qarun, Fir'aun, Haman dan Ubay bin Khalaf.
Dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al'Ash, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menceritakan tentang shalat pada suatu hari dimana beliau bersabda :
" Siapa yang menjaga shalat, maka ia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan kelak. Nantinya di hari kiamat, ia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir'aun, Haman, dan Ubay bin Khalaf". (HR. Ahmad 2:169. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
Disebutkan Empat Orang Diatas karena Mereka adalah Para Pembesar Orang Kafir.
Ada faedah yang mengagumkan dari hadits di atas. Orang yang meninggalkan shalat biasa sibuk dengan harta, kerajaan, kekuasaan, dan berdagang.
Siapa yang sibuk dengan harta sehingga ia melalaikan shalatnya, maka ia akan dikumpulkan bersama Qarun.
Siapa yang disibukkan dengan kerajaannya** sehingga sampai sampai ia melalaikan shalatnya, maka kelak ia akan dikumpulkan bersama Fir'aun.
Siapa yang sibuk dengan kekuasaanya sehingga ia juga sampai melalaikan shalat, maka ia akan dikumpulkan bersama Haman (menterinya Fir'aun)
Siapa yang sibuk dengan berdagang sehingga ia sampai lupa waktu shalat dan melalaikannya, maka ia akan dikumpulkan bersama Ubay bin Khalaf.
Ubay bin Khalaf adalah seorang tokoh atau pembesar Quraisy yang kaya raya, yang selalu aktif mengejek dan menghina Muhammas dengan kekayaannya. Sampai-sampai surat Al Infithar yang membicarakan tentang orang yang mendustakan hari kiamat, yang dimaksud adalah Ubay bin Khalaf sebagaimana kata 'Ikrimah. Lihat Zaadul Masiir, 9:47.
Lalu Bagaimana Orang yang Meninggalkan Shalat Secara Mutlak ?
Sesungguhnya orang yang meninggalkan shalat secara keseluruhan hukumnya kafir keluar dari islam. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Perbedaan antara kita dengan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa yang meninggalkan shalat maka ia telah kafir.” (HR. At-Tirmidzi -Shahih)
Demikianlah saudaraku seiman, marilah kita bersama-sama berusaha maksimal untuk memperbaiki shalat kita karena ketahuilah bahwa amalan yang pertama akan dihisab oleh Allah di akhirat nanti adalah shalat. Dan kita memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala dari kehinaan dan kondisi orang-orang yang di adzab Allah karena lalai dari shalat.
Semoga Allah memperbaiki iman kita dan terus memudahkan kita menjaga shalat lima waktu. Aamiiiin
Artikel Terkait
Artikel Lainnya