
Di peta dakwah kontemporer Indonesia nama Ustaz Dr. Khalid Zeed Abdullah Basalah, Lc, M.A, muncul sebagai figur yang berpengaruh. Di kenal dengan gaya penyampaiannya yang tenang, sistematis, dan lugas. Ia berhasil memadukan narasi kitab-kitab ulama klasik dengan kecanggihan media digital, menjadikannya salah satu dai paling populer di platform media sosial.
Lahir di Makassar pada 1 Mei 1975, Khalid Basalamah tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai agama. ayahnya Ustaz Zeed Abdullah Basalah, adalah tokoh agama sekaligus pendiri Pondok Pesantren Addareen di Makassar.
Perjalanan Intelektualnya bentang dari Kairo hingga Madinah. Setelah sempat mengeyam pendidikan di Mesir, ia melanjutkan studinya di Universitas Islam Madinah. (S-1 Dakwah) pada medio 1994-1998. Sekembalinya ke tanah air, ia menyelesaikan pendidikan Master di Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan meraih gelar Doktor dari Universitas Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia.
Dakwah Digital dan Metodologi Kitab Kekuatan dakwah Ustaz Khalid terletak pada konsistensinya membedah kitab-kitab rujukan utama, seperti Bulughul Maram dan Minhajul Muslim. Namun, yang membuatnya berbeda adalah pemanfaatan Toutube dan media sosial sebagai instrumen utama penyebaran ilmunya.
"Khalid Basalah berhasil menggabungkan tradisi keilmuan klasik dengan prasarana modern, hingga pesan-pesan agamanya yang mendalam dapat dijangkau oleh khalayak luas dengan bahasa yang sederhana," ungkap pengamat dakwah media.
Berkat dedikasinya, pada tahun 2017, ia dianugerahi penghargaan sebagai "Ulama dan Da'i Kehormatan" dalam Pertemuan Ulama dan Da'i se-Asia Tenggara, Eropa, dan Afrika ke-3.
Implementasi "Bisnis Syariah" yang nyata Ustaz Khalid bukan sekedar berteori tentang ekonomi Islam, ia mempraktekkannya. Melalui PT Ajwad, ia mengelola berbagai lini bisnis, termasuk restoran hidangan Timur Tengah yang ikonik. Bisnisnya dikenal memiliki aturan ketat yang mencerminkan nilai religi.
Waktu Shalat: Operasional berhenti total saat azan berkumandang
Spiritual Karwayan: Adanya program tahfiz Al-Qur'an bagi para staf
Sedekah Kreatif: Melalui yayasannya, ia menjalankan program sumur air bersih, motor dai, hingga beasiswa dan umroh gratis
Perjalanan dakwah Ustaz Khalid tak lepas dari dinamika, pada tahun 2017, ia pernah mengalami penolakan di Sidoarjo karena dianggap memiliki cara pandang yang berbedadengan tradisi lokal tertentu. Namun ia tetap konsisten dengan gaya dakwahnya yang menekankan pada dalil-dalil tekstual.
Terbaru, lapsitas keilmuannya juga diakui oleh lembaga negara. Pada Juni 2025, ia sempat dipanggil oleh KPK sebagai saksi ahli untuk memberikan pandangan mengenai pengelolaan ibadah haji terkait penyelidikan dugaan korupsi kuota haji 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pemahamannya mengenai regulasi haji dan syariat dianggap relevan dalam skala nasional.
Di balik layar, Ustaz Khalid adalah seorang ayah dari empat anak. Ia menikah dengan seorang mualaf dan sangat mendukung kemandirian ekonomi keluarga. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan memfasilitasi sang istri untuk mengelola salon khusus muslimah. (Wikipedia)
Benarkah Ada Skill Kampus yang Jamin Kamu Mudah Dipekerjakan? Ini Faktanya!
13 Okt 2025 | 147
Apakah benar ada kemampuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang secara otomatis membuat seseorang mudah dipekerjakan setelah lulus? Pertanyaan ini seringkali ...
Panduan Pendaftaran SNBT 2026: Cara Membuat Akun SNPMB dan Login Pertama Kali
21 Maret 2025 | 1526
Pendaftaran SNBT 2026 adalah langkah penting bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan memahami cara pendaftaran, kamu dapat mempersiapkan diri ...
Jejak Karier, Keluarga dan Lingkar Sahabat Anies Baswedan
20 Nov 2025 | 164
Anies Rasyid Baswedan lahir pada 7 Mei 1969 di Kuningan, Jawa Barat, dari pasangan akademisi terkemuka, Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid. Ayahnya pernah menjabat sebagai Wakil Rektor ...
Pendaftaran Online STPN Dibuka! Cek Syarat dan Alur Seleksi Lengkap
25 Apr 2025 | 595
Pendaftaran online untuk Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) baru saja dibuka, dan ini adalah kesempatan emas bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang pertanahan. ...
Mengungkap Peran Buzzer dan Membentuk Opini Publik Pilkada melalui rajakomen.com
15 Mei 2025 | 331
Di era digital saat ini, buzzer dan opini publik pilkada menjadi topik yang semakin menarik untuk diperbincangkan. Buzzer, yang berperan sebagai penyebar informasi dan narasi tertentu di ...
Kepercayaan Konsumen di Era Digital, Masih Bisa Dibangun atau Sudah Terlanjur Retak?
30 Des 2025 | 55
Di era digital yang serba cepat ini, kepercayaan konsumen di era digital menjadi aset paling mahal yang sering kali diremehkan oleh banyak pelaku bisnis. Konsumen hari ini tidak lagi mudah ...