RajaKomen
Konglomerat Muslim yang Di Kenal Oleh Dunia karena Kedermawanannya

Konglomerat Muslim yang Di Kenal Oleh Dunia karena Kedermawanannya

15 Apr 2021
1771x
Ditulis oleh : IdeBlog

Sejumlah Muslim mampu menggoreskan perjalanannya di tingkat dunia sebagai konglomerat dan tentu saja itu bisa menjadikan inspirasi agar kita jangan pernah pantang menyerah untuk membantu sesama walaupun keadaan kita tentu tidak sama dengan tokoh-tokoh tersebut. Ada yang memang berasal dari kalangan bangsawan, sipil, pria ataupun wanita. Mereka berkiprah dengan keahlian yang berbeda-beda. Ditengah harta yang berlimpah mereka juga tidak lupa berbagi untuk membantu masyarakat dunia. Berikut ini adalah enam tokoh Muslim yang menjadi konglomerat dengan jiwa filantropis tinggi yang dilansir oleh Republika.co.id, siapa sajakah :

- Azim Premji (15,9 miliar dolar AS)

Premji merupakan pebisnis India dengan kekayaan bersih 15,9 miliar dolar AS. Dia adalah Ketua Wipro Limited, sebuah perusahaan IT. Hal ini membuatnya mendapatkan julukan “Kaisar Industri TI India”, gelar yang cukup besar.

Awalnya, Wipro dimulai ayahnya dan disebut Produk Sayuran India Barat, yang memproduksi produk minyak terhidrogenasi. Setelah kematian ayahnya, dia mengambil alih perusahaan, mengubah arah perusahaan secara total dan menamainya Wipro. Lulusan Stanford University itu telah memberikan lebih dari 25 persen dari kekayaan pribadinya untuk amal pada 2013 lalu. Dia adalah orang India pertama yang menandatangani “The Giving Pledge” dari Warren Buffet dan Bill Gates, yang bertujuan untuk membuat orang kaya terlibat dalam memberi untuk berbagai tujuan filantropis. Kutipan populer dirinya adalah “Menjadi kaya tidak membuatnya senang.”

- Iskander Makhmudov (6,5 miliar dolar AS)

Makhmudov adalah miliarder Rusia keturunan etnis Uzbek. Dia memiliki kepemilikan di berbagai industri transportasi, perusahaan pertambangan pedesaan, dan Wendy’s. Dia adalah lulusan Sarjana dari Tashkent State University. Dulunya Makhmudov adalah seorang penerjemah dan mencari nafkah dengan bekerja sebagai penerjemah bahasa Arab-Persia di Libya pada akhir 1980-an.

Setelah menjadi konglomerat, dia telah menyumbangkan lebih dari 1 miliar dolar untuk berbagai tujuan filantropi termasuk membantu anak yatim piatu, veteran perang, tunawisma, dan klinik. Makhmudov juga terkenal membantu membantu Rusia selama transisi ke Kapitalisme setelah jatuhnya Uni Soviet. Pada 2014, dia membangun arena es di Sochi untuk Olimpiade dan memberikannya kepada pemerintah secara gratis.

- Malala Yousafzai (3 juta dolar)

Malala Yousafzai adalah perempuan berusia muda yang pemberani. Dia merupakan aktivis muda dan telah menjadi miliuner yang tak terduga 3 kali lipat. Malala adalah salah satu penerima hadiah Nobel Perdamaian atas upayanya dalam pendidikan dan aktivisme hak-hak perempuan.

Aktivisme itu dia jalani setelah menderita dan mengatasi luka tembak fatal yang membuatnya dalam kondisi kritis sementara. Tak hanya itu, Malala adalah sosok perempuan kaya raya dengan prinsip yang melekat pada dirinya. Namun dia tak lupa dengan orang-orang yang membutuhkan uluran tangannya sehingga dia pun mendonasikan sejumlah besar penghasilannya ke organisasi amal yang berfokus pada peningkatan pendidikan.

- Imran Khan (50 juta dolar)

Politisi Pakistan yang saat ini menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, adalah seorang pemain kriket dan dermawan sebelum memasuki pemerintahan nasional. Khan telah bermain kriket internasional selama 20 tahun sebelum pensiun pada 1992.

Imran Khan juga dikenal sebagai sosok yang dermawan, maka tak heran bila dia memilih untuk terlibat dalam upaya filantropi. Pada 2015, dia mengumpulkan 25 juta dolar untuk membangun dan mendirikan rumah sakit baru di Peshawar.

- Sulaiman Al Rajhi (2,1 miliar dolar)

Sulaiman Al Rajhi saat ini adalah Pimpinan Bank Al-Rajhi, bank Islam terbesar di Arab Saudi. Saat ini, dia menduduki peringkat 120 orang terkaya di dunia dan pada 2012, menerima Penghargaan Internasional Raja Faisal karena menyumbangkan setengah dari seluruh kekayaannya untuk proyek amal nasional. Al Rajhi juga merupakan salah satu non-bangsawan terkaya di Arab Saudi.

Miliarder berusia 96 tahun ini adalah sosok nyata dari orang yang semula miskin dan compang-camping kini menjadi konglomerat. Dia memulai bisnis bersama saudaranya menukar uang untuk para pelancong dengan karavan unta. Keluarganya memiliki bank di mana Al Rajhi menjadi pemegang saham terbesarnya. Dia hanya menyandang gelar di pendidikan dasar dan terkenal akan kesuburannya karena memiliki 23 anak.

- Sultanah Nur Zahirah (15 miliar dolar)

Sultanah Malaysia, Nur Zahirah, adalah permaisuri ke-13 dari negara asalnya dari tahun 2006 hingga 2011. Bersama suaminya, Sultan Mizan Zainal Abidin, ia memiliki 4 orang anak. Adapun kontribusi sosialnya meliputi proyek kesejahteraan, rumah sakit dan merupakan pelindung pra-sekolah pertama di Terengganu. Sultanah juga merupakan Kanselir Universiti Sultan Zainal Abidin.

Sultanah Nur Zahirah suka memasak dan membaca. Dia tetap terlibat dalam berbagai organisasi sosial dan amal. Khususnya, saat dia mengatur donasi saat terjadi gempa bumi Samudra Hindia pada 2004. Dia bersama organisasi Yayasan DiRaja Sultan Mizan mendistribusikan botol bayi yang dirancang untuk bayi dengan bibir sumbing.

Berita Terkait
Baca Juga:
Google

Uji Kompetensi Ahli Gizi: Syarat STR dan Legalitas Profesi

Pendidikan      

18 Maret 2025 | 801


Uji Kompetensi Ahli Gizi merupakan langkah penting bagi para profesional yang bergerak di bidang gizi untuk mendapatkan pengakuan resmi dan legalitas dalam praktiknya. Salah satu syarat ...

https://masoemuniversity.ac.id

Ma'soem University Tempat Berkumpulnya Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pendidikan      

4 Sep 2024 | 318


Ma'soem University tidak hanya dikenal sebagai institusi pendidikan yang unggul, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan inovasi. Di sini, mahasiswa didorong untuk berpikir ...

Komitmen PAFI Tanjung Keramat dalam Meningkatkan Kompetensi Ahli Farmasi

Komitmen PAFI Tanjung Keramat dalam Meningkatkan Kompetensi Ahli Farmasi

Kesehatan      

4 Agu 2024 | 744


PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) adalah organisasi yang mampu memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan farmasi ...

gaya stylish dengan jejak karbon minim

Bisakah Tetap Stylish dengan Jejak Karbon Minim?

Fashion      

6 Jan 2026 | 162


Pernah gak sih kamu merasa pengen tampil stylish tapi di sisi lain juga kepikiran soal dampak lingkungan dari pakaian yang dipakai? Di era sekarang, pertanyaan itu makin sering muncul ...

Belajar Online SMA Bisa Menyenangkan! Ini Caranya

Belajar Online SMA Bisa Menyenangkan! Ini Caranya

Pendidikan      

11 Maret 2025 | 444


Di era digital saat ini, belajar online SMA menjadi pilihan utama bagi banyak siswa. Dengan berbagai platform yang tersedia, siswa dapat mengakses materi pelajaran kapan saja dan di mana ...

 SIMAK UI 2025: Panduan Lengkap Lolos Masuk Universitas Indonesia

SIMAK UI 2025: Panduan Lengkap Lolos Masuk Universitas Indonesia

Tips      

8 Apr 2025 | 1460


Salah satu universitas terkemuka di Indonesia adalah Universitas Indonesia (UI), yang selalu menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa baru (maba) yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. ...