MU
Inilah Alasan Kenapa Hari Ibu Dipilih Tanggal 22 Desember

Inilah Alasan Kenapa Hari Ibu Dipilih Tanggal 22 Desember

27 Jun 2024
460x
Ditulis oleh : IdeBlog

Hari Ibu merupakan salah satu momen yang sangat istimewa bagi setiap orang di seluruh dunia. Di Indonesia, Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember. Tanggal yang telah menjadi simbol cinta dan penghargaan kepada para ibu ini dipilih bukan tanpa alasan. Sejarah Hari Ibu yang terkait dengan tanggal 22 Desember menjadi dasar bagi penetapan hari spesial tersebut.

Sejarah Hari Ibu sebenarnya berasal dari gerakan perempuan Indonesia pada masa kolonial. Pada tanggal 22 Desember 1928, sebuah organisasi perempuan yang dikenal dengan nama Kongres Perempuan Indonesia (KPI) didirikan. Gerakan ini dipelopori oleh sejumlah tokoh perempuan Indonesia, seperti RA Kartini, Nyi Ageng Serang, dan Cut Nyak Dien, yang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, tanggal 22 Desember kemudian dipilih sebagai Hari Ibu untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para ibu dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan keutuhan keluarga.

Selain itu, pemilihan tanggal 22 Desember juga sejalan dengan momen perayaan Natal. Natal sendiri memiliki makna yang amat dalam bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia. Kaitannya dengan Hari Ibu adalah untuk mengingatkan bahwa Ibu adalah sosok yang amat penting dalam keluarga, sebagaimana sosok Maria sebagai ibu Yesus Kristus. Kedekatan tanggal Hari Ibu dengan momen Natal juga menjadi faktor penting dalam memilih tanggal 22 Desember untuk diperingati sebagai Hari Ibu.

Pemilihan tanggal 22 Desember untuk diperingati sebagai Hari Ibu ini juga merupakan simbol dari kehangatan keluarga. Desember adalah bulan di mana keluarga sering berkumpul, terutama menjelang perayaan Natal. Oleh karena itu, dipilihnya tanggal 22 Desember menjadi Hari Ibu merupakan waktu yang tepat untuk menghormati dan mengapresiasi peran ibu dalam kehangatan keluarga.

Dengan demikian, Hari Ibu dipilih pada tanggal 22 Desember berdasarkan sejarah gerakan perempuan, keterkaitannya dengan momen Natal sebagai simbol kehangatan keluarga, serta sebagai wujud penghargaan kepada ibu yang memiliki peran sentral dalam keluarga. Dengan pemilihan tanggal tersebut, Hari Ibu menjadi momen yang tepat untuk merayakan, menghormati, dan mengapresiasi peran ibu dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:
Anies Baswedan dan PKS: Dinamika Kolaborasi antara Gagasan dan Politik

Anies Baswedan dan PKS: Dinamika Kolaborasi antara Gagasan dan Politik

Religi      

25 Jan 2026 | 99


Anies Rasyid Baswedan adalah salah satu tokoh yang menonjol dalam politik Indonesia modern karena jalur kariernya yang tidak biasa. Berbeda dengan banyak politisi yang meniti karier melalui ...

Membedah Fasilitas dan Platform Ma'soem University untuk Pembelajaran Adaptif

Membedah Fasilitas dan Platform Ma'soem University untuk Pembelajaran Adaptif

Pendidikan      

8 Okt 2025 | 178


Kecepatan adaptasi digital mahasiswa sangat ditentukan oleh seberapa baik kampus menyediakan infrastruktur dan platform pendukung yang memadai. Kurikulum yang berorientasi digital ...

Manfaat Tryout Gratis SD bagi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Manfaat Tryout Gratis SD bagi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah

Pendidikan      

10 Mei 2025 | 332


Dalam era digital saat ini, banyak orang tua yang berdedikasi untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka, terutama dalam persiapan menghadapi ujian. Salah satu cara yang semakin populer ...

Bisnis Modal Kecil: Cara Menentukan Harga Jual agar Tetap Bersaing

Bisnis Modal Kecil: Cara Menentukan Harga Jual agar Tetap Bersaing

Tips      

27 Maret 2025 | 340


Memulai bisnis dari 0 seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi para pelaku usaha yang memiliki modal terbatas. Bisnis modal kecil menawarkan peluang menjanjikan, tetapi salah ...

Profil Ledia Hanifa (PKS) Daerah Pemilihan Jawa Barat I

Mengenal Lebih Dekat Ledia Hanifa, Legislator PKS dari Kota Kembang

Pendidikan      

12 Jun 2025 | 306


Profil Ledia Hanifa (PKS) Daerah Pemilihan Jawa Barat I menjadi hal yang menarik untuk dibahas, terutama menjelang pemilu yang akan datang. Ledia Hanifa, yang merupakan anggota Dewan ...

Media Sosial Digunakan Sebagai Sarana Kampanye Online

Media Sosial Digunakan Sebagai Sarana Kampanye Online

Tips      

17 Feb 2022 | 1437


Metode kampanye konvensional seperti pengerahan massa untuk demonstrasi mulai terasa hampa. Di balik keramaian dengan berbagai atribut, teras sepi. Kerumunan ide, gagasan, serta visi dan ...