Belajar dari Burger ...

Oleh IdeBlog, 19 Jan 2020
Pernah makan burger?

Bagaimana caramu memakannya?

Kebanyakan orang sih memakannya dengan memegang roti menggunakan kedua tangan lalu menikmati bagian roti atas, tengah, juga roti bawahnya.

Jika kita hanya makan bagian roti atasnya saja, kita tidak dapat merasakan lezat bagian daging, keju, juga seladanya. Ketika kita mencicipi bagian roti, kita bisa saja langsung mengklaim burger tersebut sebagai makanan dengan rasa yang tawar. Namun akan berbeda bukan ketika kita makan burger dengan utuh. Kita merasakan perpaduan roti atas daging, dkk dan diakhiri oleh lapisan roti bawah. Burger akan terasa burger seutuhnya.

Performa, kinerja, penampilan atau apapun namanya, ini adalah hal yang sering dijadikan penilaian akan sesuatu. Entah itu untuk urusan pekerjaan atau pun yang lainnya. Visual atau hal yang tampak oleh mata lah yang kebanyakan dijadikan indikator berhasil atau tidaknya, keren atau tidaknya, layak atau tidaknya sesuatu. Hal ini jugalah yang (mungkin) tanpa sadar kita ambil sebagai standar penilaian kita dalam menghadapi sesuatu. Kalau bisa kita ambil kata lain, ‘permukaanlah’ yang sering kita jadikan sebagai sebuah penilaian. Padahal, kalau kita lihat dengan saksama, sesuatu itu bukanlah hanya permukaannya saja. Ada bagian tengah dan juga dasar. Sama seperti burger yang kita makan, ada bagian roti atas, di tengahnya ada daging dkk, dan bagian roti bawah.

Kejadian-kejadian yang menimpa kita adalah sebuah peristiwa yang utuh. Namun, terkadang bagian ‘isi’-nya luput dari penginderaan kita. Ketika seseorang mengalami peristiwa tidak menyenangkan, ia langsung mengklaim bahwa hidupnya sangat menyedihkan. Padahal, jika seseorang bisa lebih tenang dan clear thinking dalam menghadapi peristiwa yang tidak menyenangkan tersebut, ia akan melihat dan ‘merasakan’ bagian ‘isi’ dari sebuah peristiwa. Tidak hanya makan rotinya saja. Lihat apa yang ada di balik permukaan peristiwa tersebut. Sama seperti kita yang bisa menemukan daging, dkk yang ada di balik roti. Singkap dan temukanlah apa yang tersembunyi di bagian dalam dari sebuah peristiwa. Suatu peristiwa tidak terjadi tanpa bagian ‘isi’-nya.

Selamat menikmati kelezatan ‘burgermu’ dengan utuh!

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © SumberIde.com
All rights reserved