rajatraffic
Ternyata Alasan di Balik Kantuk Itu ...

Ternyata Alasan di Balik Kantuk Itu ...

24 Jan 2020
342x
Ditulis oleh : IdeBlog

Mengantuk, ini adalah satu kondisi yang (terkadang) ada di luar kendali kita. Umumnya mengantuk terjadi di saat-saat kita memang sudah akan tidur dan terlelap (baca: di malam hari menjelang waktu tidur). Tapi ternyata, tak jarang kita mengantuk di saat-saat yang tidak diinginkan. Mengantuk bisa terjadi ketika kamu berada di tengah-tengah rapat, saat mendengarkan presentasi di sebuah seminar, ketika sedang bersama client dalam pekerjaanmu, saat berkendara, saat kamu harus menuntaskan tumpukan berkas pekerjaanmu, atau di saat-saat lainnya ketika kamu sebenarnya dituntut untuk tetap terjaga.

 

Sebenarnya apa sih yang membuat seseorang mengantuk bukan pada saatnya?

Alasan umum yang sering diutarakan oleh seseorang sih karena ia kekurangan tidur. Namun, sebelum kita menyetujui alasan ini, kita perlu lihat dahulu sebenarnya durasi tidur yang sesuai dengan kebutuhan kita berdasarkan usia.

-Orang dewasa berusia 65 tahun ke atas memiliki kebutuhan waktu tidur selama 7-8 jam;

-Sedangkan usia 18-64 tahun memiliki kebutuhan waktu tidur selama 7-9 jam;

-Dan bagi kamu yang masih di usia sekolah yang berusia antara 6-17 tahun, kalian memiliki kebutuhan tidur selama 9-11 jam.

Coba cek, jika memang durasi tidurmu masih belum mencukupi dari waktu yang disarankan, bisa jadi kurang tidurlah yang menyebabkan kamu mengantuk  di siang harinya.

 

Jika kamu merasa waktu tidurmu sudah cukup, namun kamu masih merasakan kantuk, janganlah bingung! Ternyata penyebab mengantuk bukan hanya masalah kurangnya jam tidur. Mengantuk juga bisa terjadi akibat jam internal tubuh yang dipengaruhi oleh keadaan hrmonal seseorang. pada pagi hari, hormon stres naik ke atas, ini lah yang membuat tubuh dapat aktif beraktivitas. Namun ketika hari mulai petang, tubuh akan mengahsilkan hormon melatonin yang memberi perintah kepada tubuh untuk memperlambat geraknya. Dan hal ini terjadi sesuai dengan siklus aktivitas manusia. Ada yang memang siklusnya panjang atau pun pendek, tergantung ketahanannya masing-masing. Jadi ketika kamu mengantuk dan orang di sekitarmu tampak ‘kuat-kuat’ saja terhadap serangan kantuk, tak perlu heran ya!

 

Sering mengantuk ternyata merupakan indikator jika seseorang menderita anemia. Otak memerlukan glukosa dan oksigen untuk mendukung berbagai aktivitas kita. Namun ketika otak kekurangan oksigen, terjadilah apa yang disebut mengantuk. Penderita anemia, mengalami penurunan hemoglobin yang dalam kesehariannya bertugas mengankut oksigen.

 

Nah, apakah alasan di balik kantukmu?

Berita Terkait
Baca Juga:
Bersyukurlah Kamu Adalah Kamu

Bersyukurlah Kamu Adalah Kamu

Majalah Dinding      

2 Jan 2020 | 402


Bersyukurlah kamu adalah kamu Tanpa pertimbanganmu, mungkin kamu jarang mengingat-Nya Dengan kamu menjadi kamu, kamu bisa mengingat-Nya (setidaknya tidak hanya ...

Mengapa Kita Perlu Berbaik Sangka?

Mengapa Kita Perlu Berbaik Sangka?

Religi      

19 Jan 2020 | 361


Psikologi positif, ini adalah hal yang sering digadang-gadangkan di berbagai dunia. Bukan hanya dunia psikologi, tapi di dunia pendidikan, kewirausahaan, politik, dan masih banyak lagi. ...

Apa Alasanmu Mengunjungi Medsos?

Apa Alasanmu Mengunjungi Medsos?

Majalah Dinding      

5 Feb 2020 | 337


Medsos ada media sosial adalah salah satu ‘tempat’ yang rasanya dikunjungi setiap hari oleh hampir oleh setiap orang. Medsos ini seakang menjadi destinasi wajib dari hampir ...

Apakah Kau Siap Menjalani Hidup?

Apakah Kau Siap Menjalani Hidup?

Inspirasi      

8 Des 2019 | 394


Beberapa waktu lalu, tiba-tiba aku teringat dengan dua kata bijak dari Pidi Baiq, seorang penulis terkenal yang sudah berhasil mengangkat novelnya ke layar lebar. Namun bukan film atau ...

Mengasah Afeksi Lewat Memelihara Kucing

Mengasah Afeksi Lewat Memelihara Kucing

Pendidikan      

12 Maret 2020 | 312


Afeksi, aku berasa mengikuti kelas perkuliahan dengan topik tersebut setelah sekian bulan berinteraksi dengan keluarga kecil kucingku.  Entah bagaimana aku bisa sayang kepada kucing ...

Sering Bertanya Mengapa Begini? Mengapa Begitu?

Sering Bertanya Mengapa Begini? Mengapa Begitu?

Religi      

1 Jan 2020 | 326


“Ih, kenapa sih aku ngga keterima di kampus A? Padahal kan aku udah belajar mati-matian!” “Sedih, kenapa yang juara malah si B? Padahal, dia sering minta ...