rajabacklink
Sering Bertanya Mengapa Begini? Mengapa Begitu?

Sering Bertanya Mengapa Begini? Mengapa Begitu?

1 Jan 2020
482x
Ditulis oleh : IdeBlog

“Ih, kenapa sih aku ngga keterima di kampus A? Padahal kan aku udah belajar mati-matian!”

“Sedih, kenapa yang juara malah si B? Padahal, dia sering minta bantuanku.”

“Sebal, kenapa aku ngga terpilih untuk mendapatkan posisi itu di kantor?”

Dalam keseharian, tak jarang kita mendengar banyak tanya. “Mengapa begini?”, “Mengapa begitu?”

Tak jarang kita menggunakan juga alasan atas pertanyaan-pertanyaan kita. “Padahal aku kan sudah..., tapi mengapa ... .”

Ya, kita sering menggunakan persepsi dan pemahaman kita dalam mempertanyakan sesuatu yang menurut kita tepat. Kata kuncinya adalah ‘menurut kita’. Bisakah kita menggunakan persepsi dan pemahaman kita untuk mempertanyakan sesuatu? Tentu saja bisa, justru Allah meminta kita untuk berpikir atas segala sesuatu kok. Ada banyak ayat dalam Quran yang meminta kita untuk berpikir.

Seperti yang terdapat dalam Quran Surat Yunus ayat 3:

“Sesuangguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan  bumi ke dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang memberi syafaat kecuali sesudah ada izin-Nya, (Dzat) yang demikianlah ialah Allah, Tuhan kamu, maka smbahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?”

Namun hal yang selanjutnya kadang luput dari perhatian kita adalah mengenai hasil dari usaha-usaha yang sudah kita lakukan untuk mencapai sesuatu. Kita sering menilai bahwa usaha yang kita lakukan sudahlah optimal, jadi pasti akan berhasil. Padahal berhasil atau tidaknya sesuatu, Allah-lah yang punya hak prerogatifnya. Allah pula lah yang paling tahu apa yang paling baik bagi hamba-hambanya.

Percayalah atas persepsi-Nya. Tidak ada yang dapat menandingi ketetapan-Nya.

Jika ada sesuatu yang belum dapat engkau raih, tengoklah kembali niat atas usaha-usahamu. Apakah niatmu perlu direvisi? Apakah niatmu perlu diluruskan lagi? Peka jugalah apa yang sedang coba dipahamkan Allah pada diri dari peristiwa tersebut.

Bertanya ‘mengapa begini’, ‘mengapa begitu’ tak mengapa. Tapi tanyakan juga pada diri mengenai niat atas usaha-usaha yang kita lakukan.

Selamat berusaha, berdoa, dan yakinlah atas persepsi-Nya!

Berita Terkait
Baca Juga:
Bersyukurlah Kamu Adalah Kamu

Bersyukurlah Kamu Adalah Kamu

Majalah Dinding      

2 Jan 2020 | 631


Bersyukurlah kamu adalah kamu Tanpa pertimbanganmu, mungkin kamu jarang mengingat-Nya Dengan kamu menjadi kamu, kamu bisa mengingat-Nya (setidaknya tidak hanya ...

Selembar Foto Yang Mengharukan Dunia

Selembar Foto Yang Mengharukan Dunia

Majalah Dinding      

21 Apr 2021 | 69


Di Irak, seorang anak kecil yang tidak punya ibu, melukis gambar mama di tanah, lalu dengan hati-hati dia melepas sepatunya, tidur di dada ibu…. Tidak tahu lagi harus dengan kata ...

Ini Tentang Salah Satu Rasa Dalam Hidup Yaitu Rasa Takut

Ini Tentang Salah Satu Rasa Dalam Hidup Yaitu Rasa Takut

Religi      

30 Apr 2020 | 251


Takut, ini adalah salah satu rasa yang mungkin pernah dirasakan oleh setiap orang. Kalau kita ingat sejak kecil dulu, kita pernah merasakan takut yang bermacam-macam. Tampaknya rasa takut ...

Pernahkah Engkau Diikuti Kucing?

Pernahkah Engkau Diikuti Kucing?

Majalah Dinding      

27 Jan 2020 | 629


Pernahkah kalian diikuti kucing? Ketika engkau berjalan ke kanan, ia mengikuti ke kanan. Begitu pula ketika engkau berjalan ke arah yang lainnya. Bagi kalian yang pernah mengalami hal ...

Alpukat Enak di Makan dan Wajah Cantik dengan Alpukat

Alpukat Enak di Makan dan Wajah Cantik dengan Alpukat

Kecantikan      

11 Maret 2020 | 495


Alpukat Enak di Makan dan Wajah Cantik dengan Alpukat – Setiap orang pastinya sudah mengenal buah alpukat. Ya, alpukat seringkali dianggap sebagai buah mentega karena teksturnya yang ...

Usir Lelah Setelah Beraktivitas Seharian!

Usir Lelah Setelah Beraktivitas Seharian!

Tips      

17 Jan 2020 | 475


Lelah, ini adalah hal paling umum yang dirasakan oleh kalian sepulang dari sekolah, kampus, atau pun kantor. Ketika lelah melanda rasanya ingin saja langsung merebahkan diri ke kasur. ...