rajabacklink
Ini Tentang Penyelesaian Konflik (pada Anak)...

Ini Tentang Penyelesaian Konflik (pada Anak)...

3 Jan 2020
516x
Ditulis oleh : IdeBlog

Konflik...

Ini adalah hal yang rasanya pernah dialami oleh setiap orang. Dan konflik ini terjadi tanpa memandang usia, setidaknya sejak kau bayi kau pernah mengalaminya dalam bentuk yang berbeda-beda tentunya. Konflik pada bayi misalnya terjadi ketika bayi merasa lapar, ia akan menyelesaikan konflik tersebut dengan cara berkomunikasi yang ia bisa (baca: menangis). Berkembangnya usia, konflik yang kurang lebih hampir sama, namun akan berbeda cara penyelesaiannya. Sebagai contoh misalnya terjadi ketika anak usia sekolah dasar merasa lapar dan tidak ada makanan. Bisa jadi ia akan mengambil makanan yang ada di depannya terlepas milik siapapun itu atau ia akan mencari orang yang bisa ia mintai tolong untuk memberikannya makanan. Bisa jadi juga ia akan berusaha mencari bahan makanan untuk dia olah menjadi sesuatu yang bisa ia makan.

 

Contoh di atas berhubungan dengan diri dan makanan. Bagaimana jika konflik berhubungan dengan orang lain? Bagaimana seseorang bisa menyelesaikan konfliknya ya? Sebagai contoh jika ada anak yang menangis (sebut saja namanya X) karena ditertawakan oleh anak lain yang bernama Y. Menangis adalah cara penyelesaian konflik yang dilakukan anak X. Apakah menangis dapat menyelesaikan konfliknya? Ternyata ada beberapa metode yang bisa dilatihkan pada anak khususnya dalam menghadapi konflik dalam kesehariannya lho.

 

Kita simak yuk, metode apakah itu?

 

Ajukan pertanyaan Socrates

Socrates adalah salah satu tokoh dalam dunia psikologi. Dia membuat pengelompokan pertanyaan yang bisa membantu seseorang dalam menyelesaikan konfliknya. Pertanyaan tersebut dimulai dari tahap klarifikasi, mengemukakan alasan atas asumsi, mengemukakan bukti atas asumsi, mengemukakan sudut pandang, mencaritahu kebenaran, dan mencoba menstimulasi metakognisi (bertanya tentang pertanyaan).

Sebagai contoh jika ada anak yang menangis karena sesuatu. Bisa dicaritahu alasan anak tersebut menangis. Pertanyaan yang diajukan kurang lebih, “Mengapa kamu menangis?”

Misal jawabannya adalah, “Aku ditertawakan oleh Y saat jatuh di kelas.”

Orangtua bisa mengajukan pertanyaan lagi, “Yakin apakah ia menertawakanmu?”

Begitu seterusnya hingga tahapan pertanyaan seperti di atas. Intinya bantu anak agar ia bisa menilai apakah tindakan menangisnya tepat karena ditertawakan oleh teman atau tidak.

 

Coba mainkan peran menggunakan topi De Bono

Ada 6 topi dengan warna berbeda. Putih adalah topi yang melambangkan fakta, merah adalah topi yang melambangkan emosi, kuning adalah topi yang melambangkan keuntungan (hal positif), hijau adalah topi yang melambangkan alteranatif pemecahan masalah, biru adalah topi yang melambangkan perencanaan solusi, dan hitam adalah topi yang melambangkan kerugian (hal negatif).

Masih berdasarkan konflik yang sama, orangtua bisa memberikan pertanyaan arahan berdasarkan warna topi sesuai dengan lambangnya masing-masing.

Misal untuk topi putih ajukan pertanyaan, “Aoa yang sedang terjadi padamu?”

Anak akan menjawab, “Aku menangis.”

Kemudian ajukan pertanyaan berdasarkan topi merah, “Apa yang kau rasakan?”

Begitu seterusnya sampai akhirnya ia bisa menjawab pertanyaan yang dilambangkan oleh topi biru.

 

 

Bagaimana tertarik menerapkan metode ini?

Baca Juga:
Yuk, Jalan-jalan di dalam Kota Yogyakarta!

Yuk, Jalan-jalan di dalam Kota Yogyakarta!

Wisata      

25 Des 2019 | 496


Yogyakarta... Kota yang membuat orang datang kembali lagi dan lagi. Kota yang membuat orang seakan tak bosan mendatanginya hingga berulang kali. Bagi kalian yang mengunjungi Yogyakarta ...

Apa Alasanmu Mengunjungi Medsos?

Apa Alasanmu Mengunjungi Medsos?

Majalah Dinding      

5 Feb 2020 | 481


Medsos ada media sosial adalah salah satu ‘tempat’ yang rasanya dikunjungi setiap hari oleh hampir oleh setiap orang. Medsos ini seakang menjadi destinasi wajib dari hampir ...

Review Film Imperfect (2019)

Review Film Imperfect (2019)

Hobi      

21 Des 2019 | 890


Imperfect adalah satu film Indonesia yang bisa ditonton di penghujung tahun 2019 ini. Film dengan tema sederhana, tapi disuguhkan dengan makna yang cukup dalam. Kalau secara umum sih film ...

Ketika Usaha Terbaik (Ikhtiar) Berada di Persimpangan...

Ketika Usaha Terbaik (Ikhtiar) Berada di Persimpangan...

Inspirasi      

17 Apr 2020 | 370


Belajar itu bisa di mana dan dari mana saja! Hari ini kalimat itu terbukti (lagi). Aku belajar hal yang rasanya tidak kudapatkan di bangku sekolah juga bangku kuliah. Hal yang justru aku ...

Bagaimana Kita Bisa Hadapi Virus Korona?

Bagaimana Kita Bisa Hadapi Virus Korona?

Religi      

3 Maret 2020 | 464


Virus Korona, kata ini seakan terngiang-ngiang di pikiran dalam beberapa waktu belakangan ini. Berawal dari awal tahun ini, ketika di beritakan telah terjadinya wabah yang bersumber dari ...

3 Keuntungan Utama Menggunakan Cloud Hosting Bagi Website Bisnis

3 Keuntungan Utama Menggunakan Cloud Hosting Bagi Website Bisnis

Tips      

26 Agu 2020 | 381


Saat ini banyak orang yang sudah membuat website guna mengikuti perkembangan zaman. Tidak hanya berpusat pada penjualan produk dan bisnis semata, namun para pembuat konten creator dan ...