RajaKomen
Bingung dengan Kemandirian Anak?

Bingung dengan Kemandirian Anak?

25 Jan 2020
1773x
Ditulis oleh : IdeBlog

Ada satu isu yang sering dibahas di kalangan para orangtua belakangan ini.

“Waduh, kenapa anak saya ngga mau belajar padahal besok ulangan?”

“Bingung deh, anak saya susah disuruh ngerjain PR.”

“Jangankan disuruh belajar, bukunya aja ngga tau ada di mana.”

Kurang lebih itu adalah satu isi dari sekian isu lainnya yang dikeluhkan oleh para orangtua dalam menghadapi anaknya untuk urusan sekolah.

 

Kalau kita lihat benang merah dari keluhan-keluhan di atas, ada satu kata yang bisa mewakilinya. Ya, ‘kemandirian’ hal inilah salah satu hal  yang mendasari terjadinya keluhan-keluhan di atas. Kalau kita lihat lagi apa yang menjadi akar dari kemandirian ini, kita coba lihat dahulu setting tempat dan setting waktu di mana anak-anak ini berada sekarang. Di zaman milenial lah anak-anak sekarang berada! Di zaman yang serba instan, serba cepat, berorientasi pada hasil, tanpa melihat proses. Betapa zaman penuh tantangan bukan? Tapi bagi Anda para orangtua, tak perlu risau. Kini pun perkembangan dunia pendidikan anak sudah semakin majunya. Kita lihat yuk, apa saja yang bisa dilakukan dan dilatihkan pada anak untuk meningkatkan kemandiriannya!

 

Biasakan anak untuk melakukan berbagai kebutuhan pribadinya sendiri

Berilah anak pilihan-pilihan dalam melakukan berbagai aktivitasnya. Misal: ketika ia hendak memakai baju, minta anak memilih baju yang ia ingin kenakan. Lalu kemudian orangtua mendampingi anak ketika ia berlatih mengenakan bajunya sendiri. Ini adalah hal yang rutin dilakukan oleh anak di rumah. Tak jarang, tanpa sadar orangtua pun ‘salah gaul’ ingin anak dapat serba cepat dalam melakukan sesuatu. Para orangtua harus waspada untuk tidak terpengaruh dengan budaya di zaman milenial seperti sekarang ini ya! Hargai proses anak dalam menuntaskan aktivitas-aktivitas kesehariannya, misalkan: mengancingkan baju, menalikan tali sepatu, melipat pakaian, dan berbagai hal keseharian lainnya. Bimbing anak untuk dapat melakukan hal ini dengan mandiri. Tahanlah untuk tidak mengambil alih urusan ini. Memang, akan sangat ‘menggemaskan’ ketika anak mengerjakan semua ini, apalagi jika anak berlama-lama. Tapi dari proses ini lah anak mengawali fase latihan kemandiriannya.

 

Biasakan anak untuk atasi sendiri (dulu) kesulitannya

Kemandirian bukan lah hanya melatih anak untuk bisa melakukan hal ‘rutin’ saja. Tapi kemandirian juga dapat melatih anak dalam menghadapi hal ‘di luar rutin-nya’. Hal ini lah yang disebut sebagai kesulitan. Latih anak untuk dapat menemukan pemecahan masalah yang dihadapinya. Tahanlah dulu bantuan dari ayah atau ibu ketika melihat anaknya kesulitan. Lihat bagaimana ia menyikapi kesulitannya. Terbayang, ketika ia terbiasa ‘disuapi’ bagaimana ia dapat ‘makan’ secara mandiri kelak ketika ia beranjak dewasa. Hal ini pun dapat terlihat dari kemandiriannya dalam belajar di sekolah. Pilihan sikap yang diambil anak ketika ia kesulitan belajar, tergantung bagaimana kebiasaannya dalam memecahkan masalah dalam kesehariannya. Bisa jadi anak akan diam, berusaha sendiri, atau pun meminta bantuan. Ketika ia memilih pilihan sikapnya, latih juga anak untuk menerima konsekuensi dari pilihan sikapnya ini. Hal ini lah dalah satu yang akan menumbuhkan sikap tanggung jawab.

 

Latih anak untuk dapat melakukan strategi untuk dapat atasi kesulitannya

Komunikasi dan perhatian memegang peranan penting dalam pertumbuhan anak. Nah, lewat komunikasi ini, biasakan untuk berdiskusi mengenai keberhasilan dan kesulitan yang dihadapi anak dalam kesehariannya. Misal: ada anak yang sering kesulitan membedakan arah kiri dan kanan. Bisa juga lho orangtua memberi strategi bagi anak dengan meminta anak mengingat bahwa arah kanan adalah sama dengan tangan yang biasa kamu pakai untuk menulis. Bisa juga meminta anak untuk mengarahkan dirinya agar dapat menemukan sendiri strategi apa yang dapat ia lakukan ketika ia kesulitan.

 

Semoga kemandirian anak-anak di zaman milenial ini bisa berkembang sesuai dengan tantangannya ya!

Baca Juga:
Cara tambah subscriber

Cara Menambah Subscriber dengan Memanfaatkan Media Sosial

Tips      

23 Apr 2025 | 443


Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu alat paling efektif untuk menambah subscriber. Bagi kreator konten, pengusaha, atau siapa pun yang ingin mengembangkan audiens, ...

Daya Tampung Mahasiswa Pascasarjana: Bagaimana Mengoptimalkan Peluang Anda untuk Diterima?

Daya Tampung Mahasiswa Pascasarjana: Bagaimana Mengoptimalkan Peluang Anda untuk Diterima?

Pendidikan      

26 Apr 2025 | 233


Mendaftar ke program pascasarjana merupakan langkah penting dalam mengembangkan karier dan pengetahuan di bidang tertentu. Namun, banyak calon mahasiswa yang tidak menyadari tantangan yang ...

Pengembangan Daya Pikir Akademik Pascasarjana S2/S3 melalui Latihan Digital di Tryout.id

Pengembangan Daya Pikir Akademik Pascasarjana S2/S3 melalui Latihan Digital di Tryout.id

Pendidikan      

5 Jan 2026 | 131


Daya pikir akademik menjadi elemen utama dalam pendidikan Pascasarjana S2/S3 yang menekankan kedalaman analisis dan kemampuan reflektif. Pada jenjang ini, peserta tidak hanya dituntut ...

Social Listening

Kenali Kebutuhan Pasar dengan Social Listening

Bisnis      

19 Maret 2025 | 453


Dalam era digital yang semakin maju, cara kita memahami kebutuhan dan keinginan pasar telah mengalami perubahan signifikan. Salah satu metode yang efektif dan inovatif untuk memperoleh ...

Ini Alasan Mengapa Susu Kental Manis Tak Boleh Diseduh Air Panas

Ini Alasan Mengapa Susu Kental Manis Tak Boleh Diseduh Air Panas

Kesehatan      

27 Sep 2021 | 2100


Selama ini kita mengenal susu kental manis sebagai susu yang diminum. Susu kental manis dikonsumsi bukan hanya oleh orang dewasa namun juga anak-anak termasuk balita. Rasanya yang manis ...

Tertarik Berpetualang dengan dr. Dolittle?

Tertarik Berpetualang dengan dr. Dolittle?

Majalah Dinding      

18 Jan 2020 | 2181


Dolitle, ini adalah salah satu film yang ditunggu-tunggu kehadirannya di tahun 2020 ini. Uniknya, film dengan pemeran yang tidak perlu disangsikan lagi aktingnya ini, adalah film yang ...