Ingin Lagu Terkenal di TikTok? Jangan Cuma Promosi, Buat Banyak Orang Menggunakan Sound-nya!
Punya lagu bagus tetapi belum banyak yang mendengar?
Masalahnya mungkin bukan pada lagunya.
Masalahnya adalah belum cukup banyak orang yang menggunakan dan menyebarkan sound tersebut.
Di TikTok, sebuah lagu bisa semakin dikenal ketika potongan sound-nya muncul berulang kali dalam berbagai video. Hari ini seseorang mendengarnya dari video dance. Besok muncul dalam video traveling. Kemudian terdengar lagi dalam konten kuliner, fashion, komedi, atau cerita sehari-hari.
Lama-kelamaan orang mulai bertanya:
“Ini lagu apa?”
Inilah alasan strategi promosi musik di TikTok sebaiknya tidak hanya berfokus pada mendapatkan view untuk satu video, tetapi juga mendorong lebih banyak kreator membuat video menggunakan sound yang sama.
Salah satu caranya adalah menjalankan Kampanye Posting TikTok melalui RajaKomen.com.
Jangan Hanya Mengejar View, Kejar Penggunaan Sound
Bayangkan Anda mempunyai satu video promosi lagu dan berhasil mendapatkan 100.000 view.
Bagus.
Tetapi bagaimana jika lagu tersebut digunakan oleh 100 kreator dan setiap kreator membuat video mereka sendiri?
Sekarang lagu Anda mempunyai 100 pintu untuk ditemukan audiens.
Ada kreator yang mempunyai audiens pecinta kuliner.
Ada yang membahas fashion.
Ada yang membuat konten komedi.
Ada yang membuat dance.
Ada yang membuat video traveling.
Ada pula yang membuat konten keseharian.
Semuanya menggunakan sound yang sama.
Inilah konsep distribusi yang dapat dibangun:
1 Sound → Banyak Kreator → Banyak Video → Banyak Audiens → Lagu Semakin Sering Didengar.
Pilih 15–30 Detik Bagian Terbaik
Jangan langsung menggunakan seluruh lagu.
Cari bagian yang paling “nempel”.
Bisa chorus.
Bisa lirik paling emosional.
Bisa beat drop.
Bisa bagian yang enak untuk dance.
Bisa pula satu kalimat yang mudah dijadikan storytelling.
Bagian tersebut kemudian digunakan sebagai sound utama.
Tujuannya sederhana: ketika seseorang baru mendengar beberapa detik, bagian lagu tersebut sudah cukup mempunyai karakter untuk dikenali.
Karena di TikTok, beberapa detik pertama sangat berharga.
Buat Sound yang Bisa Digunakan Banyak Jenis Konten
Sound yang fleksibel mempunyai lebih banyak kemungkinan penggunaan.
Misalnya lagu romantis.
Jangan hanya digunakan untuk video pasangan.
Sound tersebut mungkin cocok untuk:
video pernikahan, kenangan, perjalanan bersama pasangan, foto masa lalu, storytelling, POV, atau konten keluarga.
Lagu dengan beat cepat mungkin cocok untuk:
dance, olahraga, fashion transition, otomotif, traveling, kuliner, gaming, atau video before-after.
Semakin banyak konsep yang cocok dengan sound, semakin banyak kemungkinan kreator dapat menggunakannya.
Mulai dengan Kampanye Posting TikTok di RajaKomen.com
Lalu bagaimana mendapatkan banyak video pertama?
Di sinilah RajaKomen.com dapat dimanfaatkan.
Buat Kampanye Posting TikTok dengan instruksi agar member membuat video menggunakan sound yang sudah ditentukan.
Misalnya:
“Buat video TikTok menggunakan sound berikut. Konsep video bebas menyesuaikan karakter akun masing-masing. Gunakan bagian sound yang telah ditentukan dan publikasikan melalui akun TikTok Anda.”
Sertakan link sound.
Member yang mengambil campaign kemudian membuat konten menggunakan sound tersebut.
Artinya, Anda tidak hanya membeli perhatian untuk satu video.
Anda sedang berusaha memperbanyak jumlah konten yang menggunakan lagu tersebut.
Bayangkan 10, 50, hingga 100 Kreator Mulai Membuat Video
Pada tahap awal, mungkin baru 10 kreator.
Kemudian 50.
Lalu 100.
Setiap kreator membawa konsep dan audiens berbeda.
Video pertama mendapatkan 1.000 view.
Video kedua mendapatkan 5.000.
Video berikutnya 20.000.
Sebagian mungkin hanya mendapatkan ratusan view.
Tidak masalah.
Karena yang sedang dibangun adalah banyak titik distribusi.
Dan selalu ada kemungkinan salah satu video memperoleh respons lebih tinggi dibandingkan video lainnya.
Tidak ada jaminan viral, tetapi semakin banyak eksperimen kreatif yang dilakukan, semakin banyak data yang bisa digunakan untuk mengetahui konsep mana yang paling cocok dengan lagu tersebut.
Jangan Suruh Semua Kreator Membuat Video yang Sama
Ini penting.
Jika 100 orang membuat video dengan konsep identik, campaign mudah terasa monoton.
Lebih baik berikan kebebasan.
Instruksinya cukup:
Gunakan sound ini.
Kemudian kreator dapat menyesuaikan videonya dengan karakter akun.
Ada yang membuat dance.
Ada yang membuat POV.
Ada yang memasak.
Ada yang traveling.
Ada yang membuat video bersama pasangan.
Ada yang membuat konten lucu.
Ada yang menggunakan sound untuk background storytelling.
Dengan begitu, sound yang sama dapat masuk ke berbagai kategori konten.
Ciptakan Efek “Kok Lagu Ini Muncul Terus?”
Inilah efek yang menarik.
Seseorang membuka TikTok dan mendengar lagu Anda.
Besok mendengarnya lagi dari kreator berbeda.
Dua hari kemudian muncul kembali.
Akhirnya bagian lagu tersebut mulai familiar.
Orang yang awalnya tidak mengetahui judulnya mungkin mulai mencari.
“Sound ini lagu apa?”
“Siapa penyanyinya?”
“Ada versi lengkapnya?”
Dari TikTok, perhatian kemudian dapat diarahkan menuju profil artis, YouTube, Spotify, Apple Music, atau platform musik lainnya.
Gunakan Kreator Pertama sebagai Contoh
Member RajaKomen.com yang mengikuti campaign juga dapat membantu menciptakan contoh penggunaan sound.
Misalnya setelah 50 video dibuat, ternyata video dengan konsep before-after memperoleh respons paling menarik.
Berarti ada sinyal.
Campaign berikutnya dapat lebih banyak mengembangkan konsep tersebut.
Prosesnya menjadi:
Campaign → Banyak Video → Analisis → Temukan Format Terbaik → Perbanyak Format yang Berhasil.
Dengan demikian, campaign tidak dijalankan secara membabi buta.
Ada proses eksperimen dan evaluasi.
Target Sebenarnya: Orang di Luar Campaign Ikut Menggunakan Sound
Inilah tahap yang paling menarik.
Pada awalnya, penggunaan sound didorong melalui campaign.
Namun tujuan berikutnya adalah membuat orang yang tidak dibayar dan tidak mengikuti campaign tertarik menggunakan sound tersebut karena memang cocok dengan video mereka.
Artinya mulai muncul penggunaan organik.
Strateginya:
Upload Sound → Kampanye Posting RajaKomen.com → Member Membuat Video → Sound Muncul di Banyak Konten → Audiens Mendengar → Kreator Lain Menemukan Sound → Penggunaan Organik Bertambah.
Campaign berfungsi sebagai pemicu awal, sedangkan pertumbuhan berikutnya bergantung pada daya tarik lagu dan kreativitas kontennya.
Jangan Tunggu Lagu Terkenal dengan Sendirinya
Persaingan musik digital sangat besar.
Setiap hari ada lagu baru.
Kalau hanya upload kemudian menunggu, lagu yang sebenarnya bagus sekalipun dapat tenggelam karena tidak mendapatkan cukup perhatian.
Karena itu, jangan hanya bertanya:
“Bagaimana mendapatkan banyak view untuk lagu saya?”
Pertanyaan yang lebih menarik adalah:
“Bagaimana membuat banyak orang menggunakan lagu saya untuk membuat konten?”
Pilih bagian terbaik.
Jadikan sound TikTok.
Buat konsep yang mudah digunakan.
Kemudian jalankan Kampanye Posting TikTok melalui RajaKomen.com untuk mendorong banyak member membuat video menggunakan sound tersebut.
Jangan hanya membuat orang mendengar lagu Anda sekali.
Buat lagu tersebut muncul berkali-kali melalui banyak kreator dan berbagai jenis konten.
Karena ketika sebuah sound mulai digunakan banyak orang, peluang lagu untuk semakin dikenal pun ikut terbuka.
